Spotify Hadirkan Program untuk Terbitkan Buku Audio dari Penulis Independen

Rahmat Jiwandono
Rabu 26 Maret 2025, 21:21 WIB
Spotify.

Spotify.

Techverse.asia - Dalam perluasan usaha penerbitan buku audio yang sudah ada, Spotify pada bulan ini telah mengumumkan peluncuran program penerbitan baru bagi para penulis yang memungkinkan mereka mengirimkan cerita pendek yang ingin mereka lihat diubah menjadi buku audio.

Baca Juga: Spek Lengkap dan Harga Earbud Sony WF-C710N, Punya 4 Varian Warna

Ketika Spotify memilih sebuah cerita untuk penerbitan buku audio, Spotify akan menangani produksi dan distribusi karya tersebut ke pengecer buku audio besar lainnya. Sementara itu, Spotify akan membayar penulis baik uang muka maupun royalti.

Spotify menyebutkan bahwa mereka secara khusus mencari cerita dalam tiga genre yaitu romansa, misteri atau cerita seru, dan fiksi ilmiah atau fantasi.

Setelah melihat keberhasilan judul-judul seperti romansa fantasi A Court of Thorns and Roses, yang merupakan buku audio teratas tahun 2024 di layanan tersebut, Spotify mendorong para penulis untuk mengirimkan karya lintas genre seperti romansa, cerita seru romansa gelap, fiksi ilmiah misteri, atau cerita seru psikologis.

Baca Juga: Spotify akan Mulai Bayar Host Siniar Video, Apa Syaratnya?

Kendati demikian, Spotify menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima kiriman konten erotika atau anak-anak. Perusahaan yang berasal dari Swedia ini mengatakan bahwa kandidat buku audio harus berupa novelet sekitar 10 ribu hingga 20 ribu kata dalam bahasa Inggris.

Penulis juga harus memiliki hak audio untuk cerita yang mereka kirimkan untuk dipertimbangkan. Spotify mengatakan bahwa kiriman akan dipilih untuk produksi secara bertahap.

Ekspansi ini akan memungkinkan Spotify untuk bersaing secara langsung dengan raksasa buku audio Audible, yang menawarkan pelanggannya akses ke Audible Originals dan eksklusif. Hal itu cenderung berupa buku dan cerita yang lebih pendek.

Spotify pertama kali berkembang dari musik dan siniar atau podcast menjadi buku audio dengan mengakuisisi distributor buku audio digital Findaway pada 2021 lalu.

Baca Juga: Spotify AI Playlist Sekarang Tersedia Bagi Pengguna Premium di 4 Negara Ini

Lantas Findaway mengoperasikan sejumlah layanan di bidang buku audio, termasuk yang berfokus pada produksi, distribusi, menghubungkan penulis dengan pengisi suara, menghadirkan buku audio ke sekolah, dan masih banyak lagi.

Spotify kemudian meluncurkan layanan mendengarkan buku audio gratis bagi pelanggan Spotify Premium pada 2023. Dari katalog sekitar 200 ribu judul, pelanggan dapat mengakses 15 jam mendengarkan buku audio bulanan secara gratis, dan secara opsional dapat membeli jam tambahan jika mereka membutuhkan lebih banyak waktu mendengarkan.

Sejak Spotify memasuki pasar buku audio, perusahaan ini berupaya memperluas katalognya, termasuk melalui penambahan buku audio yang dinarasikan oleh teknologi suara kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) milik ElevenLabs.

Baca Juga: Apple Music Resmi Memperkenalkan Replay Versi Bulanan

Pada tahun lalu, Spotify juga telah memperkenalkan seperangkat alat baru bagi para penulis dan penerbit yang mendistribusikan buku audio mereka di platformnya dengan peluncuran Spotify for Authors.

Spotify for Authors akan memungkinkan para penulis dan penerbit untuk melacak wawasan dan analisis tentang konsumsi buku audio dan katalog mereka di layanan tersebut dan mengakses seperangkat alat promosi.

