Inovatif, Mie Lethek Khas Bantul Kini Tersedia dalam Bentuk Kemasan

Rahmat Jiwandono
Selasa 14 Juli 2026, 21:09 WIB
Mie lethek Yu Murti dalam kemasan plastik. (Sumber: istimewa)

Mie lethek Yu Murti dalam kemasan plastik. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Mie lethek, merupakan salah satu warisan kuliner dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menjadi salah satu warisan budaya tak benda, produsen mie lethek banyak dijumpai di wilayah Kapanewon Srandakan, terutama di Kelurahan Trimurti.

Selain dijual mentah, kuliner mie lethek juga menjamur di wilayah Bantul. Dimasak dengan cara direbus ataupun digoreng, mie lethek memiliki cita rasa gurih yang khas, berpadu dengan tekstur yang kenyal, menjadi daya tarik tersendiri di lidah para penggemarnya. 

Bermula dari keinginan agar mie lethek dapat dinikmati hingga ke berbagai daerah, Desa Preneur Trimurti, yang diketuai oleh Sulastri mulai melakukan inovasi dengan mengemas mie lethek kemasan eceran siap masak.

Dikemas menarik dengan berbagai varian rasa, mie lethek ini sudah dipasarkan melalui marketplace dan beberapa gerai oleh-oleh di wilayah Yogyakarta. Sulastri mengisahkan pada awal produksinya di tahun 2024, mereka mengalami kendala dalam pemasaran. Beberapa toko pun menolak karena belum mengenal produk mie lethek instan ini.

Baca Juga: Crunchyroll Games x TMS Rilis Bananya Buddies, Diangkat dari Anime

“Pada awal produksi, kita sempat ditolak saat menawarkan produk kami di beberapa toko, mungkin karena mereka belum kenal dengan mie lethek instan ini. Namun kami terus mencoba dan pantang menyerah, sehingga saat ini produk kita sudah dipasarkan di 50 toko oleh-oleh di wilayah Yogyakarta,” ungkap Sulastri. 

Mie lethek Yu Murti dipasarkan dengan harga mulai Rp15.000 hingga Rp17.000, tergantung dengan varian rasanya. Setiap harinya dapat memproduksi 100 sampai 200 bungkus, dan akan meningkat saat musim liburan.

Mie Lethek Yu Murti saat ini masih mengambil bahan baku mie lethek dari produsen di Padukukan Bendo, dan mengemasnya kembali dengan menambahkan bumbu dengan berbagai varian meliputi mie goreng, mie rebus original, mie rebus rasa soto, mie rebus rasa kari, dan mie rebus plencing.

Mie Lethek Yu Murti ini tidak menggunakan bahan pengawet, namun masa simpannya bisa mencapai enam hingga sepuluh bulan. Selain memproduksi Mie Lethek Yu Murti, Preneur Trimurti juga memproduksi air kelapa kemasan Pasti Coco. Air kelapa ini didapatkan dari produsen wingko babat yang banyak tersebar di sekitar Kalurahan Trimurti.

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Pasti coco merupakan air kelapa asli yang diberi perasa alami dari gula dan jeruk nipis. Namun produksi air kelapa kemasan ini masih menyesuaikan dengan pesanan karena masa simpannya hanya beberapa hari saja.

Untuk diketahui, Mie Lethek sudah eksis sejak 1920 silam yang terbuat dari bahan alami seperti singkong tanpa pengawet atau pun pemutih. Nama 'lethek' sendiri dalam bahasa Jawa berarti kotor, mengacu pada warna mi yang kecokelatan dan enggak putih bersih sebab diproduksi secara alami dari tepung gaplek alias singkong kering serta tapioka.

Mi ini pertama kali digagas oleh seorang imigran asal Yaman Timur bernama Umar di era kolonial tahun 1920an. Ketertarikan pendiri pabrik mie lethek pertama ini berangkat dari keprihatinan saat melihat kebutuhan rakyat akan pangan yang tinggi.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Kuliner Halal dan Spot Seru di Pulau Selatan Selandia Baru

Akhirnya ia mendirikan pabrik yang berbentuk rumah dari kayu jati. Pabrik ini terus diturunkan dan memicu dibangunnya pabrik mie lethek lainnya. Pabrik pertamanya terletak di Dusun Bendo, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul.

