Komik Elang Jawa Asal Bantul Curi Perhatian Pembaca Eropa, Ini Ceritanya

Rahmat Jiwandono
Rabu 10 Juni 2026, 13:32 WIB
Apri Kusbiantoro sedang menggambar karakter komiknya. (Sumber: Pemkab Bantul)

Apri Kusbiantoro sedang menggambar karakter komiknya. (Sumber: Pemkab Bantul)

Techverse.asia - Di tengah dominasi komik bertema ksatria seperti King Richard dan King Arthur di Eropa atau epik Three Kingdoms serta kisah Samurai di Asia, komik Elang Jawa hadir membawa sudut pandang berbeda: kisah kesatria dari Nusantara. 

Menariknya, komik yang digarap Apri Kusbiantoro bersama Fajar Nugros ini justru lebih dulu mencuri perhatian pembaca Eropa sebelum dikenal luas di Indonesia.

Komik ini pertama kali terbit di Belanda melalui majalah komik strip Eppo, lalu diterbitkan di Jerman oleh penerbit Zack. Menariknya lagi, judul “Elang Jawa” tetap dipertahankan tanpa diterjemahkan menjadi Javan Eagle atau bahasa yang lain. 

“Penerbit mana pun tidak mengubah judulnya, tetap dengan nama Elang Jawa. Tidak diubah jadi Javan Arend kalau bahasa Belanda, atau Javan Eagle atau apapun. Dia tidak diubah, tetap pakai Elang Jawa,” jelasnya.

Baca Juga: Daftar Roster Mobile Legends untuk Esports Nation Cup 2026 Resmi Diumumkan

Elang Jawa terinspirasi dari kisah pemisahan wilayah Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta pasca Perjanjian Giyanti tahun 1755. Cerita tersebut berkembang dari dongeng masa kecil yang diceritakan ayah Fajar Nugros tentang alasan wilayah Yogyakarta lebih kecil dibanding Surakarta.

Menurut sang komikus, pembaca di Eropa umumnya melihat Elang Jawa sebagai sesuatu yang segar. Respons positif itu membuat penerbit di Belanda dan Jerman meminta komik Elang Jawa dilanjutkan. Padahal awalnya Apri dan Nugros hanya berencana membuat satu seri tamat.

Namun setelah berdiskusi keduanya sepakat meneruskan Elang Jawa. “Sejak akhir tahun kemarin saya mulai mengerjakan episode duanya. Tadinya ini akan kita bikin satu tamat. Tapi ternyata di Eropa mereka suka. Akhirnya penerbit Jerman dan Belanda ini meminta kami meneruskan,” ungkap Apri.

Baca Juga: Penjelasan Wolverine Muncul di Deadpool 3: Begini Kisah Perseteruan Mereka di Dalam Komik

Sebelum dikenal lewat Elang Jawa, dia lebih dulu membangun karier internasional lewat industri komik Amerika Serikat (AS). Ia mulai serius menjadi komikus profesional pada 2011 setelah bergabung di pelantar pencarian talenta Digital Webbing. 

Dari sana, dia terhubung dengan penulis asal AS dan mulai mengerjakan proyek komik internasional, mulai dari cerita komedian George Carlin, The Three Stooges, hingga Radio Gaga. Tiga tahun kemudian, kariernya berkembang ke pasar Eropa lewat sejumlah judul seperti Lemuria, Saul, dan Storm.  

Meski aktif di luar negeri, Apri tetap menghadirkan karya yang dekat dengan budaya Indonesia. Dia membuat beberapa komik dari kisah Mahabharata dengan sentuhan Nusantara serta melanjutkan komik legendaris Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH. Komik sisipan di Majalah Bobo, Pak Janggut, juga merupakan hasil besutannya.

Komik bukan sekadar gambar di atas kertas, melainkan perjalanan panjang. Apri menjelaskan bahwa pembuatan komik dimulai dari naskah yang kemudian dipecah ke dalam storyboard untuk menentukan jumlah panel dan alur visual.

Baca Juga: Open Beta Test Ragnarok Zero: Global Beri Kostum Eksklusif hingga Limited Title

Storyboard ini selanjutnya didiskusikan bersama penulis naskah, editor, atau penerbit sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Setelah disetujui, perlahan storyboard akan dihidupkan melalui ilustrasi dan melewati proses editing, hingga akhirnya lahir menjadi komik yang siap dinikmati.

