Syailendra Capital x Privy Percepat Verifikasi Identitas, untuk Jangkau Jutaan Investor Pasar Modal

Rahmat Jiwandono
Kamis 06 Agustus 2026, 15:35 WIB
Privy x Syailendra Kapital. (Sumber: null)

Privy x Syailendra Kapital. (Sumber: null)

Techverse.asia - Pertumbuhan investor pasar modal Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor pasar modal Indonesia telah melampaui 28,96 juta investor per Juni 2026 atau tumbuh 42,31% sejak awal tahun, menunjukkan semakin luasnya adopsi layanan investasi digital di Indonesia.

Di balik pertumbuhan ini, 54% investor pasar modal Indonesia merupakan Generasi Z, dan hampir 80% investor baru berusia di bawah 30 tahun sebagai generasi yang terbiasa dengan pengalaman digital serba instan.

Lonjakan dan komposisi investor pasar modal ini mendorong perusahaan penyedia investasi digital untuk mempercepat proses onboarding pengguna, salah satunya melalui verifikasi identitas yang mudah dan aman.

Menjawab kebutuhan tersebut, Syailendra Capital, salah satu perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia, menggandeng Privy, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Komdigi, untuk memperkuat proses verifikasi identitas pengguna melalui penerbitan sertifikat elektronik pada salah satu layanan investasinya yaitu aplikasi YO! Inves online reksa dana.

Baca Juga: Fore Capai Pendapatan Rp1 Triliun di Semester Pertama, EBITDA Melonjak 65%

Implementasi ini berhasil memangkas waktu verifikasi menjadi tiga menit per pengguna. Sebab sebelumnya, proses verifikasi Syailendra Capital dilakukan secara manual melalui pencocokan data kependudukan pengguna ke Portal Dukcapil, seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan tanggal lahir, sehingga membutuhkan waktu yang lebih panjang.

Chief Operating Officer (COO) Syailendra Capital Gunanta Afrima, mengatakan percepatan onboarding menjadi kebutuhan strategis di tengah pertumbuhan investor ritel pasar modal yang sangat tinggi. Karena tantangan utama industri investasi digital saat ini bukan hanya menarik investor baru, tetapi memastikan setiap proses mulai dari registrasi hingga berinvestasi berjalan dengan mudah dan aman.

“Bagi kami, proses verifikasi identitas pengguna bukan sekedar tahapan administrasi, namun menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan pengguna sejak interaksi pertama,” katanya, Kamis (6/8/2026).

Terlebih, menurutnya, pertumbuhan investor pasar modal di Indonesia yang didominasi oleh kalangan muda juga perlu diimbangi dengan pengalaman registrasi yang lebih efisien, yang pada akhirnya penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis dalam skala besar.

Baca Juga: Privy Rilis Fitur Digital Identity, Hapus Proses Pendaftaran Berulang

Hal ini dikarenakan pengalaman registrasi memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat keberhasilan onboarding calon pengguna, terutama bagi generasi muda yang terbiasa dengan layanan digital yang cepat dan sederhana.

Gunanta menilai bahwa kolaborasi dengan penyedia digital trust seperti Privy merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kesiapan operasional di tengah pertumbuhan pasar modal Indonesia.

“Kami melihat penguatan infrastruktur identitas digital sebagai investasi jangka panjang. Ketika proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan aman, perusahaan memiliki fundamental yang kuat untuk meningkatkan kapasitas layanan, menjaga kepatuhan, serta menjangkau lebih banyak investor pasar modal secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Co-Founder & CEO Privy Marshall Pribadi mengatakan bahwa layanan investasi digital perlu didukung oleh infrastruktur kepercayaan digital atau digital trust yang kuat, salah satunya melalui proses verifikasi pengguna.

Baca Juga: TINC Demo Day Batch X Sukses Digelar, Dukung Kolaborasi Startup Ciptakan Solusi

“Semakin besar adopsi investasi digital termasuk pasar modal, semakin penting juga untuk memastikan bahwa setiap akun pengguna yang terdaftar betul-betul dapat dipertanggungjawabkan. Terutama di tengah maraknya penyalahgunaan identitas dan pembukaan akun palsu,” ujarnya.

Marshall melanjutkan, kolaborasi bersama Syailendra Capital juga sejalan dengan komitmen Privy dalam membangun ekosistem digital trust di Indonesia di berbagai industri.

Sebagai penyedia digital trust, fokus Privy bukan hanya menyediakan tanda tangan elektronik, tetapi membangun kepercayaan di setiap proses yang terjadi di ruang digital secara end-to-end, mulai dari verifikasi identitas, penerbitan sertifikat elektronik, autentikasi pengguna, hingga verifikasi dokumen digital.

“Pendekatan ini memungkinkan perusahaan di berbagai industri membangun proses bisnis digital yang lebih aman, efisien, dan diskalakan,” katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)