Techverse.asia - Youtube telah resmi meluncurkan serangkaian perubahan pada Shorts, termasuk metode baru yang memungkinkan pengguna untuk mempersingkat durasi video pendek, penghapusan dislike, mode layar bersih, dan pemutaran dengan kecepatan ganda.
Youtube sendiri telah mulai menyembunyikan jumlah dislike beberapa tahun yang lalu, tetapi sekarang telah menghapus tombol tersebut sepenuhnya di Shorts.
"Sebagai gantinya, kami akan mengandalkan kontrol yang lebih tepat, 'Tidak Tertarik' dan 'Jangan rekomendasikan saluran ini,' untuk menyesuaikan feed (umpan) kamu dengan lebih akurat dan menyajikan konten yang akan kamu sukai," kata tim tersebut dalam sebuah postingan blog dilihat Techverse.asia.
Baca Juga: Amazfit Helio Strap Pro: Membawa Kecerdasan Pergerakan yang Dipakai di Tubuh ke Hyrox
Demikian pula, alih-alih mengklik tombol jempol jika mereka menyukai video, pengguna sekarang akan memiliki akses ke emoji hati.
Youtube juga memperkenalkan mode Clear Screen baru, yang dirancang untuk sementara menyembunyikan semua ikon dan teks dari tampilan pemutaran pengguna, memberi pengguna tampilan konten yang bersih tanpa gangguan yang mengambang.
Youtube mengatakan bahwa antarmuka terkadang terasa seperti 'noda di kaca depan' sehingga kamu sekarang memiliki opsi untuk mematikannya sepenuhnya di menu pengaturan tiga titik.
Dengan demikian, Shorts menjadi lebih mirip TikTok, yang telah memiliki fitur serupa bernama clear mode selama bertahun-tahun - fitur yang juga menghapus teks, ikon, dan nama pengguna dari layar mereka.
Baca Juga: Harga Langganan Youtube Premium dan Music Jadi Lebih Mahal, Berapa?
Platform milik Google ini turut mengumumkan bahwa Shorts kini hadir dengan pengaturan yang memungkinkan pengguna untuk menggandakan kecepatan pemutaran. Kamu dapat mempercepat video dengan menekan dan menahan tepi layar dan mengangkat jarimu saat ingin kembali ke kecepatan normal.
Kamu pun dapat mengunci kecepatan pada dua kali lipat dengan menekan pemutar dan menggeser ke bawah. Perubahan lainnya memungkinkan kamu untuk membisukan suara dengan mengetuk video dan memilih tombol “bisukan”.
Tujuan membuat pengalaman yang sudah singkat menjadi lebih singkat adalah untuk memungkinkan pengguna menyerap informasi lebih cepat atau menemukan bagian favorit mereka lebih cepat. Youtube menyebutnya sebagai 'fitur yang paling banyak diminta' untuk Shorts.
Baca Juga: Perangi Spam, Youtube Bakal Matikan Link di Shorts
Semua perubahan ini telah dilakukan untuk menciptakan pengalaman Shorts yang lebih intuitif lagi. Pengaturan baru ini sekarang diluncurkan di sebagian besar wilayah, tetapi mungkin akan diluncurkan secara bertahap ke beberapa negara lainnya.
Untuk diketahui, fitur Youtube Shorts baru diluncurkan enam tahun yang lalu tetapi sejak itu telah menjadi raksasa dengan 200 miliar penayangan harian pada tahun lalu, hampir sama dengan pesaingnya yakni Instagram Reels.
Sementara itu, sebuah laporan awal tahun ini menunjukkan bahwa Shorts semakin banyak ditonton di layar TV pemirsa dan sebanyak dua miliar jam konten tersebut dikonsumsi setiap bulannya.
Adapun pembaruan terakhir yang dihadirkan oleh Google ke Shorts tepat satu tahun yang lalu, yang mana memberi kreator Shorts akses ke fitur-fitur AI generatif baru, termasuk alat AI gambar-ke-video dan efek AI baru.
Baca Juga: Enggak Mau Kalah dengan TikTok, Youtube Shorts Mendapatkan Alat Kreasi Baru
Fitur gambar-ke-video memungkinkan pengguna mengubah gambar dari rol kamera mereka menjadi video berdurasi enam detik. Pengguna akan melihat pilihan saran yang relevan dengan foto yang mereka unggah.
Youtube mengatakan bahwa fitur ini dapat digunakan untuk menambahkan gerakan pada foto lanskap, menganimasikan foto sehari-hari, atau menghidupkan foto grup. Alat ini didukung oleh Veo 2. Google Veo 2 juga mendukung alat efek generatif baru untuk video berdurasi pendek.
Mereka juga menggunakan tanda air SynthID dan label transparan untuk menunjukkan bahwa kreasi ini dihasilkan dengan AI pada konten yang dihasilkan di Shorts.
Baca Juga: TikTok Pro Events: Aplikasi Mandiri Khusus untuk Piala Dunia 2026