Donald Trump Tunda Kembali Pelarangan TikTok, Beri Batas Waktu Selama 75 Hari Lagi

Rahmat Jiwandono
Senin 07 April 2025, 17:47 WIB
Ilustrasi TikTok. (Sumber: Unsplash)

Ilustrasi TikTok. (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - TikTok akan mendapatkan lebih banyak waktu untuk menyusun rencana agar tetap dapat beroperasi di Amerika Serikat (AS). Sebab, Presiden AS Donald Trump telah memperpanjang batas waktu pelarangan TikTok selama 75 hari.

Padahal sebelumnya TikTok diberi tenggat waktu oleh Gedung Putih guna menjual saham perusahaan mereka dari induknya yaitu ByteDance sebelum 5 April 2025. Tapi, kini TikTok mendapat lagi perpanjangan 'waktu' dari Trump.

Baca Juga: Nikon Z5II: Kamera Full-frame Termurah dengan Video RAW Internal

Trump sendiri membagikan sebuah unggahan di platform Truth Social pada minggu lalu yang menyatakan bahwa ia telah menandatangani perintah eksekutif untuk memberikan lebih banyak waktu guna menyelesaikan kesepakatan.

"Saya (telah) menandatangani Perintah Eksekutif agar TikTok tetap beroperasi selama 75 hari tambahan," tulisnya kami sadur, Senin (7/4/2025). Pengumuman tersebut muncul hanya sehari sebelum pelarangan tersebut mulai berlaku.

"Pemerintahan saya telah bekerja sangat keras untuk kesepakatan untuk menyelamatan TikTok, dan kami telah membuat kemajuan yang luar biasa," tulis Trump.

Baca Juga: Studi: Dukungan Warga Amerika Serikat Terhadap Pelarangan TikTok Menurun

Menurut dia, kesepakatan tersebut membutuhkan lebih banyak pekerjaan untuk bisa memastikan semua persetujuan yang diperlukan telah ditandatangani, itulah sebabnya ia menandatangani Perintah Eksekutif agar TikTok tetap beroperasi.

Pengumuman itu menandai kedua kalinya Trump memperpanjang batas waktu pelarangan TikTok. Batas waktu awal ByteDance untuk menjual operasi TikTok di AS adalah 19 Januari 2025, menurut UU yang ditandatangani tahun lalu oleh mantan Presiden AS Joe Biden.

Namun begitu, Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari pertamanya menjabat untuk memberi perusahaan tersebut waktu 75 hari lagi untuk membuat kesepakatan.

Sebelum penandatanganan perintah eksekutif tersebut, TikTok sempat dinonaktifkan dan dihapus dari toko aplikasi Apple dan Google sebelum akhirnya dipulihkan.

Baca Juga: Dituding Suguhkan Konten Dewasa kepada Anak-anak, TikTok Dilarang di Indiana Amerika Serikat

Bloomberg belum lama ini melaporkan bahwa Trump meninjau proposal dari sekelompok investor AS, termasuk Oracle, Blackstone, dan Andreessen Horowitz.

Proposal tersebut dilaporkan dianggap sebagai pesaing utama untuk kesepakatan potensial. Pihak lain yang berminat termasuk Amazon, Perplexity, konsorsium Project Liberty milik miliarder Frank McCourt, Walmart, AppLovin, dan banyak lagi.

Namun, hingga kini perlu dicatat bahwa pemerintah Tiongkok perlu menyetujui kesepakatan apa pun sebelum dapat diselesaikan. Selain itu, ByteDance juga belum menunjukkan minat untuk menjual TikTok atau mengurangi kepemilikannya di media sosial tersebut sebagaimana diwajibkan oleh UU larangan TikTok.

Baca Juga: Pemerintah Amerika Serikat Desak ByteDance untuk Jual TikTok, CEO Shou Zi Chew: Tidak Selesaikan Masalah

Setelah penundaan ini diumumkan, ByteDance mengomentari secara terbuka pembicaraan kesepakatan tersebut untuk pertama kalinya, tanpa menyebutkan 'masalah utama' apa yang perlu diselesaikan sebelum solusi potensial dapat dicapai.

"Kami telah berdiskusi dengan Pemerintah AS mengenai solusi potensial untuk TikTok AS. Kesepakatan belum dilaksanakan. Ada masalah utama yang harus diselesaikan. Setiap kesepakatan akan tunduk pada persetujuan berdasarkan hukum Tiongkok," tulis TikTok di situs web resmi mereka.

Langkah tersebut dilakukan beberapa hari setelah Donald Trump mengumumkan tarif yang luas, di mana ia mengenakan tarif sebesar 34 persen terhadap Negeri Tirai Bambu tersebut.

Trump menyampaikan bahwa ia akan mempertimbangkan untuk menurunkan tarif tersebut sebagai imbalan atas persetujuan China terhadap kesepakatan TikTok, tetapi dengan tenggat waktu yang semakin dekat, Trump-lah yang memutuskan untuk memperpanjang penundaan alih-alih menutup aplikasi TikTok lagi.

Di sisi lain, Associated Press mengutip sumber anonim dalam sebuah laporan yang mengatakan bahwa sumber Gedung Putih yakin mereka hampir mencapai kesepakatan pada minggu kemarin, hingga pemerintah Tiongkok mengatakan tidak akan menyetujui pengaturan tersebut tanpa negosiasi tentang perdagangan dan tarif.

Baca Juga: Honor 300 Series Dilansir di China, Ada Model Pro dan Ultra

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)