Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Rahmat Jiwandono
Jumat 07 Agustus 2026, 21:34 WIB
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)

Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)

Techverse.asia - Pada ajang Future of Memory and Storage 2026 (FMS 26), Sandisk akan menampilkan bagaimana inovasi teknologi NAND dapat mendukung fase berikutnya dari infrastruktur AI. Seiring dengan semakin besarnya model AI, semakin panjangnya context window, serta berkembangnya aplikasi berbasis agentic AI; permintaan akan kapasitas, bandwidth, dan efisiensi daya turut meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Dalam kondisi tersebut, peran memori dan penyimpanan menjadi semakin penting untuk mengoptimalkan performa AI dan penerapannya dalam skala besar. Sandisk membantu para pelanggan meningkatkan kemampuan inferensi AI melalui teknologi NAND yang lebih mutakhir dan dirancang khusus untuk mengikuti kebutuhan pusat data, lingkungan cloud, dan beban kerja berbasis AI yang terus berkembang.

“Infrastruktur AI kini telah memasuki fase baru di mana kemampuan untuk menyimpan, memindahkan, dan mengakses data secara efisien menjadi sama pentingnya dengan kemampuan komputasi itu sendiri,” kata Khurram Ismail, Chief Product Officer di Sandisk, Jumat (7/8/2026).

Dikatakannya, seiring berkembangnya beban kerja inferensi, pelanggan membutuhkan teknologi memori dan penyimpanan yang dapat memberikan kinerja, kapasitas, dan efisiensi daya yang ideal tanpa menambah kerumitan.

Baca Juga: Sandisk Umumkan SSD Enterprise Berkapasitas Tinggi dengan Teknologi UltraQLC

Berbekal pengalaman beberapa dekade dalam menghadirkan inovasi teknologi flash, Sandisk terus mengembangkan teknologi NAND generasi berikutnya serta teknologi baru seperti HBF, untuk mendorong kemajuan industri ini.

Inovasi teknologi Sandisk berfokus pada beban kerja AI, termasuk data lake cepat, penyimpanan model AI, retrieval-augmented generation (RAG), dan beban kerja KV cache. Pada FMS, Sandisk akan menunjukkan bagaimana teknologi HBF, NAND generasi berikutnya, dan teknologi SSD enterprise menjawab kebutuhan akan kapasitas, kinerja, dan efisiensi daya dari Inferensi AI.

Hal-hal yang menjadi sorotan di FMS 2026 meliputi:

  • BiCS10 QLC NAND: teknologi 3D NAND generasi penerus yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan, kinerja, dan efisiensi daya untuk penyimpanan AI, cloud, dan pusat data;

  • Framework Siklus Data AI: versi terbaru dari framework milik Sandisk untuk memetakan kebutuhan penyimpanan di seluruh tahapan pengembanganAI, mulai dari pengarsipan data mentah dan data lake cepat hingga pelatihan, inferensi, dan tempat penyimpanan konten yang dihasilkan;

  • Teknologi HBF: HBF (High Bandwidth Flash) merupakan sebuah teknologi memori berbasis NAND terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan proses inferensi AI dalam skala besar;

  • SSD Enterprise: Konfigurasi berdaya tahan tinggi untuk beban kerja KV cache, teknologi PCIe Gen 6 masa depan, serta desain E3.S berkapasitas sangat besar yang menjadi mungkin berkat pengurangan penempatan DRAM.

Sandisk akan mengawali partisipasinya di FMS 2026 dengan sesi keynote bertajuk, “NAND: The Versatile & Scalable Foundation of the AI Era,” yang mengkaji bagaimana model AI berkonteks tinggi dan alur kerja berbasis agentic AI membentuk kembali hierarki memori dan penyimpanan data.

Baca Juga: Sandisk dengan Logo Baru akan Segera Tiba

Seiring dengan berkembangnya tantangan infrastruktur AI yang tidak lagi hanya bergantung pada kemampuan komputasi, tetapi juga pada kapasitas memori, bandwidth, efisiensi daya, serta token economy; sesi keynote ini akan mengulas pentingnya optimalisasi di tingkat sistem dan NAND dalam mendukung inferensi AI skala besar.

Sandisk akan turut berpartisipasi dalam sesi panel bertajuk “Breaking the Memory Wall with High Bandwidth Flash,” bersama Google dan SK Hynix yang mendiskusikan pengembangan teknologi, konsep dan ekosistem HBF, serta berbagai upaya yang dibutuhkan untuk mewujudkan pendekatan memori generasi baru agar dapat diterapkan pada infrastruktur AI di dunia nyata.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)