Acer Swift Go 14: Laptop Bertenaga Intel AI Boost

Acer Swift Go 14. (Sumber: Acer)

Techverse.asia - Acer meluncurkan model baru Acer Swift Go 14 yang mendukung Artificial Intelligence (AI) dan ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra yang dilengkapi unit pemrosesan grafis (GPU) Intel Arc dan Intel AI Boost, unit pemrosesan saraf (NPU) terintegrasi barunya, untuk menghadirkan kinerja komputasi yang efisien sebesar beban kerja AI dan pengalaman mendalam di laptop tipis dan ringan.

Pelajar, profesional, dan konten kreator dapat memanfaatkan serangkaian fitur AI Swift Go 14 seperti Acer PurifiedVoice dan Acer PurifiedView untuk konferensi video dan alat penyesuaian pada laptop OLED. Menyelesaikan tugas dan alur kerja juga menjadi lebih mudah di laptop Swift dengan Microsoft Copilot di Windows 11.

Acer Swift Go 14 ditanamkan prosesor Intel Core Ultra 7 155H baru dan diverifikasi sebagai laptop platform Intel Evo Edition, sehingga laptop ini sudah memenuhi persyaratan dan fitur kinerja yang ditingkatkan seperti pengaktifan instan, pengisian daya cepat, dan masa pakai baterai yang lebih lama hingga 12,5 jam.

Prosesor Intel Ultra Core Seri H tersebut juga dilengkapi dengan Intel AI Boost yang bertindak sebagai mesin AI khusus dan GPU Intel Arc bawaan, memberikan kinerja optimal, pengalaman imersif untuk bermain gim atau pembuatan konten, dan membuka banyak sumber daya bertenaga AI dengan efisiensi tenaga.

Baca Juga: Huawei Akan Hadirkan Laptop MateBook D16 dan Tablet MatePad Pro Awal 2024

Dengan Intel Unison, PC Windows 11 juga dapat dipasangkan dengan perangkat Android atau iOS untuk menciptakan pengalaman terintegrasi yang mulus untuk transfer file, panggilan, perpesanan, dan manajemen perangkat dalam satu layar. ​

Streaming atau konferensi video pada webcam 1440 piksel Quality High Definition (QHD), Swift Go 14 lebih responsif dan membutuhkan lebih sedikit daya dari perangkat dengan teknologi yang didukung AI.

Acer Swift Go 14

Teknologi Acer PurifiedVoice untuk menghilangkan kebisingan latar belakang yang tidak diinginkan dan Acer PurifiedView untuk menampilkan tampilan terbaik di layar, memungkinkan keburaman latar belakang, pembingkaian otomatis, dan koreksi pandangan.

Ketika penggunaan kamera atau mikrofon laptop terdeteksi, fitur Acer QuickPanel baru akan muncul secara otomatis untuk memungkinkan konfigurasi solusi konferensi video yang cepat dan mudah.

Baca Juga: AdMedika dan KlikDokter Jalin Kolaborasi Bangun Layanan Telemedisin Tanpa Uang Tunai

Selain itu, Acer AlterView baru menggunakan peta kedalaman yang dihasilkan AI untuk mengubah gambar dua dimensi (2D) menjadi wallpaper animasi dengan efek tiga dimensi (3D) yang dapat dilihat dari berbagai sudut.

Port konektivitas penting Swift Go 14, termasuk dua USB Type-C, HDMI 2.1, dan slot MicroSD juga hadir, sementara Intel Wi-Fi 6E dan Intel Bluetooth LE Audio menghadirkan jaringan nirkabel dan koneksi audio berkualitas tinggi.

Desainnya yang ramping, ringan, tapi bertenaga, Acer Swift Go 14 adalah laptop ideal untuk pengguna dinamis yang selalu bergerak dan mencari keserbagunaan dari perangkat mereka. Sasis aluminium berbobot 1,32 kilogram (kg) dan setipis 14,9 milimeter (mm), sehingga mudah dibawa dalam tas atau dengan tangan.

Fitur menarik lainnya yaitu Touchpad OceanGlass yang ramah lingkungan, terbuat dari plastik daur ulang yang dibuang ke laut, telah diperluas lebih dari 44 persen dibandingkan generasi sebelumnya, memungkinkan pengguna menikmati ruang permukaan gulir yang lebih besar.

Baca Juga: Apple Kini Menjual Casing USB-C AirPods Pro Secara Terpisah

Di samping itu, saat menonton film atau membuat proyek di laptop 14 inci, pengguna akan disuguhi gambar dan warna yang hidup berkat opsi tampilan panel OLED beresolusi hingga 2,8K (2880×1800) dengan 100% DCI-P3, VESA Display HDR True Sertifikasi Black 500, dan kecepatan refresh 90 Hz.

Laptop OLED ini juga menawarkan opsi tampilan WUXGA (1920x1200) dengan kemampuan layar sentuh bagi mereka yang lebih suka mengetuk dan menggeser sambil menggulir atau bekerja. Acer Swift Go 14 akan tersedia di Amerika Utara pada Januari 2024, mulai dari US$800 atau sekitar Rp12,4 juta, dan di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika pada Desember ini, mulai dari 1200 Euro atau sekitar Rp20 jutaan.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI