Aplikasi Panggilan Video Skype Resmi Ditutup, Begini Cara Ekspor Datanya

Rahmat Jiwandono
Selasa 06 Mei 2025, 13:49 WIB
Aplikasi Skype resmi ditutup per 5 Mei 2025.

Aplikasi Skype resmi ditutup per 5 Mei 2025.

Techverse.asia - Setelah lebih dari dua dekade, kini Skype resmi ditutup. Platform panggilan video yang awalnya monolitik itu tidak mampu mengimbangi pesaing seperti Zoom dan FaceTime, sehingga perusahaan induknya yaitu Microsoft, mengintegrasikan produk tersebut ke Microsoft Teams.

Baca Juga: Microsoft Menghadirkan Bing AI Chatbot ke Aplikasi Seluler dan Skype, Bisa Diajak Ngobrol Kalau Kamu Kesepian

Meski begitu, tidak jelas berapa banyak orang yang terkena dampak berhentinya Skype. Angka terbaru yang dibagikan Microsoft adalah pada 2023, ketika dikatakan memiliki lebih dari 36 juta pengguna - jauh dari puncak Skype yang mencapai 300 juta pengguna.

Microsoft telah mengumumkan pada Februari lalu bahwa layanan tersebut akan tersedia hingga 5 Mei dan mendesak pengguna untuk beralih ke versi gratis Microsoft Teams, platform komunikasinya yang memiliki kemampuan untuk melakukan panggilan video.

Sebelumnya diberitakan, penutupan Skype tersebut memungkinkan Microsoft untuk menyederhanakan penawaran komunikasi konsumen gratisnya sehingga dapat lebih mudah beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: Shokz OpenDots One: Earbud Telinga Terbuka dengan Masa Baterai Selama 40 Jam

"Skype telah menjadi bagian integral dalam membentuk komunikasi modern dan mendukung momen-momen bermakna yang tak terhitung jumlahnya, dan kami merasa terhormat telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut," kata Jeff Teper selaku Presiden Aplikasi dan Platform Kolaboratif Microsoft, dalam sebuah posting blog awal tahun ini.

Skype, yang didirikan pada 2003 silam oleh Niklas Zennström dan Janus Friis, dimulai sebagai layanan yang menawarkan panggilan telepon melalui internet. Kemudian, layanan ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video satu sama lain dan mengirim pesan pribadi - semuanya gratis.

Skype adalah salah satu aplikasi konferensi video pertama yang popularitasnya meroket, pada satu titik memiliki lebih dari 300 juta pengguna. Lalu pada 2005, eBay membeli Skype seharga US$2,6 miliar.

Namun, platform e-commerce eBay kemudian menjual saham pengendalinya kepada sekelompok investor pada 2009, yang kemudian menjual layanan panggilan video tersebut kepada Microsoft.

Baca Juga: Fitur Chat pada Microsoft Teams Sebentar Lagi Akan Hadir di Outlook

Tapi, basis pengguna Skype telah menyusut dalam beberapa tahun terakhir, karena aplikasi tersebut menghadapi persaingan yang semakin ketat dari alternatif panggilan video dan pengiriman pesan seperti Zoom, WhatsApp, dan Slack. Aplikasi tersebut berubah dari sekitar 40 juta pengguna pada awal tahun 2020 menjadi 36 juta dua tahun lalu.

Microsoft menyatakan bagi para pengguna Skype dapat secara otomatis memigrasikan semua obrolan dan kontak mereka langsung ke Teams. Hal ini untuk memastikan bahwa informasi berharga - seperti pesan, file, dan detail kontak - dicadangkan dan dapat diakses di masa mendatang.

Adapun cara untuk memindahkannya, pertama-tama kamu harus membuka aplikasi Skype dan masuk (login). Setelah sukses, masuk, klik saja tiga titik horizontal di bawah nama akun di sudut kiri atas. Buka pengaturan, pilih menu akun dan profil, kemudian cari akunmu.

