Igloo Targetkan Jadi Startup Berbasis Kecerdasan Buatan pada 2026

Rahmat Jiwandono
Rabu 12 November 2025, 17:12 WIB
(ilustrasi) artificial intelligence atau AI. (Sumber: freepik)

(ilustrasi) artificial intelligence atau AI. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Igloo hari ini resmi memperkenalkan strategi baru yang menempatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai inti dari operasional dan pengembangan bisnis perusahaan, Rabu (12/11/2025).

Langkah tersebut merupakan bagian dari target Igloo untuk menjadi perusahaan berbasis AI sepenuhnya pada 2026, sekaligus menjawab tantangan industri asuransi di Asia Tenggara, seperti rendahnya tingkat penetrasi dan literasi asuransi di Indonesia.

Perubahan ini terjadi pada saat yang krusial, karena perusahaan asuransi di seluruh Asia Tenggara tengah menjajaki solusi AI untuk menyederhanakan operasional dan mengatasi berbagai tantangan yang telah lama ada.

Baca Juga: Igloo x Telkomsel: Integrasikan Paket Asuransi di Aplikasi MyTelkomsel

Perusahaan yang mampu memanfaatkan teknologi ini secara lebih efektif akan berada pada posisi terbaik untuk mempercepat pertumbuhan, menjangkau lebih banyak konsumen, dan memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar.

Namun, meskipun 70 persen eksekutif di sektor asuransi melaporkan sedang menjajaki solusi kecerdasan buatan, kurang dari 22 persen di antaranya telah melampaui tahap uji coba. Berbeda dari tren tersebut, Igloo telah meluncurkan berbagai solusi AI di seluruh rantai nilai perusahaan dan mencatat hasil yang signifikan dari penerapannya.

Di Indonesia, rekomendasi berbasis AI dari Igloo berhasil menurunkan tingkat pembatalan pembelian (drop-off rate) hingga 25 persen. Sebanyak 70 persen pelanggan memilih produk yang direkomendasikan oleh AI, dengan peningkatan 2,2 kali lipat pada pembelian produk tambahan asuransi.

Dengan jangkauan regional yang luas dan pengalaman lebih dari satu dekade bekerja sama dengan perusahaan asuransi serta mitra afinitas, kami berada pada posisi terbaik untuk mengembangkan model AI yang mampu menjawab tantangan utama industri asuransi,” ujar Raunak Mehta selaku Co-Founder sekaligus CEO Igloo.

Baca Juga: Venteny Dapat 2 Pendanaan Sekaligus, Wujudkan Ekonomi Inklusif untuk Perempuan

Ia menyampaikan, solusi ini pada akhirnya akan memberikan nilai bagi perusahaan yang masih terbebani infrastruktur lama atau kurang memiliki keahlian asuransi untuk memanfaatkan keuntungan dari penerapan kecerdasan buatan dalam kegiatan operasional mereka.

Sejak awal tahun ini, Igloo telah menerapkan solusi AI di berbagai bidang, termasuk konfigurasi dan manajemen produk, saluran distribusi (konsumen dan perantara penjualan), serta operasional back-office (tim operasional dan klaim). Beberapa di antaranya adalah:

  • AI Product Recommendation memberikan saran berdasarkan kebutuhan, profil, dan riwayat aktivitas konsumen, semuanya hanya dalam hitungan detik, sementara AI Policy Terms dapat membantu pelanggan melalui percakapan yang kontekstual, pasca penjualan;

  • AI Claims Assistant memungkinkan inisiasi proses klaim secara instan, sehingga memudahkan dan mempercepat konsumen mendapatkan klaim;

  • AI Sales Admin Chatbot membantu agen penjualan menghasilkan penawaran asuransi yang bersifat personal, mengumpulkan pembayaran, dan menerbitkan polis secara instan melalui chat, sehingga mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia dan memungkinkan layanan 24/7 bagi pelanggan;

  • AI Claims Processing dan Fraud Detection mengotomatisasi sebagian besar proses pemeriksaan untuk tim klaim, secara signifikan mengurangi pekerjaan manual yang memiliki akurasi yang sangat tepat. Keberadaan AI ini juga memungkinkan persetujuan atau penolakan klaim yang sederhana secara instan, sehingga menghemat waktu dan sumber daya operasional.

Secara khusus untuk otomasi klaim, solusi AI Igloo terbukti mampu memangkas waktu respons pertama dari tiga hari menjadi hanya satu menit. Akurasi ajudikasi juga meningkat menjadi 98 persen, sementara proses klaim manual berkurang hingga 70 persen.

Baca Juga: Telkomsel NextDev Tahun ke-11, Cetak Technopreneurs Berbasis Kecerdasan Buatan

Strategi berbasis AI ini juga menegaskan keahlian Igloo dalam pengembangan produk dan teknologi di sektor asuransi. Saat ini, Igloo mencatat Net Dollar Retention (NDR) sebesar 200 persen dan menargetkan titik impas EBITDA pada tahun depan.

“Angka NDR kami yang tinggi menunjukkan bahwa nilai positif yang berlipat sehingga dapat kami berikan kepada para mitra,” imbuhnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel24 Juli 2026, 20:45 WIB

Hobi Jajan? Coba Kunjungi Enam Destinasi Kuliner Unik di Asia Tenggara

Di destinasi-destinasi tersebut kamu bisa merasakan kuliner tradisional.
Daerah Udon Thani, Tailan. (Sumber: Shutterstock)
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan suasana hiburan dan sesi kerja panjang sepanjang hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung membawa ekosistem Galaxy ke kacamata sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)