Igloo Kantongi Pendanaan Senilai Rp81 Miliar dari Tokio Marine, Kuasai Sedikit Saham

Rahmat Jiwandono
Selasa 27 Januari 2026, 15:36 WIB
Igloo.

Igloo.

Techverse.asia - Igloo menerima investasi senilai US$5 juta atau setara dengan Rp81 miliar yang bersumber dari perusahaan asuransi asal Jepang yakni Tokio Marine. Investasi ini dilakukan lewat pengambilan saham minoritas dan sudah tercatat dalam dokumen regulator di Singapura.

Berdasarkan dokumen itu, investasi ini memberikan Tokio Marine kepemilikan sebanyak 1,6 persen saham di Igloo. Tokio Marine mengakuisisi sebanyak 493.894 lembar saham dengan harga US$10,12 atau sekitar Rp169 ribuan per sahamnya.

Kehadiran Tokio Marine dalam pendanaan ini semakin menambah daftar investor startup insurtech tersebut yang sebelumnya telah diisi oleh Blue Orchard, Cathay Innovations, FinnFund, dan Openspance Ventures. Sumber anonim menyebutkan bahwa pasar Indonesia jadi salah satu market prioritas bagi Tokio Marine.

Tokio Marine pun menargetkan ekspansi bisnis asuransi ritel di Indonesia dengan menggunakan pendekatan bisnis teknologi serta model asuransi tertanam lewat kemitraan dengan perusahaan digital.

Baca Juga: Perkuat Standar Global Liveness Detection, Privy Raih iBeta Certification Level 2

"Igloo saat ini telah punya kehadiran di segmen asuransi properti dan umum di Tanah Air. Tapi, perusahaan mulai beralih fokusnya ke asuransi berbasis teknologi dengan menggandeng mitra digital-native," tulis Tokio Marine dalam siaran persnya kami kutip, Selasa (26/1/2026).

Investasinya ke Igloo dinilai sebagai langkah lanjutan guna memperluas jangkauan ke model distribusi asuransi digital serta kemitraan dengan pelaku teknologi.

Igloo sendiri sejauh ini sudah beroperasi di delapan negara di kawasan Asia Tenggara dan mengklaim telah memfasilitasi lebih dari 600 juta polis asuransi. Pendanaan terakhirnya pada 2023 lalu, mengumpulkan kurang lebih US$26 juta, sehingga total pendanaan yang mereka peroleh sejak 2016 mencapai US$79,19 juta.

Selain layanan asuransi tertanam, Igloo juga telah memperluas bisnis mereka ke sektor asuransi ketahanan iklim atau climate resilience insurance dengan menyediakan perlindungan berbasis data terhadap risiko kebakaran, kebanjiran, dan cuaca ekstrem.

Baca Juga: Igloo Targetkan Jadi Startup Berbasis Kecerdasan Buatan pada 2026

Selain itu, Igloo juga membentuk usaha patungan atau joint venture dengan perusahaan asal Tailan yakni JMT Network Service, guna menghadirkan perusahaan asuransi digital penuh, yang diproyeksikan bakal direplikasi di Indonesia dan Filipina.

Dari segi kinerja keuangan, Igloo mencatatkan kerugian bahwa rugi bersihnya meningkat sampai 11 persen menjadi US$21,8 juta pada tahun lalu, dibandingkan dengan US$19,66 juta pada tahun sebelumnya. Peningkatan kerugian terjadi walau pendapatannya tumbuh secara signifikan.

Sedangkan, pendapatan Igloo melonjak hingga 49 persen menjadi US55,46 juta, dari sebelumnya US$37,14 juta. Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan hampir tiga kali lipat pendapatan bisnis pengelolaan pihak ketiga alias third-party administration menjadi US$39,72 juta.

Manajemen Igloo pun menargetkan perusahaan bisa mencapai break even alias titik impas pada awal 2027. Di kawasan Asia Tenggara sendiri, startup ini memiliki saingan dengan usaha rintisan asuransi lainnya yakni PasarPolis, Singlife, dan Qoala.

Baca Juga: Qoala Dapat Pendanaan Rp746 Miliar dari PayPal Ventures, Startup Asuransi Pribadi

Pada September 2025, Tokio Marine pun juga dilaporkan telah berinvestasi dalam putaran pendanaan lanjutan untuk PasarPolis, dengan nominal sebesar US$5 juta. Hal ini menandai meningkatnya minat investasi institusi dari Jepang terhadap sektor teknologi finansial dan asuransi teknologi di Tanah Air.

Selain itu, Igloo pada Januari ini telah meluncurkan dua fitur anyar. Ini mencakup rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan perlindungan untuk bagasi hilang melalui kolaborasi dengan Blue Ribbon Bags (BRB), pemimpin dunia dalam pemulihan bagasi yang tertunda.

Pelanggan bisa mendapatkan rekomendasi dari Travel AI Shield hanya dengan menjawab tiga pertanyaan mudah di situs resminya: destinasi perjalanan, maskapai penerbangan, dan apakah asuransi diperlukan sebagai syarat pengajuan visa.

BRB hadir guna memberikan ketenangan pikiran bagi wisatawan domestik maupun internasional. Layanan yang tersedia sebagai fitur tambahan (add-on) di igloo.co.id ini akan membantu melacak dan memulihkan bagasi terdaftar yang hilang, mencakup seluruh maskapai dan rute secara global.

Baca Juga: Sukses Jual Polis di Thailand dan Vietnam, PasarPolis akan Ekspansi ke Singapura

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)