Techverse.asia - Perusahaan rintisan (startup) penyedia solusi manajemen armada dan transportasi asal Indonesia, McEasy, resmi mengantongi pendanaan Seri B bernilai total US$9 juta atau sekitar Rp160,2 miliar.
Putaran dana yang menggabungkan instrumen ekuitas dan pembiayaan utang atau growth debt ini disiapkan untuk memuluskan langkah ekspansi ke pasar Asia Tenggara serta memperkuat kapabilitas kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada lini produknya.
Baca Juga: Syailendra Capital x Privy Percepat Verifikasi Identitas, untuk Jangkau Jutaan Investor Pasar Modal
Komponen ekuitas dalam pendanaan ini dipimpin oleh firma modal ventura asal Singapura, Integra Partners. Sementara itu, fasilitas utang disediakan oleh InnoVen Capital, platform pembiayaan utang pertumbuhan hasil kolaborasi Seviora (anak perusahaan Temasek Holdings) dan UOB.
Suntikan modal baru ini memperpanjang rekam jejak pendanaan McEasy yang sebelumnya didukung oleh investor kawakan seperti East Ventures dan Granite Asia.
Co-founder sekaligus CEO McEasy Raymond Sutjiono menjelaskan bahwa modal segar ini akan dialokasikan untuk mendanai penetrasi pasar regional dan membiayai kebutuhan modal kerja dari kontrak-kontrak yang berjalan.
Baca Juga: McEasy Hadirkan Spare Part Solution, Sediakan Suku Cadang Berkualitas
Selain ekspansi geografis, McEasy juga memprioritaskan pengembangan machine learning jangka panjang dengan mengolah sembilan tahun data operasional kendaraan yang telah terhimpun.
"Langkah ini bertujuan menggeser peran sistem kami dari sekadar pemantauan rutin menjadi alat analisis prediktif yang mampu membantu operator mengantisipasi risiko lebih awal," katanya.
Sejak didirikan pada 2017 oleh Raymond Sutjiono dan Hendrik Ekowaluyo, platform Internet of Things (IoT) berbasis AI milik McEasy kini mendukung lebih dari 2.000 operator armada komersial dari berbagai sektor, mulai dari logistik rantai dingin (cold chain), distribusi LPG, layanan cash-in-transit, hingga transportasi bus antarkota.
Baca Juga: McEasy Meluncurkan Dashcam MeTrack, Sudah Ada Fitur ADAS
Integrasi sensor bahan bakar, suhu, kamera pemantau pengemudi, hingga GPS pada platform ini tercatat memantau pergerakan armada hingga 350 juta kilometer setiap bulannya.
Sementara itu, Partner Integra Partners Jennifer Ho menilai strategi land-and-expand yang diterapkan McEasy terbukti berhasil mendorong pertumbuhan bisnis secara konsisten.
Keberhasilan McEasy dalam menaklukkan tantangan konektivitas dan kondisi geografis kepulauan Indonesia - yang terkenal memiliki karakter pembeli sangat sensitif terhadap marjin - menjadi tolok ukur utama keberhasilan platform ini untuk direplikasi di pasar internasional.
Sebelumnya, pada 2025 telah memperoleh pendanaan dari InnoVen Capital SEA pada 2025, tapi startup logistik ini tak menyebutkan jumlah modal segar yang mereka terima. Saat itu, pendanaan tersebut adalah bukti kepercayaan investor kepada dampak nyata solusi yang disediakan olehnya.
Baca Juga: McEasy Dapat Pendanaan Seri A+, Berapa Nominalnya?
"Dana segar tersebut menjadi bukti kepercayaan investor kepada kami mengenai dampak nyata dari solusi McEasy untuk pelanggan," kata Raymond.
Pendanaan itu juga akan membantu McEasy guna membantu pelanggan dalam mencapai efisiensi, keamanan armada, hingga keselamatan operasional secara menyeluruh.
Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti guna memperkuat misi perusahaan dalam memberdayakan industri transportasi dan rantai pasok di Indonesia lewat ekosistem digital guna operasional yang efisien, aman, dan terjamin.
"Pendanaan ini akan mendukung visi kami dalam mendorong transformasi dan rantai pasok di kawasan Asia Tenggara lewat digitalisasi proses operasional dan membangun ekosistem digital yang inklusif," paparnya.
Baca Juga: CEO TransTrack Raih Pengakuan Internasional dari Investing in Women di Bidang Logistik
InnoVen Capital SEA adalah perusahaan modal ventura asal Singapura yang menyediakan pinjaman usaha untuk startup tahap pertumbuhan di Asia Tenggara. InnoVen Capital SEA membantu perusahaan startup untuk mempercepat pertumbuhan, memperpanjang arus kas, dan mengelola pembagian saham.













