Nafas Dilaporkan Dapat Pendanaan Sebesar Rp50 Miliar

Rahmat Jiwandono
Selasa 08 April 2025, 20:49 WIB
Logo startup Nafas. (Sumber: nafas)

Logo startup Nafas. (Sumber: nafas)

Techverse.asia - Nafas dilaporkan tengah di fase akhir terkait dengan penutupan putaran pendanaan yang dilakukan oleh dua perusahaan modal ventura yakni Qatar Development Bank (QDB) dan Rigel Capital yang nilainya mencapai US$3 juta atau setara dengan Rp50,727 miliar.

Nafas sendiri adalah perusahaan startup penyedia solusi manajemen kualitas udara. Meski demikian, hingga kini salah satu Co-founder Nafas Piotr Jakubowski belum memberi konfirmasi mengenai putaran pendanaan tersebut.

Pendanaan ini terbilang jadi tonggak penting dalam upaya Nafas guna memperluas teknologi pemantauan dan perbaikan kualitas udara yang sedang mereka kembangkan saat ini.

Baca Juga: Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Pendanaan dari QDB itu dimungkinkan ada hubungannya dengan cakupan operasional Nafas yang telah merambah ke wilayah Timur Tengah dengan membuka pusat kegiatan regional di Doha Qatar.

Upaya tersebut bertujuan untuk menjawab tantangan kualitas udara di wilayah tersebut lewat penerapan teknologi kualitas udara di wilayah itu lewat penerapan teknologi pemantauan udara dalam bergam sektor, seperti institusi pendidikan dan perkantoran.

Berkat dukungan pendanaan dari QDB dan Rigel Capital, Nafas pun berpotensi untuk dapat meningkatkan kemampuan teknologinya dan jangkauan layanan mereka secara signifikan, baik di Indonesia maupun pasar internasional.

Langkah itu diharapkan bisa mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan mendukung kesadaran publik akan pentingnya kualitas udara yang bersih.

Baca Juga: Social Bread: Startup Milik Youtuber Edho Zell Dapat Pendanaan Total Rp400 Miliar

Selama ini Nafas dikenal menghadirkan solusi kualitas udara dalam ruangan dengan teknologi berbasis perangkat serta kecerdasan buatan, yang membantu bangunan atau ruang publik meningkatkan kualitas udara secara efisien dan terukur.

Sebelumnya, Nafas telah memperoleh dana hibah dari DBS Foundation sebesar Rp8,2 miliar program DBS Foundation (DBSF) Business for Impact Grant Award 2023.

Menurut data Nafas, per Januari-Juni 2024, kualitas udara di Kota Jakarta menunjukkan rata-rata konsentrasi partikulat atau PM 2,5 sebesar 34 µg/m3. Artinya, tujuh kali lebih buruk daripada standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang sebesar 5 µg/m3 per tahunnya.

Pengukuran itu memakai skala dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (AS), yang mengkategorikan kualitas udara menjadi enam jenis: udara berbahaya (coklat), sangat tak sehat (ungu), tidak sehat (merah), tak sehat bagi kelompok sensitif (oranye), sedang (kuning), dan baik (hijau).

Baca Juga: Endeavor Scale Up Batch 6 Bergulir, Ini 13 Startup Hijau yang Terpilih

Data ini diambil dari lebih 100 sensor kualitas udara yang dipasang oleh Nafas di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Co-founder sekaligus CEO Nafas Indonesia Nathan Roestandy menjelaskan bahwa salah satu langkah mengatasi isu kualitas udara tersebut yakni dengan menghadirkan data yang lebih komprehensif dan real-time dengan adanya lebih banyak lagi alat sensor udara di banyak titik.

"Dengan memasang sejumlah alat pengukur sensor udara, kami yakin bisa memberikan gambaran data yang lebih komplet tentang kondisi udara di berbagai daerah supaya pemeritah maupun instansi terkait dapat membuat kebijakan atau strategi yang lebih baik untuk menyelesaikan persoalan ini," katanya

Nafas sejauh ini tercatat memiliki 250 sensor kualitas udara yang tersebar di seluruh daerah di Tanah Air. Dengan memperoleh dana hibah dari DBS Indonesia, startup ini akan menargetkan akan memasang setidaknya 50 alat sensor kualitas udara sampai akhir 2024, dan 700 sensor pada tahun depan.

"Target kami pada tahun ini adalah bisa mempunyai alat sensor kualitas udara mencapai 300 unit. Dan target untuk tahun ini kami bisa punya 1.000 unit sensor kualitas udara. Kami akan memasang alat ini di Pulau Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi karena di tiga pulau tersebut juga terdapat pusat industri," terangnya.

Baca Juga: Bukan Hanya Penyakit Pernapasan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Detak Jantung Tidak Teratur, Obesitas, Pikun

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)
Techno18 Maret 2026, 15:26 WIB

Acer Predator Helios Neo Hadir dengan Prosesor dan Kartu Grafis Anyar

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus series dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080.
Acer Predator Helios Neo 18 AI. (Sumber: Acer)
Startup18 Maret 2026, 14:51 WIB

LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi

Living Lab Ventures (LLV) adalah corporate venture capital Sinar Mas Land untuk sektor agnostik di Asia Tenggara.
Program Innolab dari LLV. (Sumber: Living Lab Ventures)
Techno18 Maret 2026, 14:11 WIB

Oppo Find N6 Membawa AI Pen Eksklusif dan Free-flow Window

Ponsel lipat baru Oppo ini ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan punya dua varian warna.
Oppo Find N6. (Sumber: Oppo)
Lifestyle18 Maret 2026, 13:36 WIB

Trailer Dune: Part Three: Kemunculan Anya Taylor-Joy dan Robert Pattinson

Bersiaplah untuk kunjungan terakhir Anda ke Arrakis.
Poster Dune 3. (Sumber: Warner Bros)
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)