Lestarikan Cerita Rakyat Indonesia, Joko Anwar Garap Legenda Kelam Malin Kundang

Rahmat Jiwandono
Selasa 20 Mei 2025, 17:51 WIB
Poster film Malin Kundang. (Sumber: null)

Poster film Malin Kundang. (Sumber: null)

Techverse.asia - Sukses dengan film action-thriller Pengepungan di Bukit Diri, Joko Anwar tancap gas dengan proyek barunya berjudul Legenda Kelam Malin Kundang. Film ini dia tulis sendiri dan dibantu oleh Rafki Hidayat serta Aline Djayasukmana yang diproduksi Come and See Pictures.

Baca Juga: Sinopsis Film Angkara Murka, Tayang di Bioskop Mulai 22 Mei 2025

Malin Kundang diproyeksikan tayang tahun ini tapi belum diumumkan tanggalnya. Sinopsisnya berbunyi film yang diilhami dari cerita rakyat (folklore) Minangkabau, Sumatra Barat, dengan latar cerita masa kini, dikemas dengan genre drama-misteri-thriller.

Film tersebut mengikuti kisah seorang pelukis mikro bernama Alif yang diperankan Rio Dewanto. Alif yang baru sembuh dari kecelakaan, dokter memperingatkan bahwa ingatannya belum sepenuhnya pulih akibat kejadian ini.

Lantas saat ia kembali ke rumah dijemput oleh istrinya Nadine (Faradina Mufti) dan anaknya Emir (Jordan Omar), Alif diberitahu bahwa ibunya akan datang menjenguknya dari kampung untuk pertama kalinya.

Namun, persoalannya Alif lupa dengan wajah ibunya, bahkan dia tidak ingat sama sekali mengenai masa lalunya. Saat ibu Alif datang ke rumahnya, dia menaruh curiga kalau perempuan tersebut bukanlah ibunya.

Baca Juga: Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri, Joko Anwar Kolaborasi dengan Amazon MGM Studios

Sutradara film Gundala Putra Petir itu mengatakan, belakangan folklore mulai tersisih dalam arus penuturan di medium budaya pop, juga di industri film. Padahal, menurutnya, cerita rakyat Indonesia memiliki narasi yang menarik dan fleksibel untuk dieksplorasi sesuai zaman sekarang.

"Belum lama ini kami telah melakukan riset kecil-kecilan, ternyata cerita rakyat semakin ke sini semakin enggak dikenal di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, kami mau membawa kembali cerita rakyat supaya bisa hidup terus," ujarnya.

Dari segi penceritaan, Come and See Pictures punya dua hal besar yang selalu diupayakan, yakni sebanyak mungkin membuat cerita-cerita yang organik dengan genre serta gaya yang beragam. Selain itu, menaruh porsi besar pada cerita-cerita lokal yang merupakan perbendaharaan naratif Indonesia.

"Cerita rakyat yang dihadirkan enggak terus diubah begitu saja. Tentunya tetap ada proses kreatif yang terjadi, sehingga kisahnya bisa lebih relevan walau benang merah yang ada akan tetap sama," jelasnya.

Baca Juga: Disutradarai Russo Brothers, Marvel Rombak Judul untuk Film Avengers Ini

Malin Kundang juga akan menyelipkan pesan moral, tapi bukan sebagai suatu doktrin, melainkan sebuah pertanyaan balik. Joko Anwar ingin mempertanyakan lagi dan melihat kembali ke sisi yang jauh lebih dalam.

"Cara kita memikirkan tentang legenda-legenda tersebut akan melahirkan pemikiran anyar yang akan menambah nilai dari cerita itu sendiri," katanya.

Selain Rio, Faradina, dan Omar, film ini juga akan didukung oleh Nova Eliza, Vonny Anggraini, Gambit Saifullah, dan Sulthan Hamonangan. Kekinian Legenda Kelam Malin Kundang telah merampungkan syutingnya dan sedang ada di tahap pascaproduksi.

Rio menerangkan, karakter Alif punya emosi yang berlapis-lapis, konflik batin, dan trauma akan masa lalunya. Dengan demikian, dia merasa tertantang untuk bisa melakoni peran tersebut. Hal tersulit dari perannya ialah membuat emosi Alif sampai ke penonton.

Baca Juga: ASICS Gel Kayano 32: Aplikasikan Teknologi 4D Guidance System dan PureGEL

"Alif kehilangan fondasi emosionalnya, memunculkan rasa bingung ini tanpa harus dari perkataan, namun dari napas, gerak tubuh, dan tatapannya," ujarnya.

Sedangkan sosok Nadine sendiri digambarkan sebagai seorang istri yang penuh kasih sayang dan lembut. Ia menjaga keluarganya dengan penuh cinta walau dalam diam. Nadine sekaligus mengayomi keluarganya itu.

"Nadine sangat menghormati dan menjaga perasaan Alif, apa pun yang terjadi di keluarganya," imbuh Faradina.

Pendalaman karakter yang dilakukan Faradina itu terbilang lumayan rumit. Pasalnya, dia harus membangun chemistry dengan Rio Dewanto. Untuk itu, dia banyak berkomunikasi dengan aktor Filosofi Kopi tersebut dengan bertukar pikiran.

Baca Juga: Review Siksa Kubur: Terasa Kurang Relate dengan Pemeluk Agama Lain

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)