Menabung Tak Harus Nominal Besar, Pakar: Perlu Bangun Disiplin Finansial

Rahmat Jiwandono
Senin 06 Juli 2026, 16:19 WIB
Ilustrasi menabung uang (Sumber: freepik)

Ilustrasi menabung uang (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Membangun kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan nominal uang yang besar. Tapi hal yang terpenting adalah konsisten dalam menyisihkan sebagian pendapatan agar tujuan keuangan jangka panjang dapat tercapai.

Seiring dengan berkembangnya teknologi digital, masyarakat saat ini juga semakin dimudahkan melalui berbagai layanan keuangan yang membantu membangun kebiasaan tersebut.

Baca Juga: Beri 4 Hadiah Ini Kepada Orang Terkasih Untuk Merayakan Tahun Baru, Bisa Mulai Menabung Sejak Sekarang

Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Satria Utama menegaskan bahwa salah satu prinsip utama dalam perencanaan keuangan adalah menempatkan tabungan sebagai prioritas, bukan sekadar menyisakan uang di akhir bulan.

“Salah satu prinsip penting dalam perencanaan keuangan adalah menjadikan tabungan sebagai prioritas sejak menerima pendapatan. Setelah itu baru digunakan untuk kebutuhan konsumsi,” katanya belum lama ini kami kutip, Senin (6/7/2026).

Menurut Satria, selama ini yang sering terjadi justru pendapatan dihabiskan lebih dahulu, lalu kalau masih ada sisa baru ditabung. Akibatnya, upaya untuk menabung hanya menjadi niat yang sulit untuk diwujudkan.

Baca Juga: ASICS Blazeblast: Sepatu Lari Lintas Alam Seharga Rp3 Jutaan

Dia menyampaikan perkembangan layanan perbankan digital dapat membantu masyarakat membangun disiplin finansial. Berbagai fitur, seperti autodebet, tabungan rutin, hingga pengelompokan dana melalui aplikasi perbankan, memungkinkan seseorang menyisihkan uang secara otomatis setiap kali menerima penghasilan.

“Sekarang mobile banking bukan hanya untuk transaksi. Banyak layanan yang membantu mengelola keuangan, misalnya tabungan rutin melalui autodebet atau fitur pemisahan dana ke beberapa pos kebutuhan. Jadi, setiap menerima pendapatan, sebagian dana bisa langsung disisihkan untuk masa depan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Selain memanfaatkan teknologi, ia menekankan bahwa konsistensi merupakan faktor terpenting dalam membangun kebiasaan menabung. Masyarakat tidak perlu menunggu memiliki pendapatan besar karena kebiasaan finansial justru terbentuk dari rutinitas menyisihkan uang secara berkala.

Satria juga mengingatkan akan pentingnya menetapkan tujuan keuangan yang jelas agar motivasi menabung tetap terjaga. Dengan target yang terukur, seseorang akan lebih mudah mempertahankan konsistensi dalam menyisihkan pendapatan untuk kebutuhan masa depan.

Baca Juga: Nikmati Kemudahan Transaksi Sehari-Hari, Pakai GoPay Tabungan Syariah by Jago

Menurutnya, manfaat lain dari menabung sejak dini adalah efek compounding, yakni pertumbuhan nilai dana yang berasal dari hasil pengembangan investasi atau tabungan yang terus bertambah seiring waktu.

Ia mencontohkan, seseorang yang menabung atau berinvestasi sebesar Rp500 ribu setiap bulannya dengan rata-rata imbal hasil delapan persen per tahun berpotensi mengumpulkan sekitar Rp91 juta dalam 10 tahun, meskipun total dana yang disetorkan hanya Rp60 juta.

“Yang membuat nilainya bertambah bukan hanya uang yang kita sisihkan, tetapi juga hasil pengembangannya yang terus menggulung. Karena itu, faktor yang paling menentukan bukan modal awal yang besar, melainkan konsistensi dan waktu. Semakin cepat seseorang memulai, semakin besar manfaat compounding yang bisa diperoleh,” ujarnya.

