Cara Klaim Fitur Nama Pengguna di WhatsApp, Enggak Perlu Kasih Nomor Telepon

Rahmat Jiwandono
Selasa 30 Juni 2026, 18:41 WIB
WhatsApp username. (Sumber: Meta)

WhatsApp username. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - WhatsApp hari ini resmi memperkenalkan cara baru untuk menambahkan dan mengobrol dengan kontak, tanpa harus membagikan nomor telepon kamu. Fitur yang disebut nama pengguna (username) akan diluncurkan akhir 2026, memberikan pengguna lapisan privasi ekstra jika kamu ingin terhubung dengan bisnis atau kenalan baru.

Meski begitu, WhatsApp masih memerlukan nomor telepon untuk membuat akun di aplikasi obrolan tersebut. Walau pun fitur username hingga kini belum tersedia, tapi WhatsApp sudah membuka reservasi nama pengguna mulai minggu ini, meskipun tidak wajib.

Baca Juga: DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur Global, Begini Spek Lengkapnya

Meta mencatat bahwa alasan proses reservasi adalah untuk menghindari duplikasi bagi basis penggunanya yang berjumlah lebih dari tiga miliar. Selanjutanya, peluncuran nama pengguna akan dilakukan secara bertahap selama beberapa bulan mendatang, dan pengguna akan diberi tahu ketika fitur tersebut tersedia di negara mereka.

Untuk dapat mengklaim nama pengguna, buka pengaturan, pilih menu akun, lalu nama pengguna. Dari sini, kamu dapat memilih nama pengguna apa pun dengan 3 hingga 35 karakter, kecuali beberapa pejabat dan selebriti terkenal yang namanya tidak akan tersedia untuk siapa pun.

Sementara itu, tak ada batasan dalam memilih nama pengguna, selama tidak melanggar kebijakan perusahaan. Setelah diaktifkan sepenuhnya, pengguna WhatsApp hanya akan dapat terhubung setelah bertukar nama pengguna. Tapi akan tetap ada opsi untuk memblokir atau melaporkan pesan yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Pemakai Garmin Bisa Tetap Terhubung dengan WhatsApp di Jam Tangan Pintarnya

WhatsApp juga akan menyediakan opsi bagi pengguna untuk mengatur kunci nama pengguna yang perlu diketahui orang lain untuk mengirim pesan kepada mereka. Selama fase reservasi, kamu dapat mengatur empat digit sebagai kunci namamu, tetapi akan ditingkatkan menjadi kode alfanumerik saat nama pengguna diaktifkan.

WhatsApp username.

Aplikasi perpesanan milik Meta ini menggambarkan nama pengguna sebagai fitur privasi. Kepala Produk WhatsApp Alice Newton-Rex mengatakan bahwa ia telah mendengar dari pengguna bahwa mereka tidak selalu ingin membagikan nomor telepon mereka untuk dapat berhubungan dengan orang lain, terutama dalam obrolan grup.

“Ketika kita bertemu seseorang yang baru, baik itu teman sekelas, tetangga, atau seseorang yang kamu temui di suatu acara, membagikan nomor teleponmu dapat terasa seperti langkah besar. Nomor telepon kita bersifat pribadi, dan terkait dengan begitu banyak bagian lain dari hidupmu,” jelasnya kami kutip, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga: Telegram Tambahkan Opsi Verifikasi Baru untuk Kurangi Penipuan

Ia berharap fitur ini akan 'memberi pengguna kendali atas bagaimana mereka memilih untuk tampil' di aplikasi tersebut. “Jadi, nama pengguna dirancang untuk memberi kamu kendali atas siapa yang dapat melihat nomor teleponmu sejak awal,” ungkap dia.

Saat ini, pengguna masih perlu membagikan nama pengguna mereka secara verbal atau melalui teks. Tidak ada opsi untuk memindai kode QR untuk menghubungi seseorang tanpa mengetahui nomor telepon mereka.

Dengan peluncuran fitur ini, maka WhatsApp akan mengikuti jejak Signal. Aplikasi perpesanan saingan, termasuk Telegram dan Wire, juga telah lebih dahulu memiliki nama pengguna selama beberapa tahun sekarang, memungkinkan orang untuk menjaga privasi nomor telepon mereka.

Aplikasi yang berfokus pada privasi ini memperkenalkan nama pengguna pada 2024 untuk dapat menyembunyikan nomor telepon dari pengguna lain. “Ini adalah fitur yang bagus, tetapi meskipun menawarkan lebih banyak privasi, ingatlah bahwa WhatsApp bukanlah aplikasi yang ramah privasi secara keseluruhan,” kata Carisa Veliz, seorang profesor di Universitas Oxford.

Baca Juga: Lindungi dari Serangan Siber, WhatsApp Rilis Fitur Pengaturan Akun Ketat

Menurut Veliz, WhatsApp mengumpulkan banyak metadata tentang pengguna untuk tujuan pemasaran. “Kita harus ingat bahwa WhatsApp (yang 0 dimiliki oleh Meta - salah satu perusahaan teknologi dengan rekam jejak terburuk dalam hal privasi (melindungi data pribadi pengguna),” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)