UMY Resmi Buka Program Spesialis Bedah, Jadi yang Pertama bagi PTS di Indonesia

Rahmat Jiwandono
Jumat 12 September 2025, 14:08 WIB
Ilustrasi UMY yang beralamat di Tamantirto, Kasihan, Bantul. (Sumber: istimewa)

Ilustrasi UMY yang beralamat di Tamantirto, Kasihan, Bantul. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) baru-baru ini mengumumkan resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, sekaligus menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama di Indonesia yang menghadirkan pendidikan lanjutan di bidang kedokteran bedah.

Baca Juga: Mageasy Hadirkan Odyssey: Lini Aksesori iPhone 17 untuk Pasar Eropa

Pembukaan PPDS Bedah UMY pun telah mendapatkan izin resmi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 766/B/O/2025 yang diterima pada Rabu (10/9/2025) kemarin. Pendaftaran program dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi admisi UMY.

Dalam keterangan resminya, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan selaku Sekretaris Universitas UMY, menjelaskan bahwa proses seleksi dirancang ketat guna menjamin kualitas calon residen. Tahap pertama adalah seleksi administrasi, semua dokumen diunggah di website pendaftaran.

“Setelah lolos, peserta mengikuti tes tertulis meliputi akademik dan psikotes, lalu tes kesehatan di RS AMC. Tahap akhir adalah wawancara dengan tim psikiatri dan program studi,” katanya kami kutip, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga: Terkena Gigitan Ular? Begini Cara Mencegah Agar Racun Tak Menyebar

Dia menandaskan bahwa syarat pendaftaran disusun sesuai standar pendidikan dokter spesialis. Para pendaftar wajib melampirkan portofolio pekerjaan, publikasi ilmiah, ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi, sertifikat kompetensi dengan rekomendasi kolegium, STR (Surat Tanda Registrasi) yang masih berlaku, sertifikat profesi, serta sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500.

Dari sisi biaya, Bachtiar menyebut bahwa skema pembayaran telah disusun agar sebanding dengan fasilitas dan layanan yang ditawarkan. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp5 juta, sedangkan SPP per semester mencapai Rp50 juta hingga semester kedelapan.

“Kami berupaya untuk menghadirkan biaya yang proporsional dengan fasilitas memadai. Jadi memang total biaya cukup besar, tetapi kualitas pendidikan dan layanan akademik yang diperoleh juga sepadan,” ujarnya.

Baca Juga: Riset Mahasiswa UMY: Dampak Konten TikTok bagi Kesehatan Mental Gen Z

Keunggulan program spesialis bedah tersebut tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga fasilitas pendukung yang komprehensif. UMY memiliki rumah sakit pendidikan, rumah sakit gigi dan mulut, serta jaringan rumah sakit Muhammadiyah yang luas. Selain itu, residen juga difasilitasi tempat tinggal, ruang kerja, dapur, area olahraga, hingga sarana hiburan.

“Kami ingin residen tidak hanya belajar, tetapi juga tetap menjaga kesehatan fisik dan mental. Ada gym, karaoke, dan fasilitas olahraga. Semua disiapkan agar mereka merasa nyaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, UMY juga menegaskan komitmen terhadap mutu pendidikan melalui sistem quality control yang ketat. Lulusan ditargetkan dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan capaian akademik unggul. Fakultas kesehatan UMY pun telah terakreditasi unggul dan proses pembelajaran selalu dikawal secara sistematis.

“Dengan dukungan jaringan rumah sakit Muhammadiyah yang luas, para dokter spesialis lulusan UMY memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier,” tambahnya.

Baca Juga: Suzuki New XL7 Hybrid Alpha Kuro Meluncur di Indonesia 19 September, Harga Rp300 Jutaan

Dengan keunggulan akademik, fasilitas, dan jaminan kualitas yang dimiliki, UMY optimis menjadi pusat pendidikan dokter spesialis yang kredibel dan dipercaya masyarakat. Bachtiar meyakini bahwa investasi biaya yang dikeluarkan akan sebanding dengan kualitas pembelajaran serta prospek kerja di masa depan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)