Techverse.asia - Blu by BCA Digital akhir Desember ini resmi memperkenalkan fitur investasi yang disebut BluInvest. Fitur tersebut merupakan layanan yang dibuat supaya para pengguna Blu by BCA Digital (disebut SobatBlu) dapat memulai perjalanan finansialnya dengan cara yang mudah, mobile, dan relevan dengan ritme hidup modern.
Baca Juga: Xiaomi Resmikan 50 Store Serentak di Seluruh Indonesia
Peluncuran ini didasarkan pada data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per November 2025 yang menunjukkan bahwa investor reksadana tumbuh 2,45 persen dengan kelompok usia di bawah 30 tahun mendominasi 54,23 persen dari total investor serta mengelola aset mencapai Rp51,82 triliun. Alhasil, investasi sekarang sudah menjadi bagian daya hidup atau lifestyle sehari-hari.
Head of Marketing and Communication BCA Digital Ruli Himawan mengatakan, perubahan perilaku finansial generasi muda ini penting buat direspons dengan layanan yang tepat. Menurutnya, dahulu kala, jika seseorang mau berinvestasi prosesnya ribet dan nominal yang harus dikeluarkan juga besar.
"Tapi kekini banyak anak muda memilih mulai dari langkah kecil namun konsisten. Oleh karena itu, dengan BluInvest kami mau memastikan langkah itu kini terasa ringan, relevan, dan dapat dilakukan oleh siapa saja," ujarnya.
Baca Juga: Investasi Meningkat, Reku Hadirkan Fitur DCA Kripto dan Saham AS
Selain itu, pengalaman mobile first menjadi standar anyar masa kini. Investasi harus terasa sesederhana top up dompet digital atau e-wallet maupun beli paket data. Ini menjadi alasan mereka, BCA Digital terus memperkuat kapasitas bluInvest, supaya investasi bisa dilakukan dengan nyaman lewat satu aplikasi.
BluInvest, lanjut dia, yang ada di dalam aplikasi blu, sudah terintegrasi langsung dengan mitra Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang memiliki lisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Moduit dan FUNDtastic.
"Kolaborasi tersebut memberi akses ke beragam produk reksa dana, mulai dari pasar saham hingga pasar uang, sehingga para Sobatblu dapat memilih instrumen sesuai kebutuhan dan profil risikonya," paparnya.
Guna mendukung konsistensi, bluInvest menghadirkan sejumlah fitur kunci, antara lain modal awal fleksibel, di mana banyak produk reksa dana bisa dibeli dengan nominal kecil, menyesuaikan dengan kemampuan finansial harian atau bulanan pengguna.
Baca Juga: Bank Indonesia Hadirkan Fitur QRIS Tuntas, Biaya Tarik Tunai dan Transfer Lebih Murah
Auto-Invest (DCA) yang tersedia di mitar FUNDtastic, di mana fitur ini memungkinkan pembelian otomatis secara berkala (Dollar Cost Averaging) guna membantu pengguna membangun rutinitas investasi jangka panjang tanpa terlewatkan.
"Ada pula pemantauan terpusat yang mana seluruh portofolio investasi bisa dipantau langsung melalui aplikasi blu, mulai dari total aset, pertumbuhan nilai, dan komposisi investasi, memfasilitasi pengguna buat mempelajari dan mengelola portofolio mereka secara mandiri," terang dia.
Untuk ke depannya, BCA Digital juga akan secara berkala aktif melakukan literasi finansial yang memberikan materi edukasi keuangan, termasuk membahas hal-hal mengenai pemantauan profil risiko dan panduan strategi investasi yang sederhana.
Baca Juga: 3 Tips Investasi Reksadana bagi Pemula, Cuan Ngalir dan Raih Financial Freedom
Langkah tersebut akan kian menandaskan komitmen BCA Digital dalam mendukung generasi muda membangun rutinitas finansial yang lebih mandiri dan sehat. Harapannya adalah, bluInvest dapat menjadi solusi nyata yang memberdayakan generasi muda buat memulai dan mempertahankan kebiasaan investasi yang sehat.
"Kami ingin memastikan bahwa berinvestasi sekarang bisa semudah aktivitas digital Sobatblu sehari-hari," ujarnya.
Baca Juga: Ingin Cepat Cuan dari Saham? Simak 5 Tips Scalping Berikut Ini














