Laporan GSMA: Industri Seluler Berkontribusi US$1,4 Triliun pada Perekonomian Asia Pasifik

Rahmat Jiwandono
Senin 24 Agustus 2026, 11:01 WIB
Ilustrasi industri seluler. (Sumber: istimewa)

Ilustrasi industri seluler. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Teknologi dan layanan seluler diproyeksikan berkontribusi sebesar US$1,4 triliun bagi perekonomian Asia Pasifik pada tahun 2030, meningkat 40 persen dari US$1 triliun yang dihasilkan saat ini, menurut laporan terbaru GSMA, Mobile Economy Asia Pacific 2026.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Wish 6, Ada 3 Pilihan Warna

Laporan tersebut menemukan bahwa fase pertumbuhan digital berikutnya tidak hanya dibentuk oleh konektivitas semata, tetapi juga oleh cara pemerintah, operator, dan penyedia teknologi merespons empat prioritas yang saling berkaitan.

Itu mencakup pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), menurunnya tingkat kepercayaan digital, tingginya permintaan akan infrastruktur digital yang lebih tangguh, serta minat yang kian besar terhadap kedaulatan digital.

Temuan ini hadir di tengah upaya pemerintah di berbagai belahan Asia Pasifik dalam mengatasi peningkatan penipuan online, melonjaknya permintaan infrastruktur AI, ketidakpastian geopolitik yang semakin intensif, dan ekspektasi yang terus meningkat terhadap kedaulatan digital.

Baca Juga: Tiga Penyedia Jaringan Seluler di Singapura Sepenuhnya Matikan 3G Pada 2024, Beralih ke 5G

Laporan ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan tersebut – beserta peluang yang diciptakannya – sebagai tema utama diskusi dalam M360 ASEAN pada September mendatang. Pun menyoroti pentingnya kedaulatan digital yang kian meningkat di kawasan Asia Pasifik.

Pemerintah dan industri secara proaktif berinvestasi pada infrastruktur AI lokal, layanan cloud yang tepercaya, lingkungan data yang aman, serta kapabilitas digital guna mendukung prioritas nasional dengan tetap menjaga keterbukaan, inovasi, dan kolaborasi lintas batas.

Head of Asia Pacific GSMA Julian Gorman menyampaikan bahwa industri seluler memainkan peran yang semakin krusial dalam membentuk masa depan digital Asia Pasifik. Sebagaimana ditunjukkan dalam laporan ini, perekonomian dan masyarakat di seluruh kawasan mengalami digitalisasi yang pesat, di mana jaringan seluler bertindak sebagai fondasi bagi adopsi AI, kepercayaan digital, dan infrastruktur digital yang tangguh.

"Seiring dengan penekanan pemerintah pada kedaulatan digital dan harapan masyarakat akan perlindungan yang lebih kuat dari penipuan (scam, fraud) serta ancaman siber, tanggung jawab yang diemban oleh industri kita terus bertambah," katanya.

Baca Juga: Microsoft Menghadirkan Bing AI Chatbot ke Aplikasi Seluler dan Skype, Bisa Diajak Ngobrol Kalau Kamu Kesepian

M360 ASEAN mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan inovator untuk mengatasi berbagai tantangan ini, memperkuat kepercayaan, serta memastikan bahwa transformasi digital memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang bagi semua pihak."

 Laporan tersebut menemukan bahwa 5G, AI, dan IoT akan menghadirkan peningkatan produktivitas yang signifikan di kawasan Asia Pasifik, terutama di sektor manufaktur dan jasa yang secara bersama-sama diperkirakan menyumbang lebih dari separuh manfaat ekonomi dari teknologi seluler canggih.

Operator seluler semakin memperluas peran mereka dari sekadar penyedia konektivitas menjadi penyedia infrastruktur AI, layanan cloud, dan solusi korporat yang mendukung inovasi di seluruh lini ekonomi.

Seiring dengan semakin mendarah dagingnya layanan digital dalam kehidupan sehari-hari, upaya menjaga kepercayaan pada ekosistem digital menjadi kian penting.

Baca Juga: Laporan Indeks Daya Saing Digital 2026 Soroti Fase Transformasi Digital Indonesia

Laporan ini mencatat bahwa persentase konsumen di ASEAN yang melaporkan diri mereka pernah menjadi korban penipuan meningkat dari 31% pada 2024 menjadi 45% pada 2025, yang menggarisbawahi urgensi tinggi dalam mengatasi penipuan serta memperkuat keamanan daring.

Operator menanggapinya dengan berinvestasi pada bidang keamanan, pencegahan penipuan, serta kolaborasi lintas sektor untuk melindungi konsumen dan bisnis.

Laporan ini menyoroti minat yang terus tumbuh terhadap kedaulatan digital, seiring upaya pemerintah di Asia Pasifik untuk memperkuat kapabilitas digital nasional, mendukung pengembangan AI yang tepercaya, serta memastikan infrastruktur digital kritikal mampu memenuhi kebutuhan ekonomi dan keamanan lokal.

Operator semakin mengambil peran melalui investasi pada infrastruktur cloud, platform AI, lingkungan data yang aman, serta layanan digital yang tepercaya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Culture24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Cerita Tuliswati Setia Melestarikan Kain Jumputan di Jogja Selama 16 Tahun

Tuliswati juga mengajak para pelaku UMKM untuk konsisten dalam membuat produk dan melakukan inovasi.
Tuliswati menunjukan baju yang dikreasikan kain jumputan dan lurik. (Sumber: istimewa)
Techno24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Laporan GSMA: Industri Seluler Berkontribusi US$1,4 Triliun pada Perekonomian Asia Pasifik

Laporan tersebut soroti peluang dan prioritas kebijakan yang akan membentuk fase pertumbuhan digital berikutnya di kawasan ini.
Ilustrasi industri seluler. (Sumber: istimewa)
Lifestyle24 Agustus 2026, 08:17 WIB

ASICS Gel Challenger 15: Sepatu Tenis dengan Teknologi Wingwall

Sepatu tenis yang menghidupkan perjalanan kota yang mengasyikkan, energik, dan menyenangkan.
ASICS Gel Challenger 15. (Sumber: ASICS)
Techno24 Agustus 2026, 08:16 WIB

Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Wish 6, Ada 3 Pilihan Warna

Model dasar yang memadukan kemudahan melihat dengan daya tahan, serta menawarkan fitur yang "pas" dalam berbagai aspek.
Sharp Aquos Wish 6. (Sumber: Sharp)
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)