Yogyakarta Gamelan Festival 2025 Pertama Kali Digelar di Taman Budaya Embung Giwangan

Rahmat Jiwandono
Kamis 24 Juli 2025, 14:04 WIB
Yogyakarta Gamelan Festival 2025 dilaksanakan di Taman Budaya Embung Giwangan, Kota Jogja. (Sumber: istimewa)

Yogyakarta Gamelan Festival 2025 dilaksanakan di Taman Budaya Embung Giwangan, Kota Jogja. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Yogyakarta Gamelan Festival (YGF), gelaran gamelan paling bergengsi di Indonesia, yang ke-30 tahun ini telah resmi dibuka sejak Senin (21/7/2025) kemarin di Taman Budaya Embung Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Perhelatan ini telah dibuka dengan pertunjukan Gaung Gamelan yang melibatkan setidaknya lebih dari 400 wiyogo atau penabuh gamelan dari 16 kelompok karawitan, termasuk dari 10 Desa Budaya hasil binaan Dinas Kebudayaan DIY serta komunitas seperti Gayam16 dan AKNSB.

Baca Juga: Desa Wisata Wukirsari Raih Predikat Best Tourism Village oleh UN Tourism 2024

Selain itu, tiga repertoar turut dibawakan secara kolosal, yaitu Ladrang Prosesi karya mendiang Sapto Raharjo, Ladrang Wirongrang, dan Mars YeGeEf, sebagai penanda dibukanya YGF 2025 yang sudah menjadi wadah ekspresi budaya Yogyakarta selama tiga dekade.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi menyampaikan, YGF enggak cuma sekadar festival musik tradisional, melainkan perayaan budaya yang menyatukan pelaku seni, penikmat, sampai generasi muda dalam satu harmoni yang kreatif.

"Yogyakarta Gamelan Festival telah menjadi denyut nadi bagi pelestarian budaya sejak tahun 1995 silam. Dan kini, ia bukan sekadar ruang nostalgia, namun juga medan kreasi bagi generasi baru. Gamelan bukan sekadar pusaka, tapi masa depan," ungkapnya.

Baca Juga: Kementerian Pariwisata Perkenalkan Event By Indonesia: Akun Resmi Penyedia Informasi Event

Dia menandaskan bahwa instrumen gamelan adalah media ekspresi yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Gamelan merupakan wujud harmoni, spiritualitas, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat Jawa yang harus tetap dijaga, dipelajari, dan dimaknai dalam kehidupan modern masa kini.

YGF tahun ini mengusung tema 'Festival Musik, Seni, dan Anak Muda dengan Spirit Gamelan' dan diinisiasi oleh komunitas Gayam16, didukung Kementerian Pendidikan, Kebudayaa, Riset, dan Teknologi serta Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogyakarta.

"Festival tahun ini menjadi ruang pertemuan antar generasi, ajang kolaborasi kreatif, dan laboratorium artistik yang memadukan seni rupa, budaya rakyat, dan teknologi," paparnya.

Direktur Festival Ishari Sahida atau biasa disapa Ari Wulu mengatakan, YGF 2025 sebagai wajah baru gamelan yang tak lagi terbatas pada panggung tradisi. Gamelan sekarang hadir di ruang digital, video mapping, sampai kolaborasi musik kontemporer.

Baca Juga: 5 Karya Asal Kabupaten Bantul Masuk dalam Warisan Budaya Takbenda

"YGM adalah ruang terbuka guna mengekspresikan kreativitas lewat gamelan, baik yang eksperimental maupun tradisional," terang dia.

Putra dari mendiang Sapto Raharjo ini menyebutkan bahwa peringatan 30 tahun Yogyakarta Gamelan Festival menandai 25 tahun perjalanan Komunitas Gayam16 sebagai motor penggerak festival tersebut.

Selama sepekan yakni 21-27 Juli 2025, Yogyakarta Gamelan Festival menghadirkan beberapa program unggulan seperti video mapping 15 visual 15 Gending di Graha Budaya, Konser Aku Anak Muda Main Musik Sekali Itu, Instalasi Seni dan Komunitas Tempuyungan Kabupaten Gunungkidul, Pasar dan Panggung Cokekan, Kongres Gamelan, Panggung Slenthem, dan Lokakarya Gamelan Tanpa Tembok.

Baca Juga: Festival Lembah Baliem, Begini Kisah di Baliknya

Tak berhenti di situ, festival YGF ini juga turut dimeriahkan oleh kolaborasi lintas disiplin seperti instalasi dari Jompet Kuswidananto, kolaborasi teknik elektro UGM, dan pertunjukan dari seniman nasional dan internasional.

Itu di antaranya: Paseduluran Nandur Banyu (Gunungkidul), Guangxi Arts University (Tiongkok), Gondrong Gunarto & Friends (Solo), Andrew Timar (Kanada), Kadapat (Bali), Letto x KiaiKanjeng, Artaxiad Gamelan Syndicate (Solo), dan Gangsadewa Ethnic Ensemble (Yogyakarta).

Untuk pertama kalinya, YGF diselenggarakan di Taman Budaya Embung Giwangan, kawasan budaya sekaligus ruang konservasi yang baru diresmikan Mei 2025 oleh Pemda DIY. Dengan fasilitas yang representatif dan atmosfer terbuka, kawasan ini diharapkan menjadi pusat kegiatan seni-budaya DIY masa depan.

Baca Juga: Eskavasi Situs Keputren, Dinas Kebudayaan DIY Temukan Artefak Wadah Air Peninggalan Majapahit

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)