Fore Tumbuh Pesat Usai IPO, Didukung oleh Ekspansi yang Disiplin

Rahmat Jiwandono
Kamis 09 April 2026, 14:26 WIB
Fore Donut.

Fore Donut.

Techverse.asia - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) melaporkan hasil keuangan yang kuat untuk tahun fiskal 2025, yang mencerminkan eksekusi operasional dan penggunaan modal IPO yang disiplin.

Baca Juga: Resmi! Fore Coffee Umumkan Penawaran Umum Perdana Saham di BEI

Perusahaan mencatat peningkatan laba bersih sebesar 55 persen secara tahunan menjadi Rp90,1 miliar, bersamaan dengan peningkatan EBITDA sebesar 58 persen menjadi Rp300 miliar. Pendapatan tumbuh 44 persen secara tahunan menjadi Rp1,5 triliun, sementara margin EBITDA meningkat menjadi 20 persen, naik dari 18,3 persen pada tahun sebelumnya.

Kinerja ini menunjukkan bisnis yang berkembang sambil tetap mengendalikan profitabilitas, kombinasi yang relatif berbeda dalam lanskap makanan dan minuman konsumen di Indonesia.

Pendorong utama pertumbuhan adalah perluasan jaringan Fore Coffee yang berkelanjutan. Perusahaan menambahkan lebih dari 90 gerai pada tahun lalu, dengan lebih dari 60 gerai dibuka setelah IPO pada bulan April. Hal ini menjadikan total jumlah gerai menjadi 316 lokasi pada akhir tahun, mewakili peningkatan 37 persen dari 231 gerai pada 2024.

Baca Juga: Tencent Menjadi Mitra Baru untuk Program Climate Impact Innovations Challenge 2026

Yang penting, kecepatan dan urutan ekspansi mencerminkan pendekatan terukur terhadap penggunaan modal. Peluncuran pasca-IPO selaras dengan penggunaan hasil IPO yang dinyatakan oleh manajemen, dengan modal diarahkan untuk ekspansi gerai dan peningkatan skala operasional daripada inisiatif pertumbuhan jangka pendek.

Di luar bisnis kopi intinya, Fore telah mulai berekspansi ke kategori terkait. Peluncuran Fore Donut pada akhir tahun 2025 menandai masuknya perusahaan ke penawaran makanan dan minuman yang lebih luas. Gerai awal di Tangerang dan Jakarta Selatan diikuti oleh ekspansi berkelanjutan, dengan tujuh lokasi beroperasi pada Maret 2026.

Daya tarik awal menunjukkan bahwa merek tersebut beresonansi dengan konsumen, memberikan jalur untuk pertumbuhan bertahap sambil memanfaatkan ekuitas merek dan infrastruktur operasional yang ada. Langkah ini mencerminkan strategi yang lebih luas untuk membangun platform konsumen multi-format, daripada bisnis kategori tunggal.

IPO Fore sendiri telah dilakukan pada April 2025 berhasil mengumpulkan sekitar Rp353 miliar, dengan hasil bersih lebih dari Rp337 miliar dialokasikan untuk perluasan jaringan dan modal kerja. Perusahaan telah menguraikan rencana untuk mengembangkan hingga 140 gerai Fore Coffee baru dan 30 gerai Fore Donut, bersamaan dengan investasi berkelanjutan dalam operasional.

Baca Juga: Kopi Kenangan Bakal Meluncur ke Bursa Saham?

Seperti diketahui, perusahaan rintisan ini juga berencana mengalokasikan dana IPO ke tiga area utama antara lain anggaran sekitar Rp275 miliar untuk memperluas jaringan kedai kopi, dengan target membuka 140 gerai baru di seluruh Indonesia selama dua tahun ke depan.

Lalu, sekitar Rp60 miliar untuk ekspansi vertikal melalui peluncuran bisnis gerai donat melalui anak perusahaannya, dan sekitar Rp44 miliar untuk mendukung kebutuhan modal kerja operasional startup di sektor F&B kopi ini.

Fore Coffee menerapkan strategi pertumbuhan yang didasarkan pada data dan riset pasar yang komprehensif, yang dijalankan oleh tim pengembangan bisnis internal. Didirikan pada 2018, Fore beroperasi dalam segmen yang didefinisikan sebagai "premium terjangkau", memposisikan diri di antara penawaran pasar massal dan kopi spesial dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga: Toko Kopi Tuku x Dendy Darman Resmikan Kedai Pertamanya di Bandung

Model ini telah terbukti dapat diskalakan, didukung oleh kombinasi pen positioning merek, konsistensi produk, dan standardisasi operasional. Perusahaan kini beroperasi di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.

Pada tingkat produk, Fore terus menekankan pengadaan lokal melalui penawaran seperti minuman berbasis gula aren dan kopi yang bersumber langsung dari petani Indonesia. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan rantai pasokan tetapi juga selaras dengan preferensi konsumen yang terus berkembang.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)
Startup30 Juli 2026, 13:58 WIB

Dorong Akselerasi Digital, OJK Punya 2 Program dari Pusat Inovasi

Program akselerasi tersebut dengan mempertemukan startup peserta program bersama regulator, investor, asosiasi, akademisi, dan praktisi industri.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno30 Juli 2026, 13:56 WIB

Tingkat Pertahanan Siber, Nvidia Meluncurkan Inisiatif Open Secure AI Alliance

Anggota pendirinya termasuk Nvidia, Microsoft, Dell, dan SpaceX.
Open Secure AI Alliance. (Sumber: Nvidia)
Lifestyle30 Juli 2026, 11:51 WIB

Under Armour x Sharpie Rilis Sepatu Basket Seharga Rp2 Jutaan

Kolaborasi ini merayakan hubungan antara bola basket, budaya sepatu kets, dan ekspresi diri yang berani.
Under Armour x Sharpie. (Sumber: null)
Techno30 Juli 2026, 11:47 WIB

Coursera x UNESCO Beri Kursus Gratis Etika AI dalam Bahasa Indonesia

Dikembangkan bersama LG AI Research, kursus ini tersedia dalam 11 bahasa dan dapat diakses secara gratis oleh siapa saja.
Coursera x UNESCO.
Automotive30 Juli 2026, 09:53 WIB

Suzuki XL7 Baru Mengaspal di Indonesia, Ada 3 Model

Cek pilihan warna baru dan harganya.
New Suzuki XL7. (Sumber: Suzuki)
Techno30 Juli 2026, 09:52 WIB

Blibli Buka Pra-pemesanan Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Z Fold 8, Ini Benefitnya

Banjir Benefit Selama Masa Pre-Order di Blibli.
Blibli buka pra-pemesanan Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Fold 8. (Sumber: Blibli)
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)