Grab Ventures Velocity Batch ke-8 Resmi Bergulir, Fokus Bisnis Berkelanjutan

Rahmat Jiwandono
Selasa 24 Juni 2025, 18:34 WIB
Grab Ventures Velocity (GVV) Batch ke-8. (Sumber: grab)

Grab Ventures Velocity (GVV) Batch ke-8. (Sumber: grab)

Techverse.asia - Grab resmi melansir program percepatan Grab Ventures Velocity (GVV) Batch ke-8 yang menghadirkan tema 'Driving Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations'. Program ini ditujukan bagi para perusahaan rintisan di tahap post-seed.

Post-seed adalah perusahaan rintisan yang sudah mendapat pendanaan awal, punya produk yang beroperasi, dan sedang bersiap untuk melakukan ekspansi pasar (scale-up).

Baca Juga: Superbank Terintegrasi dengan Grab, Simak Apa Saja Keuntungannya?

Didukung oleh Superbank serta Genesis Alternatives Ventures, GVV kali ini fokus terhadap pertumbuhan bisnis startup yang memiliki solusi di sektor ekonomi digital dan keberlanjutan lingkungan, utamanya yang bergerak di ekonomi sirkular serta energi terbarukan.

Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya menyampaikan, GVV Batch ke-8 tersebut merupakan bentuk komitmen jangka panjang penyedia layanan ride hailing ini dalam menjajaki peluang bisnis startup, baik lewat peningkatan efisiensi operasional sampai peningkatan kapasitas daya saing dengan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab.

"Inisiatif tersebut juga kami harapkan jadi solusi inovatif yang bisa diterapkan guna menjawab kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap keberlanjutan," ujarnya, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Lewat program ini, sambungnya, perusahaan rintisan yang terpilih bakal memperoleh akses mentorship secara langsung dari para praktisi industri dan tim Grab, akses ke ekosistem dan infrastruktur digital Grab, membuat pitching di hadapan investor dan mitra strategis, hingga berpeluang buat menjalankan pilot project bersama unit bisnis perusahaan.

GVV Batch ke-8 ini menekankan akan pentingnya bisnis yang berkelanjutan, mulai dari pemakaian kemasan yang ramah lingkungan, operasional yang lebih hijau dan efisien, dan kolaborasi yang memperluas dampak positif ekonomi maupun sosial.

Dan dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, GVV menjadi katalis untuk beragam inisiatif kolaboratif dan penguatan model bisnis perusahaan rintisan. Salah satu contoh suksesnya ialah perusahaan rintisan Arummi yang tak lain jebokan GVV Batch ke-7.

Arummi merupakan startup yang bergerak di bidang produk alternatif susu dan protein berbasis nabati. Ia sukses memperluas cakupan pasarnya lewat kolaborasi dengan merchant GrabFood, seperti Golden Black Coffee.

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Dipersiapkan untuk Masuk Kampus Luar Negeri Versi EduALL

Chief Executive Officer (CEO) Arummi Nacita Kanyandara mengungkapkan bahwa bisnis yang berkelanjutan artinya membuat dampak positif yang seimbang enggak cuma dari segi profitabilitas - namun juga untuk lingkungan dan komunitas.

Turut berpartisipasi dalam GVV memberikan dampak baginya, melalui koneksi yang terkurasi, pandangan para ahli ihwal tantangan scale-up, pilot program bersama mitra Grab Food guna mencari tahu preferensi konsumen, dan Tech in Asia Conference yang memperluas jejaring regional sekaligus mengakselerasi strategi go-to-market.

"Kolaborasi kami bersama mitra seperti Golden Black Coffee pun meyakinkan bahwa produk seperti susu kacang mede bisa berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi," kata Nacita.

Baca Juga: Komdigi x Google Cloud Hadirkan Program Akselerator bagi Perusahaan Rintisan Indonesia

Selain itu, perusahaan rintisan Sayurbox juga telah menjadi contoh sukses dari program GVV ini. Membawa model farm-to-table, perusahaan rintisan ini sukses memvalidasi pendekatan Direct-to-Consumer (D2C) yang sebelumnya tak tergarap secara optimal, memperluas jangkauan serta meningkatkan efisiensi hasil distribusi pertanian lokal.

