Microsoft Fabric Dirilis, Kenali Keistimewaan Platform Analisis Data dengan AI Ini

Uli Febriarni
Rabu 24 Mei 2023, 19:51 WIB
Microsoft Fabric (Sumber : Microsoft)

Microsoft Fabric (Sumber : Microsoft)

Microsoft berinvestasi besar dan serius kepada chatbot kecerdasan buatan. Setelah mereka mengembangkan Copilot, pengembangan AI Microsoft selanjutnya merambah ke bidang analisis data dengan meluncurkan Microsot Fabric.

Awalnya, Microsoft telah berinvestasi $13 miliar untuk OpenAI, itu sebagai upaya untuk menyematkan teknologi AI ke dalam mesin pencari Bing dan produk lain seperti email, Word, dan Excel. 

Beralih dari chatbot, Microsoft Fabric akan menyatukan tujuh produk data di bawah satu payung. Ini mirip dengan pengenalan rangkaian perangkat lunak produktivitas Office pada 1990. 

Mengutip laporan CNBC, Fabric dirancang agar pelanggan dapat menyimpan satu salinan data dan bekerja dengannya di beberapa program. Misalnya, data dapat disadap di Synapse Data Science, untuk berkolaborasi pada model AI dan perangkat lunak intelijen bisnis Power BI untuk membangun bagan dan dasbor.

Wakil Presiden Eksekutif Microsoft di Grup Cloud dan AI, Scott Guthrie, menerangkan bahwa pengguna melakukan penghematan biaya yang cukup signifikan dengan menjadi pelanggan Microsoft Fabric

Juru bicara Microsoft menyebut, Copilot tunggal akan tersedia untuk alat-alat dalam portofolio Microsoft Fabric, yang mencakup Pabrik Data, Rekayasa Data Synapse, Pergudangan Data Synapse, Analitik Real-Time Synapse dan alat pemantauan baru yang disebut Data Activator, selain Power BI dan Synapse Data Sains.

Teknologi baru ini tidak memerlukan keahlian teknis untuk beroperasi. Siapapun dapat membuka Power BI dan mengetik ide untuk laporan ke Copilot, atau mengklik beberapa ide yang dihasilkan secara otomatis.

Setelah layar yang penuh dengan bagan yang dapat disesuaikan muncul, pengguna dapat mengetikkan pertanyaan tentang data dan menerima jawaban dalam bahasa Inggris sederhana.

Baca Juga: Gandeng Meta Akademi dan Hactiv8, CfDS UGM Beri Kelas Pembelajaran Virtual dengan Kecerdasan Buatan

"Awal bulan ini, Salesforce mengumumkan Tableau GPT, yang akan dapat membuat bagan sebagai tanggapan atas permintaan teks," ungkap media itu. 

Wakil Presiden Korporat untuk data Azure di Microsoft, Arun Ulagaratchagan, mengungkap kalau Fabric ini lebih komprehensif dari apa yang telah diumumkan di pasar. Dia mengatakan bahwa Copilot akan dapat menulis formula menggunakan bahasa Ekspresi Analisis Data Microsoft di Power BI.

"Selama lima hingga 10 tahun terakhir, Microsoft telah meningkatkan inovasi yang cukup masif, hebat dan luar biasa. Karena ada banyak teknologi baru di luar sana, tetapi itu juga menyebabkan banyak fragmentasi tumpukan data modern," tutur Arun Ulag, dikutip lewat Techcrunch. 

Saat ini ada ratusan bahkan ribuan produk dan teknologi, serta solusi sumber terbuka yang harus dipahami oleh pelanggan. Selain itu, banyak produk data dan analitik cenderung menyimpan datanya dalam silo.

"Saat saya berbicara dengan pelanggan, salah satu pesan yang saya dengar secara konsisten adalah bahwa mereka lelah membayar pajak integrasi ini," ujarnya.

Berawal dari sana, Microsoft melihat beban kerja analitik data inti (integrasi data, teknik, pergudangan, ilmu data, analitik real-time, dan intelijen bisnis) dan berpikir bagaimana Microsoft dapat membangun pengalaman terpadu seputar hal ini. Untuk melakukannya, tim memutuskan untuk berfokus pada infrastruktur komputasi terpadu dan satu data lake.