Untuk saat ini Apri menilai industri komik Indonesia perlahan mulai bangkit setelah sempat redup sejak era kejayaan komik lokal pada 1960–1980-an. Menurutnya, tantangan terbesar di era ini adalah menjaga konsistensi berkarya di tengah pasar yang belum sepenuhnya besar.

“Karena ketika kita dapat sambutan yang baik, kita harus menjawab dengan konsistensi karya. Dengan demikian pembaca tidak akan terputus membaca karya kita,” terangnya.

Di tengah tantangan industri yang belum sepenuhnya besar, dia mengaku tetap menikmati setiap proses kreatif yang dijalani, mulai dari menyusun cerita hingga melihat karakter hidup di atas halaman komik

Baca Juga: Serial Manga Captain Tsubasa Berakhir

“Bikin komik itu komik pekerjaan yang indah, untuk saya sendiri. Kami tidak memikirkan sesuatu yang berlebihan, kami cukup bahagia ketika karya kami dinikmati orang. Bahkan ketika karya saya diterbitkan pun dalam bentuk buku itu sudah jadi sebuah reward yang sangat besar buat saya,” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juli 2026, 22:34 WIB

LG Xboom Stage 501: Speaker Portabel dengan Daya Tahan Baterai Seharian

Perangkat ini menggabungkan karaoke bertenaga AI, output suara yang kuat, dan fitur audio adaptif.
LG Xboom Stage 501.
Techno17 Juli 2026, 22:22 WIB

Harga Samsung Galaxy A27 5G di Indonesia, Ada 2 Varian Memori

Komitmen update software 6 generasi dan 6 tahun pembaruan keamanan menjadikan Galaxy A27 5G investasi produktivitas jangka panjang.
Samsung Galaxy A27 5G. (Sumber: Samsung)
Travel17 Juli 2026, 16:55 WIB

Traveloka Bantu Promosi Singapura Supaya Dikunjungi Wisatawan dari Indonesia

Kesepakatan keempat sejak 2019 ini memperkuat kampanye pemasaran bersama (co-branded campaigns) dan pemasaran destinasi berbasis data di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia.
Traveloka x Singapore Tourism Board. (Sumber: ist)
Startup17 Juli 2026, 16:15 WIB

Rize Dapat Pendanaan Seri B Sebesar Setengah Triliun

Percepat pertanian padi berkelanjutan di seluruh Asia Tenggara dan modernisasi salah satu komoditas pangan terpenting di dunia.
Rize. (Sumber: istimewa)
Techno17 Juli 2026, 16:13 WIB

Roblox Build: Cara Baru untuk Berkreasi di Platform Roblox

Kreator dengan berbagai tingkat pengalaman dapat segera mengubah perintah teks menjadi gim yang siap dipublikasikan melalui aplikasi Roblox.
Roblox Build. (Sumber: roblox)
Techno17 Juli 2026, 15:53 WIB

Huawei Pura 90s Series Meluncur Global, Cek Spesifikasinya

Perangkat ini terdiri dari dua model yakni Huawei Pura 90s Pro Max dan Pro.
Huawei Pura 90s Series. (Sumber: Huawei)
Lifestyle17 Juli 2026, 13:54 WIB

The Odyssey Targetkan Pendapatan Pembukaan Rp1,79 Triliun di Box Office Domestik

Karya terbaru Nolan yang diadaptasi dari cerita Kuda Troya Yunani yang melegenda.
Karakter Odysseus diperankan oleh Matt Damon. (Sumber: Universal Pictures.)
Automotive17 Juli 2026, 13:51 WIB

Ford Hadirkan 4 Mobil Sekaligus untuk Pasar Indonesia, Cek Selengkapnya

Ford RMA Indonesia Perkuat DNA Built Ford Tough melalui mobil-mobil tersebut.
Ford meluncurkan  Everest Platinum 3.0L V6 dan tiga model Ranger terbaru. (Sumber: Ford)
Techno16 Juli 2026, 20:14 WIB

Bang & Olufsen Beo Grace Sekarang Tersedia dalam Warna Honey Tone

Earbud ini telah dirilis pada awal tahun ini.
Bang & Olufsen Beo Grace warna Honey Tone. (Sumber: null)
Techno16 Juli 2026, 18:53 WIB

OpenAI Merilis Model Suara Baru untuk Percakapan Langsung yang Lebih Alami

Model GPT-Live-1 yang baru dapat berbicara dan mendengarkan secara bersamaan.
GPT-Live-1 dan GPT-Live 1 mini. (Sumber: OpenAI)