Techverse.asia - Saat gelombang panas mengganggu rutinitas harian di seluruh Amerika Utara dan Eropa, orang-orang mencari solusi pendinginan yang berfungsi di luar ruang dalam ruangan — untuk perjalanan, acara luar ruangan, perjalanan, dan pekerjaan di suhu tinggi.
Di lingkungan yang panas, lembap, atau berventilasi buruk, aliran udara saja mungkin hanya memberikan sedikit bantuan, sehingga menciptakan permintaan akan pilihan pendinginan portabel yang lebih efektif.
Baca Juga: Fujifilm Rilis QuickSnap Black and White serta QuickSnap Active, Ini Harganya
Aecooly baru-baru ini meluncurkan seri kipas kabut pendingin Cold Air sebagai respons terhadap kebutuhan yang semakin meningkat ini. Diposisikan sebagai kategori baru perangkat pendingin pribadi, seri ini menggabungkan kabut pendingin ultra-halus bertekanan tinggi dengan aliran udara yang kuat untuk memberikan bantuan efektif di lingkungan yang panas dan lembap di mana kipas genggam tradisional tidak cukup efektif.
Kipas genggam tradisional tetap berguna di iklim yang sejuk dan lingkungan sehari-hari. Tetapi keterbatasannya menjadi jelas ketika udara di sekitarnya sudah panas, lembap, atau diam.
Di festival luar ruangan yang ramai, pertandingan bola di bawah sinar matahari langsung, atau jalan kota tanpa angin, kipas mungkin hanya menggerakkan udara tanpa benar-benar membuat penggunanya merasa lebih sejuk.
Baca Juga: Mengenal Batik Valiri Khas Sigi Sulawesi Selatan
Itu karena dalam kondisi panas dan lembap, lapisan tipis udara hangat dan lembap menempel pada kulit, memerangkap panas. Aliran udara yang lemah tidak dapat menembusnya — itulah sebabnya, ketika udara itu sendiri hangat, menggerakkannya tidak membantu.
Aecooly merancang Cold Air untuk melampaui batas kipas genggam biasa. Dengan menggabungkan kabut pendingin pneumatik bertekanan tinggi dengan aliran udara yang kuat, produk ini dirancang untuk mempercepat pertukaran panas dan pendinginan evaporatif di permukaan kulit.
Menurut pengujian internal Aecooly, Sistem Pendingin Pribadi Cold Air Ultra dapat mengurangi suhu permukaan hingga 10 derajat Celcius dalam 10 detik, memberikan pengalaman pendinginan portabel yang lebih mendekati sensasi aliran udara ber-AC. Cold Air tidak dirancang untuk menciptakan efek pendinginan dengan menambahkan lebih banyak air.
Baca Juga: Billkin Jadi Bintang Iklan Kipas Angin Jisulife di Thailand
Tidak seperti beberapa produk kabut portabel yang mengandalkan getaran ultrasonik, seri Cold Air menggunakan aliran udara bertekanan tinggi untuk mengubah air menjadi kabut pendingin yang lebih halus, membantu air bercampur lebih merata dengan aliran udara daripada mengendap di kulit sebagai tetesan yang lebih besar.
Saat kabut halus menguap, ia membantu membawa panas menjauh dari kulit, menciptakan sensasi pendinginan yang terasa lebih ringan dan menyegarkan. Inilah perbedaan utama yang ingin diatasi Aecooly: Cold Air bukan tentang menambahkan kelembapan, tetapi tentang membantu kelembapan berperan lebih efektif dalam proses pendinginan melalui kombinasi kabut dan aliran udara.
Seri Cold Air dirancang untuk festival musik musim panas, antrean panjang di luar ruangan, acara olahraga terbuka, tribun luar ruangan selama Piala Dunia, perjalanan di kota, dan pekerjaan di luar ruangan dengan suhu tinggi.
Baca Juga: Omoway Menyelesaikan Putaran Pendanaan A dan A Plus
Di lingkungan ini, pengguna tidak hanya membutuhkan hembusan angin tambahan di hari yang nyaman. Mereka membutuhkan perangkat portabel yang dapat memberikan pendinginan nyata ketika udara lembap, aliran udara alami terbatas, dan kipas angin biasa tidak lagi cukup.
Seri Aecooly Cold Air tersedia secara global. Baik Cold Air maupun Cold Air Ultra masing-masing berharga US$40 atau sekitar Rp750 ribuan dan US$80 atau setara dengan Rp1,4 jutaan.