Baca Juga: Dorong Generasi Muda Berinvestasi, BCA Digital Perkenalkan BluInvest

Saat ini masyarakat memiliki semakin banyak pilihan instrumen untuk menyimpan dan mengembangkan dana, mulai dari tabungan, deposito, tabungan emas digital, hingga investasi di pasar modal.

Namun demikian, ia mengingatkan agar semangat menabung dan berinvestasi dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan agar tidak terjebak pada investasi ilegal.

“Jangan sampai sudah memiliki kebiasaan menyisihkan uang, tetapi justru salah memilih instrumen investasi. Oleh karena itu, penting untuk terus belajar dan mencari informasi dari sumber yang tepercaya sebelum mengambil keputusan keuangan,” paparnya.

Baca Juga: Lebih Banyak Generasi Muda Melek Literasi Keuangan, 75 Persen Di Antaranya Punya Investasi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno06 Juli 2026, 20:40 WIB

Harga Xbox Model S dan X Naik, Setop Produksi Model 2TB

Kenaikan harga ini disebabkan oleh mahalnya harga cip akibat booming AI.
Xbox Series S (Sumber: Xbox)
Lifestyle06 Juli 2026, 19:32 WIB

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle I Tayang di Crunchyroll, Kapan?

Anime Sensasional Ini Pecahkan Rekor Box Office Tahun Lalu, Menjadi Film Anime Terlaris Sepanjang Masa.
Demon Slayer Infinity Castle. (Sumber: null)
Techno06 Juli 2026, 17:27 WIB

Harga Resmi Oppo Reno 16 Series di Indonesia, Ada Aksesori Bubble

Konsumen yang melakukan pre-order ponsel-ponsel ini berkesempatan mendapatkan total benefit hingga Rp5,1 juta.
Oppo Reno 16 Series x Babymonster.
Lifestyle06 Juli 2026, 16:19 WIB

Menabung Tak Harus Nominal Besar, Pakar: Perlu Bangun Disiplin Finansial

Budaya menabung bukan hanya menyisihkan pendapatan di akhir bulan, melainkan perlu konsisten.
Ilustrasi menabung uang (Sumber: freepik)
Techno06 Juli 2026, 14:56 WIB

Pembaruan Youtube Shorts Kini Membuatnya Lebih Mirip dengan TikTok

Shorts kini juga menawarkan clear mode yang jelas-jelas dicuri dari TikTok.
Youtube Shorts.
Startup06 Juli 2026, 14:53 WIB

Amity Robotics Tutup Seed Round Senilai 7 Juta Dolar, Bangun AI Fisik

Startup yang berbasis di Negeri Gajah Putih ini mendapat modal dari tiga perusahaan modal ventura.
Amity Robotics. (Sumber: ist)
Techno06 Juli 2026, 12:51 WIB

Amazfit Helio Strap Pro: Membawa Kecerdasan Pergerakan yang Dipakai di Tubuh ke Hyrox

Sistem multi-sensor baru menangkap detak jantung, kualitas gerakan, stabilitas, dan beban otot untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kinerja dalam kondisi kelelahan.
Amazfit Helio Strap Pro. (Sumber: null)
Startup06 Juli 2026, 10:37 WIB

GrabKeluarga Fitur Remaja Beri Rasa Aman Saat Anak Bepergian Naik Ojol

Fitur ini dirancang untuk remaja usia 13-18 tahun.
GrabKeluarga fitur remaja. (Sumber: Grab)
Automotive04 Juli 2026, 08:49 WIB

Drift King Keiichi Tsuchiya akan Meramaikan IMX 2026 Next Gen Culture

Mari mengenal sosok drifter ini lebih jauh.
Keiichi Tsuchiya.
Techno04 Juli 2026, 08:45 WIB

Acer Hadirkan Aspire X 16 AI dan Aspire 18 AI, Cek Spesifikasinya

Acer memperluas jajaran Aspire AI Copilot+ dengan laptop baru.
Acer Aspire X 16 AI. (Sumber: Acer)