Armada EV Kargo Technologies Sukses Tekan Biaya Operasional hingga 66,5%

Rahmat Jiwandono
Jumat 22 Mei 2026, 14:50 WIB
Kargo Nexus. (Sumber: istimewa)

Kargo Nexus. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Kargo Technologies melaporkan penurunan biaya operasional sekitar 66,5 persen dari penerapan armada kendaraan elektrik (Electric Vehicle/EV) baru-baru ini di rute pengiriman Jakarta, seiring dengan semakin banyaknya operator logistik di Asia Tenggara yang mengevaluasi elektrifikasi melalui perspektif kinerja operasional dan ekonomi penerapan.

Penerapan yang dilakukan awal tahun ini mengukur kinerja operasional di lebih dari 10.351 kilometer (km) selama 50 hari operasional, mencakup rute pengiriman perkotaan dan antar kota menggunakan pelacakan telemetri terintegrasi melalui Kargo Nexus.

Menurut perusahaan, tidak ada waktu henti yang tercatat selama periode penerapan. Data operasional dari penerapan tersebut menunjukkan biaya operasional armada EV mencapai sekitar Rp2,82 juta selama periode pengukuran, dibandingkan dengan Rp8,41 juta untuk operasi setara diesel di rute yang sebanding.

Baca Juga: Kargo Technologies Raih Pendanaan Rp144 Miliar, Ada AirAsia Ikut Andil

Penerapan ini juga memberikan visibilitas operasional melalui sistem telemetri terintegrasi, termasuk pemantauan konsumsi energi, aktivitas rute, siklus pengisian daya, dan kinerja operasional. Efisiensi energi yang terukur mencapai sekitar 4,4 km/kWh dalam kondisi lalu lintas padat dan 6,4 km/kWh di rute jalan terbuka.

Ekonomi operasional menjadi lebih bermakna pada skala armada yang lebih besar. Berdasarkan perkiraan penyebaran perusahaan, penghematan bahan bakar tahunan dapat mencapai sekitar Rp478 juta untuk 20 truk dan sekitar Rp1,19 miliar untuk 50 truk, tidak termasuk penghematan perawatan tambahan yang tercakup dalam model operasi.

Penyebaran ini merupakan bagian dari strategi modernisasi logistik dan peta jalan elektrifikasi armada Kargo Technologies yang lebih luas.

Baca Juga: Pluang Mengumumkan Pendanaan Seri C, Tambahkan Saham Lokal

Berbicara saat peluncuran kemitraan logistik EV perusahaan di Jakarta pada akhir tahun 2025, Tiger Fang, Pendiri & CEO Kargo Technologies, mengatakan bahwa kendaraan elektrik memungkinkan operator logistik untuk mengelola sistem transportasi dengan visibilitas operasional yang lebih besar dan pelacakan kinerja yang terukur.

“Kendaraan listrik memungkinkan kita untuk melihat logistik bukan hanya sebagai transportasi, tetapi sebagai sistem terintegrasi yang dapat dianalisis, diukur, dan terus ditingkatkan,” katanya.

Kargo Technologies sebelumnya mengumumkan rencana untuk menyebarkan lebih dari 2.500 kendaraan elektrik pada tahun ini sebagai bagian dari peta jalan elektrifikasi armada yang lebih luas untuk sepenuhnya mengelektrifikasi operasi logistiknya pada 2035.

Inisiatif ini mendukung transisi Indonesia menuju rantai pasokan yang lebih ramah lingkungan dan meletakkan dasar bagi "Electrified Silk Road" berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menghubungkan Asia Tenggara, Tiongkok, dan Negara Teluk.

Baca Juga: TransTRACK Umumkan Smart Fleet System Berbasis IoT Guna Menjawab Tantangan ESG

Program elektrifikasi Kargo Technologies mencerminkan ambisi perusahaan untuk memimpin adopsi truk berbasis listrik dan memodernisasi tulang punggung transportasi yang menggerakkan perdagangan domestik dan lintas batas Indonesia.

“Kendaraan elektrik memungkinkan kami memandang logistik bukan hanya sebagai transportasi, tetapi sebagai sistem terintegrasi yang dapat dianalisis, diukur, dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Pihaknya pun bekerja sama erat dengan beberapa pelanggan terbesarnya, termasuk SPX, Astro, Teleport, dan Modena, untuk mengalihkan sebagian jaringan logistik mereka ke EV sejalan dengan peta jalan elektrifikasi perusahaan di tahun 2035 mendatang.

Para pengguna awal ini mengintegrasikan rute-rute utama dengan armada listrik Kargo untuk menyelaraskan pertumbuhan komersial dengan tujuan dekarbonisasi. Seiring dengan perluasan armada, transisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja emisi, biaya operasional, dan keandalan pengiriman.

Baca Juga: Raindo United Services, Maskapai Kargo Berbasis Startup Digital Pertama di Indonesia

Sementara itu, data penyebaran terbaru dari perusahaan mencerminkan peningkatan fokus di sektor logistik Asia Tenggara pada pelaksanaan penyebaran yang terukur, visibilitas operasional, dan ekonomi armada di tingkat rute seiring operator terus mengevaluasi adopsi kendaraan listrik komersial.

Seiring dengan berkembangnya jaringan logistik di seluruh wilayah, data kinerja operasional dan kesiapan infrastruktur menjadi pertimbangan yang semakin penting dalam keputusan penyebaran armada yang lebih luas.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)
Techno11 Juni 2026, 17:15 WIB

Daftar iPhone yang Kompatibel dengan iOS 27, Ini Pembaruan yang Dijanjikan

Fokus Apple pada peningkatan efisiensi dan kinerja merupakan kabar baik bagi iPhone lama.
Pratinjau beberapa pembaruan pada iOS 27 di iPhone. (Sumber: Apple)
Lifestyle11 Juni 2026, 16:28 WIB

Blibli House of Scent Bantu Temukan Parfum yang Sesuai Preferensi Konsumen

Selamat Tinggal Pusing Pilih Parfum: Temukan Aroma Jati Dirimu di sini.
Blibli House of Scent. (Sumber: dok. blibli)
Techno11 Juni 2026, 15:16 WIB

Insta360 x Leica Menghadirkan Luna Ultra, Waktu Pemakaian hingga 4 Jam

Produk baru ini diluncurkan untuk menantang kamera gimbal DJI Osmo Pocket.
Insta360 Luna Ultra.
Travel11 Juni 2026, 14:33 WIB

Permudah Wistawan Jelajahi Asia Tenggara, Mastercard Rilis 3 Kampanye Ini

Kampanye ini akan berlaku selama tujuh bulan.
Mastercard. (Sumber: Istimewa)