Kitar Amankan Pendanaan Pra-seri A Sebesar Rp171 Miliar, Perluas Jaringan di Indonesia

Rahmat Jiwandono
Senin 20 April 2026, 21:06 WIB
Kitar. (Sumber: istimewa)

Kitar. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Kitar sukses mengumpulkan pendanaan pra-seri A sebesar US$10 juta atau setara dengan Rp171,450 miliar, dengan penyokong utamanya adalah Source Code Capital. Selain itu, ada juga partisipasi pendanaan dari Hike Capital dan MindWorks Capital.

Untuk diketahui, Kitar adalah platform startup e-commerce barang bekas yang berbasis di Indonesia yang berfokus di kawasan Asia Tenggara, dimulai dengan penjualan ponsel pintar alias smartphone dan kemudian berkembang ke elektronik konsumen dan barang tahan lama yang lebih luas.

Baca Juga: Bang Jamin Kantongi Dana Sebesar Rp65 Miliar dalam Putaran Pendanaan Pra-Seri A

Perusahaan rintisan ini didirikan oleh mantan eksekutif Shopee yakni Frank Zhou. Kitar menggabungkan penjualan kembali standar bisnis-ke-konsumen (B2C) dengan pasar konsumen-ke-konsumen (C2C), menggunakan inspeksi kualitas berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk membangun kepercayaan dalam transaksi barang bekas.

Kitar sendiri mengoperasikan toko fisik dan stasiun kerja di seluruh Indonesia dan bermitra dengan Shopee untuk memberikan layanan tukar tambah perangkat.

Dana ratusan miliar tersebut rencananya akan dipakai untuk membangun kapabilitas teknologinya (utamanya AI), memperkuat kualitas inspeksi serta infrastruktur rantai pasok, hingga memperluas jaringan pengumpulan dan daur ulang secara luring (offline), dengan Indonesia sebagai pasar utama Kitar.

Baca Juga: Privy x HIPMI Kota Bandung Dorong Legalitas Dokumen Bisnis di Era Coretax

Menurut Frank, target utamanya ialah pasar ponsel pintar bekas yang masih terfragmentasi, utamanya iPhone. Walau tingkat permitaannya tinggi, namun belum ada standarisasi. “Lebih dari setengah pengantar di Vietnam mayoritas memakai ponsel iPhone,” ujarnya.

Hal itu menunjukkan besarnya pangsa smartphone bekas, sebuah tanda awal akan permintaan yang belum terpenuhi. Kitar beroperasi menggunakan metode B2B dan C2C alias hibrida. Startup ini awalnya berfokus pada pengendalian kualitas melalui sistem penilaian standar untuk smartphone bekas, yang menurut mereka membantu mengurangi ketidakpastian bagi pembeli.

Model itu memungkinkan perusahaan guna membangun kepercayaan melalui pengelolaan inventaris sendiri sekaligus memperluas opsi produk lewat skema marketplace.

Mereka juga menerapkan alat AI generatif untuk mendukung proses inspeksi dan menghasilkan konten verifikasi produk, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional. Cara ini diharapkan dapat menstandarisasi produk yang sebelumnya tak seragam, seperti ponsel bekas.

Baca Juga: Awal Tahun Baru, Carro Berikan Penawaran Spesial untuk Pembelian Mobil Bekas

Dari segi pasokan, Kitar mendapatkan persediaan baik secara online maupun titik kontak offline. Kekinian mereka mengoperasikan 12 toko dan stasiun kerja di Indonesia dan berencana untuk memperluasnya menjadi 20 toko di mal dan 40 stasiun kerja di tahun ini.

Kitar turut menggandeng Shopee dan distributor lokal untuk produk Apple, seiring dengan pembangunan jaringan pasokan mereka.

Kitar juga memperkirakan pasar recommerce di Asia Tenggara dapat menyumbang delapan sampai sepuluh persen dari proyeksi pasar e-commerce kawasan sebesar US$400 miliar pada 2030.

Baca Juga: Komerce Akuisisi RajaOngkir, Perluas Jangkauan Bisnis Sebagai E-Commerce Enabler

Zhou menggambarkan segmen itu sebagai "pemenang akan mendapatkan sebagian besar", menambahkan bahwa platform terkemuka dapat merebut pangsa pasar yang signifikan seiring dengan pertumbuhannya.

Perusahaan berencana untuk berekspansi ke kategori tambahan, termasuk sepeda motor dan barang mewah, setelah membangun kemampuan operasional di segmen awalnya. Perusahaan menargetkan nilai penjualan kotor atau Gross Merchandise Value (GMV) sebesar US$100 juta dan jutaan pengguna aktif harian pada akhir tahun ini.

Dengan potensi pasar barang bekas di kawasan Asia Tenggara yang terus berkembang, Kitar pun melihat peluang besar untuk bisa menjadi pemain utama di bidang ini. Mereka optimistis bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk tumbuh lewat penguatan teknologi dan ekspansi regional.

Baca Juga: Ringkas Dapat Permodalan Pra-Seri A Mencapai Rp82 Miliar, Siap Perluas Jangkauan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)