Pendidikan Khas Kejogjaan akan Diimplementasikan Mulai PAUD-SMA

Rahmat Jiwandono
Kamis 07 Mei 2026, 18:25 WIB
Mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ). (Sumber: istimewa)

Mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ). (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi meluncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) untuk mencetak Jalma Kang Utama atau manusia unggul yang matang secara batiniah dan luhur dalam perilaku. Langkah ini merupakan strategi besar untuk menjaga jati diri generasi muda agar tidak tercerabut dari akar budayanya di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X), menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini bukan sekadar melahirkan manusia yang cerdas secara akademik.

"Tantangannya bukan hanya bagaimana melahirkan manusia yang cerdas, tetapi juga bagaimana membentuk manusia yang utuh. Sebab kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa disertai kedewasaan nilai, dapat membuat manusia kehilangan arah, bahkan tercerabut dari akar budayanya sendiri," katanya.

Baca Juga: Zegama Hike: Kombinasi Sepatu Hiking dan Sepatu Lari

Ngarso Dalem menjelaskan bahwa PKJ bukanlah sebuah program administratif belaka, melainkan sebuah gerakan kebudayaan yang bersumber dari falsafah luhur Hamemayu Hayuning Bawana. Falsafah ini menuntun manusia untuk selalu menjaga harmoni antara sesama, alam, dan Tuhan dalam setiap sendi kehidupan.

Melalui gerakan ini, diharapkan lahir generasi yang memiliki jiwa satriya, yakni sawiji, greget, sengguh, lan ora mingkuh. "Pendidikan tidak boleh dipahami sebagai proses pengajaran, melainkan juga sebagai proses pembudayaan. Pendidikan harus menjadi ruang bertemunya pengetahuan, karakter, dan kesadaran hidup," ujarnya.

Karakter tersebut dipercaya akan membentuk pribadi yang karyenak tyasing sasama, atau mereka yang mampu menghadirkan ketenteraman bagi sesama manusia. Hal ini menjadi fondasi penting agar kemajuan intelektual tetap diiringi dengan kepekaan sosial yang tinggi.

Baca Juga: Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Lebih lanjut, Sri Sultan menekankan bahwa keberhasilan pendidikan karakter ini tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di ruang kelas semata. Efektivitas PKJ sangat bergantung pada sinergi ekosistem yang kuat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

"Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. Pendidikan berasal dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Bahkan lebih luas lagi, ia bertumpu pada sinergi Kraton, Kampus, dan Kampung yang menjadi ekosistem hidup bagi tumbuhnya karakter generasi," ujarnya.

Peluncuran ini menandai babak baru di mana Pendidikan Khas Kejogjaan mulai diimplementasikan secara konkret dalam kurikulum dan kehidupan sehari-hari. Sri Sultan HB X pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berhenti pada tataran teori, melainkan benar-benar menghidupkan nilai-nilai tersebut.

"Peluncuran hari ini adalah penanda penting bahwa Pendidikan Khas Kejogjaan telah beranjak dari gagasan menuju gerakan nyata. Dari konsep menuju implementasi. Dari wacana menuju pembudayaan," imbuhnya.

Baca Juga: Dubes Inggris Akan Serahkan Salinan Manuskrip Digital Jawa dari British Library Kepada Pemda DIY

Sri Sultan menyebut ngèlmu iku kalakoné kanthi laku, sebagai pengingat bahwa ilmu sejati hanya akan bermakna jika diwujudkan melalui tindakan nyata. Melalui PKJ, Pemerintah DIY optimistis dapat melahirkan generasi yang berbudaya dan mampu membawa kemaslahatan bagi bangsa serta dunia.

Materi PKJ menyerap nilai luhur dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kadipaten Pakualaman, Taman Siswa, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, yang dipadukan dengan nilai-nilai pendidikan modern.

Implementasi PKJ di satuan pendidikan tidak hanya berhenti sebagai mata pelajaran sejarah saja. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan langsung dalam budaya sekolah dan praktik kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan guna memastikan siswa benar-benar menghidupi budaya tersebut.

