Yup: Bank Digital Indonesia Kantongi Pendanaan Sebesar Setengah Triliun Rupiah

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 Oktober 2025, 16:07 WIB
Startup Yup. (Sumber: istimewa)

Startup Yup. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Bank digital Indonesia, Yup, baru-baru ini mendapatkan pendanaan ekuitas terbaru sebesar US$32 juta atau setara dengan Rp529 miliar lewat putaran pendanaan C-1, yang didukung oleh perusahaan investasi asal Amerika Serikat (AS) termasuk Moore Strategic Ventures, Spice Expeditions, dan Platanus.

Peningkatan pendanaan ini menandai momen penting bagi perusahaan rintisan teknologi finansial tersebut seiring dengan percepatan upaya untuk memperluas basis pelanggan dan semakin mendekati profitabilitas, ungkap perusahaan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (30/9/2025) kemarin.

Baca Juga: Total Pendanaan Ekuitas Honest Tembus Rp1,66 Triliun, Terbitkan Kartu Kredit Co-branded

Pendanaan ini juga melibatkan investor institusional lain dan pemegang saham yang ada. Putaran pendanaan C-1 itu menjadikan total pendanaan ekuitas Yup lebih dari US$100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun, sehingga memposisikan Yup untuk ekspansi lebih lanjut dan potensi langkah strategis di tahun depan.

Sejak didirikan pada 2021, Yup telah menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dan pertumbuhan yang konsisten, memperkuat posisinya sebagai salah satu pelantar paling menjanjikan di Asia Tenggara dalam bidang teknologi finansial.

Yup sekarang mengklaim sudah melayani jutaan pemegang kartu kredit dan berharap mencapai titik impas pada akhir tahun ini - sebuah pencapaian yang mencerminkan disiplin operasional dan permintaan pasar yang kuat.

Di luar kinerja keuangan, Yup memajukan inklusi keuangan dengan memperluas akses ke layanan keuangan yang terjangkau dan berbasis teknologi bagi populasi yang belum memiliki akses perbankan dan kurang terlayani di Asia Tenggara.

Baca Juga: IMX 2025 Kembali Digelar, Ini 3 Magnet Utama yang Bisa Dilihat

Dengan menyediakan solusi kredit dan perbankan digital yang andal bagi konsumen kelas pekerja dan menengah, perusahaan rinsitan ini membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan keuangan kawasan ini.

Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Yup Donny Zhang menjelaskan bahwa Yup punya visi yang sangat jelas sejak hari pertama, yaitu menjadi alat pembayaran utama bagi pelanggan kelas pekerja atau menengah di Asia Tenggara.

Pendapatan Yup sendiri meningkat sekitar dua kali lipat setiap tahun selama tiga tahun terakhir, dan kami berharap momentum ini akan semakin meningkat pada 2026 dan 2027. "Putaran pendanaan ini memberi kami kekuatan untuk memperluas jangkauan dan memperdalam interaksi dengan pengguna Yup," ujar Donny, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga: Samsung x BRI: Hadirkan Kartu Kredit, Ada 2 Jenis Kartu yang Tersedia

Dia mengaku sangat senang dapat bermitra dengan Moore Strategic Ventures, Spice, dan Platanus di fase selanjutnya. Lebih jauh, penggalangan dana Yup terjadi seiring investor global semakin melirik Asia Tenggara untuk kisah pertumbuhan yang tangguh dan didukung teknologi di industri pembayaran.

Para investor menyebutkan bahwa potensi pasar yang besar dari Indonesia, yang merupakan salah satu pasar berkembang paling menjanjikan, dan eksekusi perusahaan yang disiplin merupakan alasan utama mereka untuk berinvestasi pada Yup.

Dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi makro dan lonjakan adopsi digital, perusahaan seperti Yup kembali menarik perhatian dari pasar modal. Menurut Chief Financial Officer (CFO) Yuo Gavin Guo, selama empat tahun terakhir, Yup telah berhasil menutup enam putaran penggalangan dana ekuitas, bahkan di masa volatilitas pasar modal.

Baca Juga: Kartu Kredit Mayapada Skorcard Dirilis, Berpotensi Menjadi Startup Unicorn Indonesia Berikutnya

"Dukungan berkelanjutan dari investor global menunjukkan kepercayaan mereka terhadap visi dan eksekusi jangka panjang kami. Pendanaan seri C-1 tersebut akan kami alokasi untuk membawa basis pelanggan kami ke tingkat selanjutnya dan semakin menyempurnakan pengalaman produk kami," ujar dia.

Finture merupakan salah satu neobank terkemuka di Asia Tenggara yang berkomitmen untuk menyediakan produk layanan pembayaran berbasis kartu kredit dan QRIS berbasis kredit yang berkelanjutan dan berfokus pada pelanggan individu. Sejak empat tahu lalu, Finture telah meluncurkan produk uniknya, "Yup", sebagai simbol layanan keuangan yang mudah diakses, nyaman, dan terjangkau.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)