Setelah diarahkan ke portal web Skype, pilih Ekspor kontak (.csv), ekspor nomor ID Penelepon (.csv), atau ekspor file dan riwayat obrolan. Selanjutnya, pilihan 'ekspor file dan riwayat obrolan' memungkinkan pengguna mengunduh percakapan dan file.

Baca Juga: Slack AI Meluncur untuk Pengguna Global

Terakhir, kamu harus mengklik kirim permintaan dan lanjutkan. Setelah proses ekspornya selesai, klik unduh (download).

Berita ini tidak terlalu mengejutkan bagi mereka yang telah mengikuti Skype dalam beberapa tahun terakhir, dan dalam banyak hal, ini sudah terlihat sejak 2016, ketika Microsoft meluncurkan Teams.

Meskipun Microsoft telah meluncurkan produk Skype for Business tertentu pada 2015, kedatangan Teams menandakan arah baru bagi Microsoft dalam ruang komunikasi cloud.

Baca Juga: Enggak Mau Kalah dengan Zoom, X Sedang Menguji Alat Konferensi Video

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno13 Maret 2026, 17:33 WIB

X Memperbarui Creator Subscriptions dengan Sejumlah Fitur Anyar

Ini adalah bagian dari upaya monetisasi yang lebih luas yang disebut 'Creator Subscriptions 2.0.'
Aplikasi X/Twitter. (Sumber: Getty Images)
Techno13 Maret 2026, 17:13 WIB

Realme Perkenalkan Ramadan Campaign 2026 Lewat TVC

Kompetisi #MakeSorryReal, mendorong anak muda membagikan momen permintaan maaf dengan hadiah ratusan juta rupiah.
Hadiah yang bisa kamu menangkan dari program TV Commercial. (Sumber: Realme)
Techno13 Maret 2026, 16:53 WIB

Roblox Tambahkan Fitur Penyaring Obrolan Berbasis AI untuk Kata-kata Terlarang

Fitur ini akan mengganti dan mengedit bahasa yang tidak diizinkan berdasarkan kebijakan Roblox.
Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)
Techno13 Maret 2026, 16:28 WIB

Kamera GoPro Generasi Berikutnya akan Ditenagai Prosesor GP3, Mendukung AI

Menetapkan standar kualitas gambar baru dalam pengambilan gambar cahaya rendah, waktu pengoperasian, dan kinerja termal.
Contoh hasil jepretan gambar GoPro yang ditenagai cip GP3. (Sumber: GoPro)
Techno13 Maret 2026, 14:36 WIB

Damac Digital Hadirkan Data Center di Tengah Kota Jakarta

Fasilitas ini akan memperkokoh infrastruktur digital di Indonesia.
Damac Digital. (Sumber: istimewa)
Techno13 Maret 2026, 14:25 WIB

Laporan Coursera: Perempuan Selesaikan Kursus AI Generatif Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Temuan ini menyoroti ketekunan yang tinggi di kalangan peserta didik perempuan.
Ilustrasi AI generatif.
Techno13 Maret 2026, 14:11 WIB

Colorful Hadirkan Seri iGame GeForce RTX 50 Ultra

Ada dua kartu grafis yang ditawarkan.
Colorful iGame GeForce RTX 50 Ultra Series. (Sumber: Colorful)
Techno13 Maret 2026, 13:52 WIB

2 Headphone Live Terbaru JBL Menawarkan Masa Baterai hingga 80 Jam

Suara lebih jernih. Peredam kebisingan yang lebih cerdas. Dirancang untuk tampil beda.
JBL Live Series. (Sumber: Harman)
Lifestyle12 Maret 2026, 20:38 WIB

Rooster Fighter Bakal Tayang di Crunchyroll Mulai 15 Maret 2026

Anime ini dipastikan tayang di Asia Tenggara dan India.
Anime Rooster Fighter. (Sumber: Crunchyroll)
Techno12 Maret 2026, 20:23 WIB

Honor Robot Phone akan Didukung Sistem Pencitraan oleh ARRI

Intip sekilas bocoran Robot Phone: spesies smartphone baru.
Honor Robot Phone. (Sumber: Honor)