Igloo Memperluas Perlindungan Ketahanan Iklim di Asia Tenggara

Rahmat Jiwandono
Jumat 10 Oktober 2025, 14:56 WIB
Startup Igloo. (Sumber: Dok. Igloo)

Startup Igloo. (Sumber: Dok. Igloo)

Techverse.asia - Kekinian, kawasan Asia Tenggara semakin menghadapi risiko iklim yang ditandai dengan semakin seringnya cuaca ekstrem dan musim kemarau berkepanjangan. Menjawab tantangan ini Igloo, memperluas solusi perlindungannya untuk membantu masyarakat menghadapi cuaca dan bencana alam yang makin sulit diprediksi.

Risiko-risiko itu, yang mencakup topan, banjir, pola curah hujan yang tidak menentu, serta musim kemarau berkepanjangan, mengancam hunian dan mata pencaharian. Laporan ASEAN Socio-Cultural Community Trend mengungkapkan bahwa kawasan Asia Tenggara mengalami kerugian sekitar US$86,5 miliar setiap tahunnya akibat bencana alam.

Namun demikian, tingkat penetrasi asuransi di negara-negara ASEAN dilaporkan masih berada di bawah sepuluh persen, yang menegaskan urgensi perluasan cakupan serta penguatan perlindungan finansial bagi komunitas yang rentan.

Baca Juga: Yup: Bank Digital Indonesia Kantongi Pendanaan Sebesar Setengah Triliun Rupiah

“Kami melihat pasar di kawasan ini menghadapi tantangan iklim yang sama, namun sangat sedikit yang mencari perlindungan asuransi untuk melindungi mata pencaharian dan properti mereka,” ujar Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Igloo Raunak Mehta, Jumat (10/10/2025).

Dia mengatakan, untuk menjawab kesenjangan itu, Igloo secara aktif menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan di Indonesia serta pasar lain di wilayah ini, guna menghadirkan solusi perlindungan iklim yang lebih terjangkau, mudah diakses, dan tepat waktu.

“Dengan berbekal kemajuan signifikan yang telah kami capai bersama mitra di Filipina dan Vietnam, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan serta dampak asuransi yang inklusif di seluruh Asia Tenggara,” terang dia.

Baca Juga: Igloo Luncurkan Autoshield AI: Beri Rekomendasi Asuransi untuk Mobil

Memperkuat perlindungan iklim di Filipina

Di Filipina, Igloo memperluas kolaborasinya dengan perusahaan teknologi finansial Skyro dengan meluncurkan produk asuransi kecelakaan diri terbaru yang digabung dengan perlindungan banjir dan kebakaran.

Penawaran ini kini tersedia bagi lebih dari 700 ribu nasabah pinjaman aktif Skyro di seluruh negeri, memberikan perlindungan penting saat negara tersebut memasuki musim topan di penghujung tahun yang berisiko tinggi.

Layanan Tambahan (Value-Add Service/VAS) Skyro Personal Accident menawarkan perlindungan terhadap berbagai keadaan darurat yang paling umum, dengan mengombinasikan pertanggungan kecelakaan diri dan manfaat perlindungan dari bencana alam. Dengan premi terjangkau, paket ini dapat dibeli melalui aplikasi Skyro. 

Nasabah pun dapat mengakses Skyro Personal Accident VAS setiap kali mengajukan pinjaman melalui aplikasi, dengan biaya dinamis yang menyesuaikan skor kredit mereka.

Baca Juga: Startup Insurtech Rey Dapat Pendanaan Puluhan Miliar, Siap Transformasi Proteksi Kesehatan

Cakupannya meliputi kerugian hunian akibat kebakaran atau banjir terkait topan, kematian atau cacat akibat kecelakaan, santunan rawat inap harian, pembunuhan atau penyerangan tanpa provokasi, hingga bantuan pemakaman akibat kecelakaan.

Dengan menghadirkan perlindungan bencana langsung ke dalam layanan keuangan, perusahaan rintisan di bidang asuransi ini membuat cakupan asuransi lebih mudah diakses oleh jutaan masyarakat Filipina.

“Tujuan kami adalah memastikan keluarga tidak harus memulai dari nol setiap kali topan melanda, tetapi memiliki jaring pengaman yang mereka butuhkan untuk pulih lebih cepat dan dengan keyakinan yang lebih besar,” ujarnya.

Komitmen regional untuk ketahanan iklim

Inisiatif Igloo menegaskan misinya untuk menutup kesenjangan perlindungan di seluruh Asia Tenggara. Dengan menghadirkan ketahanan terhadap bencana ke dalam produk keuangan sehari-hari dan praktik pertanian, perusahaan ini memberdayakan individu serta komunitas untuk lebih mampu menghadapi guncangan finansial akibat perubahan iklim.

Baca Juga: 3 Startup Teknologi Iklim di Asia Tenggara yang Patut Diperhatikan Investor

“Inisiatif-inisiatif ini menyoroti keberhasilan Igloo yang semakin berkembang dalam menghadirkan perlindungan di Filipina dan Vietnam,” katanya. Igloo pun bertekad membawa solusi serupa ke Indonesia, sebagai bagian dari komitmen mereka membangun ketahanan iklim melalui asuransi yang mudah diakses dan didukung teknologi.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)