Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Rahmat Jiwandono
Kamis 06 Agustus 2026, 17:17 WIB
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)

Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)

Techverse.asia - Kawasan pesisir Baros yang ada di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini menawarkan daya tarik wisata air baru berupa aktivitas paddle board di aliran Sungai Opak.

Sejak mulai beroperasi pada 27 September 2025, destinasi wisata yang berawal dari tren media sosial ini terus menarik minat pengunjung, khususnya dari Kota Yogyakarta dan luar daerah. Kehadirannya pun turut menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Pengelola Wisata Paddle Board Baros Yusuf Pratama menjelaskan bahwa lokasi Sungai Opak yang berhadapan langsung dengan laut lepas menjadikan faktor cuaca dan kondisi alam sebagai prioritas utama dalam operasional wisata tersebut.

Oleh karena itu, waktu terbaik untuk menikmati aktivitas paddle board adalah pada pagi hari, mulai pukul 05.30 WIB hingga maksimal pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Peringati Hari Jadi ke-15 Tahun, Tiket.com Selenggarakan Kampanye Ourversary

“Waktu terbaik adalah saat air masih tenang. Pukul 09.00 WIB kegiatan harus sudah selesai karena angin laut mulai kencang yang memicu arus sungai menjadi deras. Ini murni demi keamanan wisatawan,” papar Yusuf.

Yusuf menyatakan, aktivitas paddle board di Sungai Opak dirancang agar ramah bagi pemula sekaligus menjadi alternatif olahraga selancar di perairan yang lebih tenang. Sebelum turun ke sungai, setiap pengunjung wajib mengikuti pengarahan yang mencakup teknik mendayung, cara menjaga keseimbangan, serta prosedur keselamatan dasar.

“Selain itu, setiap pengunjung juga dibekali dengan jaket pelampung,” katanya.

Lebih lanjut, dia menamabhakn bahwa untuk menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan pengunjung, pengelola menerapkan sistem reservasi secara ketat. Saat ini, tersedia enam unit paddle board. Dalam sehari, operasional dibatasi maksimal tiga perjalanan atau trip, dengan rata-rata jumlah pengunjung mencapai enam hingga sepuluh orang per hari.

Baca Juga: Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Keberadaan wisata paddle board tidak hanya memperkaya pilihan rekreasi di Bumi Projotamansari, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Setelah konten promosinya viral dan wisata mulai dibuka untuk umum, Yusuf turut melibatkan para pemuda setempat sebagai pemandu dan kru wisata.

Ke depan, Yusuf berencana menjalin kerja sama yang lebih luas dan strategis dengan komunitas pemuda Baros. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata Sungai Opak secara berkelanjutan sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat setempat.

Sebagai informasi, paddle board adalah papan apung berukuran besar yang dirancang khusus agar seseorang bisa berdiri di atasnya sambil menggunakan dayung panjang untuk mendorong diri di permukaan air.

Berbeda dengan selancar biasa yang mengandalkan ombak, olahraga ini bisa dilakukan di air yang tenang seperti danau, laguna, sungai yang mengalir pelan, hingga laut dengan ombak kecil.

Baca Juga: Kenali Proses Pembuatan Camilan Tradisional Tape Singkong Khas Watugedug Bantul

Penggunanya berdiri tegak di atas papan, memegang dayung dengan kedua tangan, lalu mengayuh secara bergantian ke kiri dan kanan untuk bergerak maju. Sejarahnya, praktik serupa sudah lama dikenal di Hawaii dan Polinesia sebagai cara tradisional untuk bepergian di air.

Namun versi modernnya mulai berkembang pesat sejak awal tahun 2000-an dan kini menjadi olahraga rekreasi sekaligus kebugaran yang digemari di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Papan paddle board biasanya terbuat dari bahan ringan seperti epoxy, fiberglass, atau versi inflatable yang bisa digembungkan sehingga mudah dibawa dan disimpan.