Platform tersebut akan tersedia bagi para penulis dan penerbit dari berbagai ukuran dan akan membantu mereka untuk lebih memahami audiens mereka karena mereka akan belajar tidak hanya tentang buku yang mereka dengarkan, tetapi juga jenis podcast apa yang dikonsumsi audiens mereka.

Kemampuan unik untuk menggabungkan data mendengarkan ini dapat membantu para penulis menentukan podcast mana yang akan digunakan dengan lebih baik saat mempromosikan buku mereka dan secara lebih umum, jenis acara apa yang mungkin paling cocok sebagai tempat untuk menjalankan iklan.

Baca Juga: Perluas Jangakuan Pasar, TikTok Music Kini Hadir di Australia, Meksiko, dan Singapura

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle29 Januari 2026, 15:42 WIB

Crunchyroll Anime Awards 2026 Digelar di Jepang pada 23 Mei

Daftar Nominasi Diumumkan 2 April 2026, Bersamaan Dengan Dimulainya Pemungutan Suara Penggemar Secara Global.
Crunchyroll Anime Awards 2026. (Sumber: dok. crunchyroll)
Techno29 Januari 2026, 15:26 WIB

Realme P4 Power 5G: Ponsel dengan Titan Battery 10.001mAh Pertama di Dunia

Menghadirkan daya tahan ultra-panjang dan membuka era baru 10.000mAh di industri smartphone.
Realme P4 Power 5G. (Sumber: Realme)
Hobby29 Januari 2026, 15:14 WIB

Review Sinners: Film Vampir Berbalut Sejarah Kelam, Musik, dan Budaya

Sinners baru saja resmi mengantongi 16 dalam ajang penghargaan film Oscar tahun ini.
Poster film Sinners. (Sumber: Warner Bros)
Startup28 Januari 2026, 19:41 WIB

Startup Milik Elon Musk Dapat Pendanaan Seri E Sebesar Rp335 Triliun

Startup dibalik chatbot Grok ini tampaknya masih menarik minat para investor.
xAI. (Sumber: istimewa)
Techno28 Januari 2026, 18:55 WIB

Motorola Signature Pakai Cip Snapdragon 8 Gen 5, Warnanya Terkurasi oleh Pantone

Motorola menetapkan standar baru untuk penyempurnaan kelas dunia dengan peluncuran Motorola Signature.
Motorola Signature. (Sumber: Motorola)
Automotive28 Januari 2026, 18:26 WIB

Yamaha Fazzio Hybrid 2026 Hadir dengan Kelir Anyar, Berapa Harganya?

Motor ini tersedia dalam tipe Lux, Neo, dan Hybrid.
Yamaha Fazzio Hybrid 2025 punya warna-warna baru. (Sumber: Yamaha)
Techno28 Januari 2026, 17:21 WIB

ASUS Rilis Laptop Gaming TUF Gaming A14 yang Telah Diperbarui

Model A14 terbaru menggabungkan desain ultraportabel dengan performa luar biasa yang didukung oleh AI.
ASUS TUF Gaming A14. (Sumber: ASUS)
Lifestyle28 Januari 2026, 16:46 WIB

Dua Hal Pemicu Terjadinya Jam Kerja Panjang di Indonesia

Ini menurut temuan ahli ekonom dari UGM.
Ilustrasi bekerja (Sumber: freepik)
Techno28 Januari 2026, 16:24 WIB

Sennheiser Meluncurkan Model-model Baru Headphone dan Earbud Berkabel

CX 80U dan HD 400U menghadirkan audio digital berperforma tinggi untuk pendengar modern.
Headphone Sennheiser HD 400U (kiri) dan earbud kabel CX 80U. (Sumber: Sennheiser)
Travel28 Januari 2026, 15:05 WIB

Sanggraloka Ubud Bali Banyak Dikunjungi Wisatawan Korea Selatan

Wisatawan Korea Dominasi Ubud, Menikmati Model Baru Eco-Luxury Retreat dari Bali.
Aktivitas jelajah sungai di Sanggarloka Ubud. (Sumber: istimewa)