Youtube Music Tambahkan Fitur Taste Match: Bikin Playlist Berdasarkan Minat yang Sama

Rahmat Jiwandono
Rabu 27 Agustus 2025, 16:37 WIB
Daftar putar Taste Match yang dibuat berdasarkan pencocokan rasa rasa berubah setiap hari. (Sumber: Youtube)

Daftar putar Taste Match yang dibuat berdasarkan pencocokan rasa rasa berubah setiap hari. (Sumber: Youtube)

Techverse.asia - Youtube resmi merayakan 10 tahun aplikasi Youtube Music mereka pada Kamis (21/7/2025) lalu dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang membuatnya semakin mendekati pesaingnya seperti Spotify, Apple Music, Amazon Music, ataupun Deezer.

Baca Juga: Pengguna Youtube Music Kini Bisa Bersenandung untuk Mencari Lagu, Tersedia di Android

Ya, pelantar streaming musik daring milik Youtube ini resmi meluncurkan daftar putar alias playlist bersama yang berkembang berdasarkan kebiasaan mendengarkan orang-orang yang bergabung.

Aplikasi ini sekarang akan menyertakan playlist baru yang disebut dengan Taste Match, yaitu sebuah daftar putar yang menggabungkan minat yang sama dari beberapa pengguna, dan akan menyegarkan mereka dengan musik baru setiap harinya, mirip dengan fitur Spotify Blend.

Spotify Blend sendiri memungkinkan pengguna untuk membuat daftar putar lagu bersama berdasarkan selera musik sekelompok orang. Sama seperti Blend, tampaknya Taste Match itu bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menemukan jenis musik yang sedang didengarkan teman dan anggota keluarga pengguna.

Baca Juga: Fitur Mix Spotify Bisa Menambahkan Transisi Sendiri ke Playlist Lagu

Dengan memakai daftar putar Taste Match yang baru tersebut, para pengguna aplikasi Youtube Music akan dapat menggabungkan minat mereka ke dalam satu set playlist yang diperbarui setiap hari, menampilkan lagu-lagu berdasarkan selera musik setiap orang yang bergabung.

Beberapa fitur baru lain yang akan ditambahkan di Youtube Music termasuk kemampuan untuk meninggalkan komentar langsung di album serta daftar putar, sehingga pengalaman mendengarkan musik akan terasa menjadi lebih sosial.

Para penggemar pun akan mendapatkan lencana loyalitas seperti 'Pertama untuk Ditonton' atau 'Pendengar Teratas', dan masih banyak lagi yang akan mendapatkannya. Sementara itu, artis dan band dapat mencapai target tontonan video musik, seperti 100 ribu, satu juta, atau bahkan satu miliar.

Baca Juga: YouTube Music Izinkan Pengguna Mengunduh Lagu Secara Offline Lewat PC

Pengguna Youtube Music juga akan segera dapat melihat konser mendatang di lebih banyak pelantar di Youtube, sebab pelantar ini telah menjalin kemitraan dengan Bandsintown untuk menyoroti acara di seluruh video musik, video pendek, dan kanal artis.

Hal tersebut akan turut membantu penggemar menemukan konser saat menonton video dan Shorts di Youtube. Tak hanya itu, Youtube Music juga akan meluncurkan notifikasi baru yang dapat memberi tahu pengguna tentang rilis mendatang dari artis favorit mereka, merchandise anyar, atau tanggal acara.

Penambahan fitur Taste Match ini akan membantu perusahaan milik Google tersebut mengejar ketertinggalan dari Spotify di beberapa aspek, sedangkan aspek lainnya, seperti penambahan lencana dan dukungan komentar, akan memperluas fitur jejaring media sosial Youtube ke layanan musik tersebut.

Baca Juga: Apple Music Membantu Musisi untuk Membuat Playlist Khusus Saat Konser dan Tur

Perusahaan juga membagikan statistik baru tentang katalog Youtube Music, yang mencatat bahwa katalog tersebut kini memiliki lebih dari 300 juta lagu, termasuk rekaman studio, pertunjukan langsung, remix, dan lagu kaver. Spotify, sebagai perbandingan, mengklaim kalau katalog mereka berisi lebih dari 100 juta lagu.

Selain itu, Youtube menyatakan bahwa layanan musiknya menawarkan lebih dari empat miliar daftar putar lagu buatan pengguna yang berfokus pada musik, 1,8 miliar di antaranya yang bersifat publik.

Layanan Youtube Music sendiri terus mengalamai pertumbuhan yang positif, mulai dari 100 juta pelanggan pada Februari 2024 dan menjadi lebih dari 125 juta pelanggan gabungan di Youtube Music dan Youtube Premium per Maret tahun ini, yang sudah termasuk uji coba.

Baca Juga: Google Menambahkan Fitur AI ke Youtube Shorts dan Google Photos

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)