2 Fitur Baru Youtube Music, tapi Ada yang Harus Berlangganan Premium

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 Juli 2024, 12:41 WIB
Youtube Music.

Youtube Music.

Techverse.asia - Youtube Music meluncurkan beberapa fitur baru yang menyenangkan, termasuk perluasan alat 'hum to search' yang telah tersedia dalam versi beta untuk pengguna Android sejak bulan Maret 2024 dan bereksperimen dengan fitur radio percakapan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: IAS x Youtube: Optimalkan Pelaporan Performance Max and Demand Gen di Google Ads

Yang harus dilakukan adalah mengetuk 'cari' dan mencari ikon bentuk gelombang. Setelah itu, mulailah bersenandung atau bernyanyi dan kemudian halaman hasil layar penuh akan dengan cepat menampilkan sampul, nama lagu, artis, album, tahun rilis, dan data penting lainnya tentang lagu tersebut.

Alat ini memungkinkan orang menyenandungkan lagu, menyanyikan lagu, atau bahkan memainkan lagu tersebut pada instrumen lain.

Perusahaan mengatakan bahwa fitur 'hum to search' ini memungkinkan pengguna mencari katalog Youtube Music yang berisi lebih dari 100 juta lagu resmi dengan menggunakan suara alami, cara kerjanya mirip dengan Shazam sebenarnya.

Baca Juga: Shazam Sekarang Bisa Mengidentifikasi Lagu dari Beragam Media Sosial di iOS

Meskipun Shazam bisa dibilang merupakan alat pengenalan lagu paling terkenal, fitur baru Youtube Music lebih dari sekadar Shazam karena memungkinkan pengguna menemukan nama lagu dengan menyenandungkan atau menyanyikannya, sedangkan Shazam hanya berfungsi jika memutar lagu sebenarnya.

Alat pendeteksi lagu Youtube Music, yang pertama kali tersedia untuk pengguna Android Youtube Music tertentu awal tahun ini, dan kini secara resmi diluncurkan ke semua pengguna di iOS dan Android.

Perangkat lunak ini dibangun berdasarkan fitur Now Playing Pixel, yang menggunakan Artificial Intelligence (AI) guna mencocokkan suara dengan rekaman asli. Raksasa mesin pencari ini menjelaskan bahwa fitur tersebut dibangun pada model pembelajaran mesin atau Machine Learning (ML) yang dapat mencocokkan senandung seseorang dengan 'sidik jari' atau melodi khas suatu lagu.

Baca Juga: YouTube Music Resmi Meluncurkan Podcast untuk Pendengar di Amerika Serikat

Sementara itu, fitur daftar putar atau playlist baru yang dihasilkan AI generatif di Youtube Music diluncurkan untuk pengguna Premium tertentu di negara Amerika Serikat (AS). Pengguna yang memiliki akses ke fitur tersebut dapat membuat playlist khusus dengan menjelaskan apa yang ingin mereka dengar.

Seperti yang ditunjukkan dalam tangkapan layar yang diperoleh 9to5Google, fitur ini dapat memunculkan antarmuka pengguna (UI) obrolan yang dapat digunakan untuk memasukkan deskripsi atau memilih dari perintah seperti chorus pop yang menarik atau lagu pop yang ceria.

Ini lantas akan menghasilkan daftar putar berdasarkan deskripsi si pengguna. Spotify memiliki fitur serupa yang memungkinkan pengguna Premium membuat playlist menggunakan AI. Fitur baru Youtube Music agak mirip dengan alat pembuat daftar putar AI yang saat ini sedang diuji oleh Spotify, Amazon Music dan, sekarang, Deezer.

Baca Juga: Spotify Merilis AI Playlist: Bisa Buat Daftar Putar Lagu Berdasarkan Perintah Teks

Keempat layanan streaming musik tersebut telah memperkenalkan cara untuk memberi pengguna kemampuan memasukkan perintah tertulis untuk menghasilkan pengalaman mendengarkan yang dipersonalisasi. Pengguna yang memiliki akses ke fitur baru ini akan mulai melihat kartu baru "Minta musik sesuka Anda" di feed beranda aplikasi.

