Techverse.asia - Alibaba Cloud hari ini resmi mengumumkan serangkaian kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan terkemuka, termasuk PosIND, Bulog, serta PT Agrinesia Raya, Jumat (22/5/2026). Selain itu, Alibaba Cloud juga berencana untuk memperdalam investasinya di pasar Indonesia.
Perusahaan akan menghadirkan model dan solusi AI terbaru, memperluas ekosistem mitra lokal, serta meningkatkan program pengembangan talenta digital. Berbagai inisiatif ini ditujukan untuk mendukung pelaku usaha Indonesia di berbagai sektor strategis, termasuk keuangan, e-commerce, telekomunikasi, manufaktur, otomotif, gaming, dan hiburan.
“Seiring semakin banyaknya perusahaan di Indonesia yang mulai mengeksplorasi agentic AI untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka, kami bangga dapat menjadi mitra transformasi terpercaya,” jelas Sean Yuan, Country Manager Alibaba Cloud untuk Indonesia.
“Komitmen kuat kami terhadap pasar Indonesia dibangun melalui teknologi terdepan, kemitraan lokal yang berdampak, serta pengembangan talenta digital di berbagai wilayah. Kami tidak hanya menghadirkan kapabilitas cloud dan AI unggulan ke Indonesia, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam ekosistem lokal agar setiap industri dapat berinovasi secara aman dan dalam skala besar,” ujarnya.
Baca Juga: Samsung dan Google Pamerkan Tampilan Perdana Kacamata Pintar Terbaru
Alibaba Cloud terus dipercaya sebagai mitra komputasi awan (cloud) oleh berbagai perusahaan di Indonesia yang ingin mempercepat perjalanan transformasi digital mereka melalui rangkaian solusi cloud dan AI yang komprehensif.
PosIND, yang sebelumnya dikenal sebagai Pos Indonesia, merupakan perusahaan pos dan logistik milik negara.
Untuk mengelola peningkatan volume pengiriman serta kompleksitas operasional rantai pasok modern di tengah luasnya wilayah Indonesia, PosIND bekerja sama dengan Alibaba Cloud untuk mengembangkan platform logistik modern berbasis cloud-native dengan memanfaatkan berbagai layanan Alibaba Cloud, termasuk Container Service for Kubernetes (ACK), kapabilitas pengolahan data berskala besar, serta sistem keamanan berstandar global.
Implementasi tersebut menghasilkan peningkatan tiga kali lipat pada kapasitas pemrosesan transaksi puncak, dengan waktu respons aplikasi yang lebih cepat, peningkatan skor kepuasan pelanggan, serta pengurangan pemborosan sumber daya pada periode non-peak, sehingga menempatkan PosIND dalam posisi yang lebih kompetitif di pasar logistik Indonesia yang berkembang pesat.
Baca Juga: Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video
Sementara itu, Bulog perusahaan logistik pangan milik negara Indonesia, meningkatkan layanan distribusi bantuan pangan nasional melalui implementasi infrastruktur digital berbasis cloud yang aman. Solusi ini meningkatkan keandalan, skalabilitas, perlindungan layanan, serta pemantauan operasional untuk mendukung proses distribusi di seluruh Indonesia.
PT Agrinesia Raya, salah satu perusahaan manufaktur makanan terkemuka di Indonesia, mengoperasikan lima fasilitas produksi utama dan mengelola delapan merek konsumen dengan lebih dari seribu karyawan di seluruh Indonesia.
Untuk mengatasi infrastruktur yang terpisah-pisah serta keterbatasan dalam pengembangan kapasitas sistem, Agrinesia memusatkan seluruh sistem TI mereka ke Alibaba Cloud dengan memanfaatkan berbagai layanan cloud, termasuk layanan komputasi, pengelolaan data, serta kapabilitas AI melalui model AI Qwen dan platform pengembangan AI Model Studio milik Alibaba.
Baca Juga: Virtual Storage Platform One Kini Sudah Tersedia di Google Cloud Marketplace
Kolaborasi ini membantu mengoptimalkan biaya infrastruktur, memastikan proses migrasi data berjalan aman tanpa kehilangan data, sekaligus membangun fondasi teknologi yang lebih fleksibel dan siap mendukung pengembangan inovasi berbasis AI di masa depan.
Untuk membantu perusahaan di Indonesia mempercepat adopsi AI, Alibaba Cloud berencana menghadirkan model AI terbaru ke pasar Indonesia. Teknologi tersebut mencakup seri large language model (LLM) Qwen yang mendukung berbagai kemampuan multimodal, mulai dari teks, gambar, audio, hingga video.
Alibaba Cloud juga menghadirkan model generasi video Wan dan Happy Horse yang membuka peluang baru bagi industri kreatif untuk mengintegrasikan AI ke dalam proses pembuatan konten.
Selain model AI tersebut, Alibaba Cloud juga akan menghadirkan berbagai aplikasi berbasis AI untuk mendukung kebutuhan bisnis di berbagai industri, termasuk platform pengembangan kode Qoder, platform produktivitas kerja berbasis AI QoderWork, serta MuleRun.