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Keberlanjutan program ini didukung penuh oleh Dana Keistimewaan (Danais) DIY serta kolaborasi lintas sektoral. Setelah melalui tahap bimbingan teknis bagi guru dan dosen pada 2024 serta evaluasi dampak pada 2025, PKJ siap melangkah ke tahap yang lebih luas.

Ke depan, Pendidikan Khas Kejogjaan akan diterapkan secara bertahap pada jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK di seluruh wilayah Yogyakarta. Momentum peluncuran ini pun menjadi komitmen bersama untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya sebagai standar resmi pendidikan di Bumi Mataram

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno08 Mei 2026, 20:32 WIB

Intel Hadirkan Prosesor Core Series 3, Siap Mendukung Pemakaian AI

Prosesor ini menghadirkan fitur-fitur canggih dan arsitektur terbaru Intel untuk pembeli yang mengutamakan perangkat komersial dan perangkat edge yang penting.
Intel Core Series 3. (Sumber: Intel)
Techno08 Mei 2026, 19:11 WIB

Mantle, Bybit, dan Fluxion Bawa Tokenisasi Ekuitas xStocks ke Standar Institusional

Mantle memposisikan dirinya sebagai lapisan distribusi dan gerbang utama bagi institusi dan TradFi untuk terhubung dengan likuiditas on-chain dan mengakses aset dunia nyata.
Mantle x Bybit x Fluxion. (Sumber: istimewa)
Techno08 Mei 2026, 18:07 WIB

OpenAI Merilis GPT-5.5 Instant, Model Default Baru untuk ChatGPT

Model default baru ChatGPT ini diklaim lebih faktual dan lebih baik dalam personalisasi.
GPT-5.5 Instant. (Sumber: OpenAI)
Techno08 Mei 2026, 17:43 WIB

Huawei MatePad Pro Max: Tablet 13 Inci Paling Tipis dan Ringan di Segmennya

Tablet andalan ultra-tipis yang menetapkan penanda aras baharu bagi produktivitas.
Huawei MatePad Pro Max.
Techno08 Mei 2026, 17:05 WIB

Logitech Rilis G512 X, Tersedia dalam Layout 75 dan 98 Tombol

Simak lebih jauh mengenai spesifikasi lengkap dari keyboard gaming baru ini.
Logitech G512 X. (Sumber: Logitech)
Techno08 Mei 2026, 15:16 WIB

Realme Buds T500 Pro Dijual Seharga Rp499 Ribu, Punya Fitur Terjemahan Langsung

Inovasi audio dengan desain unik dan performa premium.
Realme Buds T500 Pro. (Sumber: realme)
Techno08 Mei 2026, 14:50 WIB

Meta Beli Startup ARI untuk Memperkuat Ambisi AI Humanoidnya

Kedua perusahaan tidak mengungkapkan detail keuangan akuisisi tersebut.
Logo Meta. (Sumber: Unsplash)
Techno08 Mei 2026, 14:31 WIB

Qualcomm Ungkap 2 Chipset Baru dengan Teknologi Smooth Motion UI

Dua chipset ini ditujukan untuk ponsel pintar dengan harga terjangkau seperti: Honor, Redmi, Oppo, dan Realme.
Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 (kanan). (Sumber: Qualcomm)
Techno07 Mei 2026, 20:13 WIB

Harga dan Spek Lengkap Realme C100x dan C100i di Indonesia

Dua gawai ini menjanjikan masa baterai yang awet sepanjang hari.
Realme C100 Series. (Sumber: Realme)
Culture07 Mei 2026, 18:25 WIB

Pendidikan Khas Kejogjaan akan Diimplementasikan Mulai PAUD-SMA

Nilai-nilai utama yang diusung dalam PKJ bersifat inklusif dan kolaboratif.
Mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ). (Sumber: istimewa)