Keunggulan utama paddle board terletak pada manfaatnya yang menyeluruh. Aktivitas ini melatih keseimbangan, kekuatan inti tubuh, otot lengan, kaki, serta daya tahan kardiovaskular. Selain itu, berdiri di atas air sambil mengayuh memberikan pengalaman menenangkan yang mendekatkan diri dengan alam.

Banyak orang menggunakannya untuk bersantai, menikmati pemandangan, atau bahkan melakukan yoga di atas papan yang disebut paddle board yoga.

Baca Juga: Wisata ke Yogyakarta? Mampir ke Sleman, Cicipi Jadah Tempe di Omah Jadah Kaliurang

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive14 Agustus 2026, 13:37 WIB

Debut Pertama di Luar Pasar China, Chery Tiggo V Hadir di Indonesia

Mobil ini dirancang untuk menjawab karakter mobilitas masyarakat Indonesia yang membutuhkan kendaraan tangguh, lapang, nyaman, efisien, dan fleksibel.
Chery Tiggo V. (Sumber: null)
Techno14 Agustus 2026, 13:34 WIB

Google Luncurkan Pelacak Pertamanya: Pixel Tag, Begini Spek dan Harganya

Tag pelacak pertama dari Google hadir untuk membantu Anda memantau keberadaan barang-barang terpenting Anda.
Google Pixel Tag. (Sumber: Google)
Travel14 Agustus 2026, 10:56 WIB

Promosi Destinasi di Indonesia, Otoritas Vietnam Resmi Gandeng VFS Global

Sebanyak 200 ribu wisatawan Indonesia mengunjungi Vietnam sepanjang 2025.
Salah satu sisi kota Hanoi, Vietnam (Sumber: Vietnam.Travel)
Techno14 Agustus 2026, 10:56 WIB

Fitur-fitur Baru pada Google Pixel Buds Pro 2, Ada Warna Olive

Earbud ini dijual seharga Rp4 jutaan.
Pixel Buds Pro 2 dalam warna Olive. (Sumber: Google)
Lifestyle14 Agustus 2026, 10:00 WIB

Crunchyroll Hadirkan Beragam Judul di Anime Festival Asia Indonesia 2026

Diselenggarakan pada 15–16 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City Hall, Tangerang, Banten.
Adegan kafe yang ikonik dari Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc. (Sumber: Crunchyroll)
Techno14 Agustus 2026, 09:57 WIB

Google Pixel Watch 5 Dibekali Gemini dan Health Guardian

Jam tangan pintar ini juga memiliki edisi khusus pebasket Stephen Curry.
Google Pixel Watch 5. (Sumber: Google)
Automotive13 Agustus 2026, 15:07 WIB

IMX 2026 Buka Penjualan Tiket Extended Presale 3, Jangan Sampai Kehabisan

Extended Presale 3 Jadi Kesempatan Terakhir Membeli Tiket IMX 2026 “Next Gen Culture”.
Extended Presale 3. (Sumber: IMX)
Automotive13 Agustus 2026, 15:05 WIB

New Daihatsu Sigra Mendapat Penyegaran Menyeluruh, Ini Harga dan Speknya

Daihatsu Hadirkan New Sigra yang Tampil Modern dan Sporty di GIIAS 2026.
New Daihatsu Sigra. (Sumber: null)
Automotive13 Agustus 2026, 13:03 WIB

Chery Q Resmi Mengaspal di Indonesia, Ada Model Pure dan Rizz

Cek lebih lanjut tentang harga dan spesifikasi mobil listrik berukuran kompak ini.
Chery Q resmi diniagakan di Indonesia. (Sumber: ist)
Automotive13 Agustus 2026, 12:50 WIB

Hongqi E-HS9 Ramaikan Segmen SUV Listrik di Indonesia

Hongqi Memulai Perjalanan di Indonesia, Menghadirkan Sebuah Nama yang Dibentuk oleh Sejarah.
Hongqi E-HS9 resmi meluncur di Indonesia. (Sumber: dok hongqi)