Proses pembuatan mie ini dimulai dari nyelender, yaitu pencampuran tepung tapioka dan gaplek, kemudian adonan akan digiling di atas lumpang besar dengan diameter sekitar 2 meter. Adonan akan digiling dengan batu besar yang digerakkan oleh tenaga sapi dan diatur oleh beberapa orang yang mengontrol proses. Para pekerja pabrik mie lethek menyebut proses ini sebagai nyelender karena menggunakan batu yang berbentuk silinder.

Setelah melewati proses nyelender, adonan mie akan dimasak dalam oven kayu bakar, kemudian digiling Kembali. Setelahh itu, adonan akan melewati proses “ngebi”, yaitu proses mencetak dan memotong adonan yang sudah diolah. Setelah dicetak dan dipotong, mie akan dijemur di bawah sinar matahari (dikeringkan). Setelahnya, barulah mie dapat dikemas dan dijual.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive14 Agustus 2026, 13:37 WIB

Debut Pertama di Luar Pasar China, Chery Tiggo V Hadir di Indonesia

Mobil ini dirancang untuk menjawab karakter mobilitas masyarakat Indonesia yang membutuhkan kendaraan tangguh, lapang, nyaman, efisien, dan fleksibel.
Chery Tiggo V. (Sumber: null)
Techno14 Agustus 2026, 13:34 WIB

Google Luncurkan Pelacak Pertamanya: Pixel Tag, Begini Spek dan Harganya

Tag pelacak pertama dari Google hadir untuk membantu Anda memantau keberadaan barang-barang terpenting Anda.
Google Pixel Tag. (Sumber: Google)
Travel14 Agustus 2026, 10:56 WIB

Promosi Destinasi di Indonesia, Otoritas Vietnam Resmi Gandeng VFS Global

Sebanyak 200 ribu wisatawan Indonesia mengunjungi Vietnam sepanjang 2025.
Salah satu sisi kota Hanoi, Vietnam (Sumber: Vietnam.Travel)
Techno14 Agustus 2026, 10:56 WIB

Fitur-fitur Baru pada Google Pixel Buds Pro 2, Ada Warna Olive

Earbud ini dijual seharga Rp4 jutaan.
Pixel Buds Pro 2 dalam warna Olive. (Sumber: Google)
Lifestyle14 Agustus 2026, 10:00 WIB

Crunchyroll Hadirkan Beragam Judul di Anime Festival Asia Indonesia 2026

Diselenggarakan pada 15–16 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City Hall, Tangerang, Banten.
Adegan kafe yang ikonik dari Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc. (Sumber: Crunchyroll)
Techno14 Agustus 2026, 09:57 WIB

Google Pixel Watch 5 Dibekali Gemini dan Health Guardian

Jam tangan pintar ini juga memiliki edisi khusus pebasket Stephen Curry.
Google Pixel Watch 5. (Sumber: Google)
Automotive13 Agustus 2026, 15:07 WIB

IMX 2026 Buka Penjualan Tiket Extended Presale 3, Jangan Sampai Kehabisan

Extended Presale 3 Jadi Kesempatan Terakhir Membeli Tiket IMX 2026 “Next Gen Culture”.
Extended Presale 3. (Sumber: IMX)
Automotive13 Agustus 2026, 15:05 WIB

New Daihatsu Sigra Mendapat Penyegaran Menyeluruh, Ini Harga dan Speknya

Daihatsu Hadirkan New Sigra yang Tampil Modern dan Sporty di GIIAS 2026.
New Daihatsu Sigra. (Sumber: null)
Automotive13 Agustus 2026, 13:03 WIB

Chery Q Resmi Mengaspal di Indonesia, Ada Model Pure dan Rizz

Cek lebih lanjut tentang harga dan spesifikasi mobil listrik berukuran kompak ini.
Chery Q resmi diniagakan di Indonesia. (Sumber: ist)
Automotive13 Agustus 2026, 12:50 WIB

Hongqi E-HS9 Ramaikan Segmen SUV Listrik di Indonesia

Hongqi Memulai Perjalanan di Indonesia, Menghadirkan Sebuah Nama yang Dibentuk oleh Sejarah.
Hongqi E-HS9 resmi meluncur di Indonesia. (Sumber: dok hongqi)