Cerita Tuliswati Setia Melestarikan Kain Jumputan di Jogja Selama 16 Tahun

Rahmat Jiwandono
Senin 24 Agustus 2026, 11:01 WIB
Tuliswati menunjukan baju yang dikreasikan kain jumputan dan lurik. (Sumber: istimewa)

Tuliswati menunjukan baju yang dikreasikan kain jumputan dan lurik. (Sumber: istimewa)

Techversea.asia - Selama belasan tahun menggeluti kain jumputan tak menyurutkan semangat Tuliswati Sandhi untuk berkarya hingga kini. Kreasi desain motif dan tangannya masih terampil untuk melipat, mengikat maupun mencelup kain dengan berbagai warna dan menghasilkan kain jumputan yang memikat.

Baca Juga: Kisah Perempuan Desa Penyandingan Mendeteksi Ancaman Sebelum Hutan Adat Rusak

Meskipun permintaan tidak seramai dahulu, warga Tahunan Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu tetap konsisten sebagai perintis dan pelestari kain jumputan. Semangat melestarikan kain jumputan menjadi energi Tulis untuk terus berkarya dan memberdayakan perempuan.

Tulis menuturkan mengawali membuat kain jumputan pada 2010. Bermula dari pandangan pertama melihat kain maupun baju berbahan jumputan milik temannya. Dia lalu belajar sendiri dan mencari informasi terkait cara pembuatan kain jumputan.

Ia juga mengikuti pelatihan-pelatihan membuat kain jumputan. Tak hanya berhenti pada dirinya, Tulis juga mengadakan pelatihan kain jumputan dan merekrut ibu-ibu di Tahunan.

Baca Juga: 5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

“Kan saya itu lihat teman  ini(kain jumputan) kok bagus. Waktu itu terus saya belajar sendiri dulu. Terus tanya-tanya cara pewarnaannya gimana. Dulu saya merekrut ibu-ibu yang menengah ke bawah dan yang bisa menjahit. Akhirnya, teman-teman itu bikin, kemudian dijahit, fashion show dan hasilnya bagus banget,” kata dia.

Dia pun akhirnya bisa menggerakan ibu-ibu berkarya dan kini dia sendiri memiliki label Dea Modis yang membuat kain dan fashion jumputan dan batik. Jumlah pembuat kain jumputan terus berkembang hingga Tahunan menjadi sentra kain jumputan di Kota Yogyakarta.

Semangatnya semakin membara saat karya-karyanya mendapat apresiasi dan pesanan dari Permaisuri Kraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang juga Ketua TP PKK DIY.

“Waktu itu pameran di lapangan Sidokabul. Kemudian Kanjeng Ratu Hemas hadir. Katanya lho, ini sudah mau punah kok ada lagi. Alhamdulillah, kemudian dengan adanya jumputan ini beliau sangat senang, akhirnya pesan untuk seragam PKK provinsi. Bangga saya rasanya,” kenangnya.

Baca Juga: 6 Inspirasi Berbusana Batik untuk Momen-Momen Tertentu

Dia menyebut ada sekitar 10 ibu-ibu tetangga sekitar yang diberdayakan untuk membuat kain jumputan. Menurutnya kini produktivitas kain jumputan menurun karena kondisi ekonomi. Namun demikian, dia tetap membuat kain jumputan untuk melayani pesanan.  

Tulis juga membuat proposal-proposal ke sekolah untuk pelatihan pembuatan kain jumputan. Kini dia tengah mengerjakan seragam untuk sekolah. Selama ini Tulis juga sudah dipercaya menjadi instruktur membuat kerajinan seperti kain jumputan ke berbagai daerah seperti Papua dan Kalimantan.

“Kuncinya kita harus konsisten. Walaupun saya bisa membatik dan mengajar ecoprint. Tapi saya harus konsisten bahwa produk unggulan saya adalah jumputan. Karena saya mempertahankan jumputan yang sudah mau punah waktu itu. Tapi alhamdulillah sekarang banyak kelurahan-kelurahan lain juga membuat jumputan. Kelurahan-kelurahan itu juga saya yang ngajari,” terangnya.

Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Baginya membagikan ilmu dan keterampilan membuat jumputan tidak berarti dirinya akan tersaingi. Tulis menegaskan jumputan memiliki keunikan pada desain yang tidak sama persis dengan lainnya. Dia sendiri memilih membuat desain kain dalam jumlah yang terbatas atau limited edition.

Terkadang dia membuat desain motif jumputan hanya untuk satu kain saja. Motif kain jumputan yang dibuat pun terinspirasi dari berbagai hal. Harga kain jumputan karyanya bervariasi mulai dari Rp275 ribu  sampai Rp400 ribu.

"Hasil desain saya itu beda sekali dengan teman-teman. Jadi saya ada kelokan soga, ada kangkung berbunga, ada kelok sembilan, ada mutiara, dan masih banyak lainnya, Ada juga Sungai Papua yang saya waktu ngajar di sana lihat dari pesawat ada sungai bagus sekali lalu saya buat motif di jumputan," paparnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)