Setelah pengguna mengklik kartu tersebut, aplikasi akan membuka UI percakapan tempat mereka dapat memasukkan perintah khusus atau memilih yang disarankan. Meskipun fitur tersebut saat ini hanya tersedia untuk pengguna tertentu, namun Youtube Music mengatakan bahwa akan menghadirkannya ke lebih banyak pengguna di masa mendatang.

Baca Juga: Youtube Ubah Kebijakan Kata-kata Kasar dan Monetiasasi, Youtuber Sekarang Bisa Mengumpat Lagi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle22 Januari 2026, 17:16 WIB

Tumi Rilis Koleksi Alpha Generasi Baru, Tersedia 4 Produk

Dalam kampanye ini Lando Norris dan Wei Daxun ditunjuk masing-masing menjadi Duta Merek Global dan Asia Pasifik.
Pembalap F1 Lando Norris berpose dengan tas Tumi Double Expansion Duffel. (Sumber: Tumi)
Techno22 Januari 2026, 16:26 WIB

Tarif Langganan Spotify Premium di 3 Negara Ini akan Naik Mulai Februari 2026

Kenaikannya diperkirakan mencapai hampir Rp17 ribuan atau setara dengan US$1.
Spotify. (Sumber: freepik)
Automotive22 Januari 2026, 15:05 WIB

Yamaha Tmax Diniagakan di Indonesia, Varian Termahal Harganya Rp475 Juta

Skuter matik ini hadir dengan kapasitas mesin besar, ideal untuk pengendaraan harian.
Yamaha model Black Max edisi 25th Anniversary. (Sumber: Yamaha)
Techno22 Januari 2026, 14:12 WIB

Motorola Luncurkan Moto Sound Flow dan Moto Tag 2

Speaker nirkabel dan pelacak Bluetooth tersebut masing-masing dijual seharga Rp3,9 juta dan Rp780 ribu.
Motorola Moto Sound Flow. (Sumber: Motorola)
Lifestyle22 Januari 2026, 13:11 WIB

Cortis Resmi Didapuk sebagai Friends of the NBA

Mereka Akan Menjadi Grup K-Pop Pertama yang Tampil di NBA All-Star.
Boyband K-pop Cortis x NBA. (Sumber: NBA & BIGHIT MUSIC)
Techno22 Januari 2026, 12:48 WIB

Redmi Buds 8 Lite: Earbud Entry Level Seharga Rp450 Ribuan

Earbud baru ini memiliki tiga pilihan warna yang menarik.
Redmi Buds 8 Lite. (Sumber: Xiaomi)
Automotive22 Januari 2026, 12:19 WIB

Aplikasi Motorku X Memungkinkan Beli Baru dan Tukar Tambah Motor Honda

Begini langkah-langkah yang harus dilakukan konsumen baik yang mau tukar tambah atau pesan sepeda motor Honda anyar.
Aplikasi Motorku X.
Techno22 Januari 2026, 12:02 WIB

Edifier M90 Resmi Diperkenalkan, Desainnya Cocok untuk Berbagai Ruangan

Cek lebih lanjut mengenai fitur utama dan spesifikasinya.
Edifier M90. (Sumber: Edifier)
Techno21 Januari 2026, 21:27 WIB

Resmi Direvisi, Netflix Siap Bayar Tunai kepada Warner Bros Discovery

Netflix merevisi tawaran untuk membayar tunai sepenuhnya kepada WBD guna menangkis tawaran Paramount.
Ilustrasi Netflix.
Startup21 Januari 2026, 19:08 WIB

Merambah Pasar Indonesia, ElectGo Hadirkan Lokapasar Berbasis AI

Keberadaan e-commerce ini diharapkan memudahkan proses pengadaan produk industrial.
ElectGo. (Sumber: dok. electgo)