Dengan Microsoft Fabric, pengguna menikmati infrastruktur komputasi terpadu, pengalaman produk terpadu untuk semua profesional data, sehingga mereka benar-benar dapat berkolaborasi secara mendalam. Tata kelola terpadu membantu tim IT maupun bisnis dapat mengelolanya dan menciptakan sumber kebenaran yang dapat dipercaya semua orang.

"Lebih hemat biaya," kata dia.

Baca Juga: Tim Pelayanan Pelanggan Baca Ini! Perkenalkan, Touchscreen Samsung Kiosk KMC-W dengan Anti Bakteri

Microsoft juga memutuskan untuk membangun Fabric dengan pendekatan multi-cloud, dengan dukungan bawaan untuk data di Amazon S3 dan Google Storage (segera hadir).

Keuntungan lain, menurut Microsoft, sistem terpadu tunggal ini berarti lebih mudah untuk mengelola akses dan tata kelola data (menggunakan Microsoft Purview).

"Jika seorang karyawan memiliki hak akses yang tepat, ingin menganalisis data gaji karyawan yang sangat rahasia dengan mengekspornya ke Excel atau Power BI, maka layanan akan memastikan bahwa dokumen yang dibuat dengan data ini akan mewarisi kerahasiaan yang sama," ungkap Ulag lagi.

Fabric saat ini sedang dalam pratinjau publik. Mulai 1 Juli, Fabric akan diaktifkan untuk semua penyewa Power BI.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)
Lifestyle17 Maret 2026, 17:48 WIB

G-SHOCK POTR DW-5600 Cuma Dijual Eksklusif di Jepang, Segini Harganya

Seri 5600 telah menjadi kanvas untuk berbagai macam kombinasi warna dan kolaborasi.
G-SHOCK DW-5600 x Porter. (Sumber: Casio)
Techno17 Maret 2026, 17:11 WIB

Oppo A6s Bisa Dipakai untuk Memotret dalam Air, Harga Mulai dari Rp4,8 Jutaan

Smartphone ini juga dibekali dengan baterai berkapasitas besar.
Oppo A6s. (Sumber: Oppo)
Techno17 Maret 2026, 16:23 WIB

Spek Lengkap dan Harga Infinix Note Smart 20, Punya Fitur Ultra Link

Ponsel entry level punya empat varian warna menarik.
Infinix Smart 20. (Sumber: Infinix)
Automotive17 Maret 2026, 15:27 WIB

Pemesanan Awal Omoway Omo X Bakal Dibuka di Indonesia

Mengatasi Tantangan Kendaraan Roda Dua dengan Teknologi Self-Balancing.
Omoway Omo X. (Sumber: Captain Electro)
Automotive17 Maret 2026, 14:50 WIB

Vespa Primavera dan Sprint Kini Dibekali Mesin Berkapasitas 180CC

PT Piaggio Indonesia memastikan harga skuter tersebut tidak berubah dibanding versi 150 cc sebelumnya.
Vespa memperkenalkan lima varian dengan mesin baru. (Sumber: Piaggio Indonesia)
Techno17 Maret 2026, 13:24 WIB

Apple AirPods Max 2 Baru Dilengkapi Fitur Canggih dan Cip H2

AirPods Max 2 juga hadir dengan peredam kebisingan yang lebih baik.
Apple AirPods Max 2. (Sumber: Apple)
Startup16 Maret 2026, 20:11 WIB

Skorcard x Visa: Memperluas Akses Kartu Kredit Digital di Indonesia

Kolaborasi ini menghadirkan kartu kredit yang aman dan transparan dengan akses lebih luas bagi masyarakat.
Skorcard x Visa.
Techno16 Maret 2026, 19:21 WIB

Siap Sambut Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

Lintasarta menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan digital bagi pelanggan di berbagai sektor strategis selama periode Idulfitri 1447 H.
Persiapan Lintasarta menghadapi Idulfitri. (Sumber: dok. lintasarta)