GVV pertama kali diluncurkan pada 2017 silam, yang sejauh ini sudah memberdayakan lebih dari 40 perusahaan rintisan dari beberapa sektor. Pada 2025 ini, Grab pun mengajak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan para mitra dari sektor publik ataupun swasta lainnya guna memperkuat upaya akselerasi pertumbuhan startup berbasis keberlanjutan di Tanah Air.

"Program GVV Batch ke-8 sendiri bakal berlangsung mulai Juni-Desember 2025," tambah Rivana.

Baca Juga: Grab Lakukan Rebranding untuk Dine In Deals Kini Menjadi Dine Out Deals

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juli 2026, 22:34 WIB

LG Xboom Stage 501: Speaker Portabel dengan Daya Tahan Baterai Seharian

Perangkat ini menggabungkan karaoke bertenaga AI, output suara yang kuat, dan fitur audio adaptif.
LG Xboom Stage 501.
Techno17 Juli 2026, 22:22 WIB

Harga Samsung Galaxy A27 5G di Indonesia, Ada 2 Varian Memori

Komitmen update software 6 generasi dan 6 tahun pembaruan keamanan menjadikan Galaxy A27 5G investasi produktivitas jangka panjang.
Samsung Galaxy A27 5G. (Sumber: Samsung)
Travel17 Juli 2026, 16:55 WIB

Traveloka Bantu Promosi Singapura Supaya Dikunjungi Wisatawan dari Indonesia

Kesepakatan keempat sejak 2019 ini memperkuat kampanye pemasaran bersama (co-branded campaigns) dan pemasaran destinasi berbasis data di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia.
Traveloka x Singapore Tourism Board. (Sumber: ist)
Startup17 Juli 2026, 16:15 WIB

Rize Dapat Pendanaan Seri B Sebesar Setengah Triliun

Percepat pertanian padi berkelanjutan di seluruh Asia Tenggara dan modernisasi salah satu komoditas pangan terpenting di dunia.
Rize. (Sumber: istimewa)
Techno17 Juli 2026, 16:13 WIB

Roblox Build: Cara Baru untuk Berkreasi di Platform Roblox

Kreator dengan berbagai tingkat pengalaman dapat segera mengubah perintah teks menjadi gim yang siap dipublikasikan melalui aplikasi Roblox.
Roblox Build. (Sumber: roblox)
Techno17 Juli 2026, 15:53 WIB

Huawei Pura 90s Series Meluncur Global, Cek Spesifikasinya

Perangkat ini terdiri dari dua model yakni Huawei Pura 90s Pro Max dan Pro.
Huawei Pura 90s Series. (Sumber: Huawei)
Lifestyle17 Juli 2026, 13:54 WIB

The Odyssey Targetkan Pendapatan Pembukaan Rp1,79 Triliun di Box Office Domestik

Karya terbaru Nolan yang diadaptasi dari cerita Kuda Troya Yunani yang melegenda.
Karakter Odysseus diperankan oleh Matt Damon. (Sumber: Universal Pictures.)
Automotive17 Juli 2026, 13:51 WIB

Ford Hadirkan 4 Mobil Sekaligus untuk Pasar Indonesia, Cek Selengkapnya

Ford RMA Indonesia Perkuat DNA Built Ford Tough melalui mobil-mobil tersebut.
Ford meluncurkan  Everest Platinum 3.0L V6 dan tiga model Ranger terbaru. (Sumber: Ford)
Techno16 Juli 2026, 20:14 WIB

Bang & Olufsen Beo Grace Sekarang Tersedia dalam Warna Honey Tone

Earbud ini telah dirilis pada awal tahun ini.
Bang & Olufsen Beo Grace warna Honey Tone. (Sumber: null)
Techno16 Juli 2026, 18:53 WIB

OpenAI Merilis Model Suara Baru untuk Percakapan Langsung yang Lebih Alami

Model GPT-Live-1 yang baru dapat berbicara dan mendengarkan secara bersamaan.
GPT-Live-1 dan GPT-Live 1 mini. (Sumber: OpenAI)