WhatsApp Tambahkan ChatGPT ke Aplikasinya dan Fitur Penjadwalan Acara

Rahmat Jiwandono
Senin 10 Februari 2025, 20:48 WIB
Ilustrasi Whatsapp. (Sumber: Unsplash)

Ilustrasi Whatsapp. (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - Upaya berkelanjutan sektor teknologi untuk memasukkan fitur kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) generatif ke dalam layanan yang banyak digunakan terus berlanjut dengan pembaruan pada integrasi ChatGPT di aplikasi perpesanan, WhatsApp.

Baca Juga: Leica LUX Grip: Pegangan Kamera untuk iPhone Seharga Rp5 Jutaan

Sekarang ada lebih banyak cara untuk berinteraksi dengan chatbot di aplikasi WhatsApp. Untuk bisa menggunakan ChatGPT di sana, pengguna harus menambahkan 1 (800) CHAT-GPT - atau 1 (800) 242-8478 - ke daftar kontak milik mereka.

WhatsApp mengatakan bahwa pengguna di seluruh dunia sekarang dapat mengunggah gambar ke chatbot, sama seperti saat menggunakan ChatGPT secara langsung. Pengguna juga dapat mengirim pesan suara (voice note) untuk berbicara dengan ChatGPT, yang akan merespons menggunakan teks.

Selain itu, mulai saat ini, bagi seluruh pengguna WhatsApp dapat menautkan ke paket ChatGPT Plus atau Pro gratis mereka untuk mendapatkan lebih banyak penggunaan dari layanan di aplikasi Meta.

Baca Juga: Mesin Pencari Bertenaga AI ChatGPT Search Kini Diluncurkan untuk Semua Orang

ChatGPT memulai debutnya di WhatsApp pada Desember 2024, meskipun teks adalah satu-satunya opsi input saat itu. Padahal chatbot Meta AI milik perusahaan sendiri juga tersedia di aplikasi.

Sementara itu, jika pengguna berusaha untuk menghindari hal-hal tersebut sebisa mungkin, belum terlambat untuk meyakinkan orang-orang terkasih kalian untuk beralih ke Signal.

Di sisi lain, menurut perubahan baru yang ditemukan dalam versi beta terbaru (melalui WABetaInfo), WhatsApp saat ini tengah berupaya guna memperluas fitur perencanaan acara obrolan grup ke obrolan pribadi.

Ya, kekinian WhatsApp telah memungkinkan pengguna aplikasinya untuk membuat acara dari obrolan grup untuk membantu mengatur pertemuan dan tetap terhubung. Acara yang diselenggarakan dapat diberi nama, tanggal, dan waktu, juga dengan deskripsi, lokasi, tautan panggilan, dan waktu berakhir.

"Namun hanya orang-orang dalam obrolan grup yang dapat diundang," tulis WABetaInfo kami lansir, Senin (10/2/2025).

Baca Juga: WhatsApp Tambahkan Fitur-fitur Baru, Buat Stiker dari Swafoto hingga Posting Silang Stories

Rencana WhatsApp untuk menghadirkan acara ke obrolan pribadi akan membuat semua fitur perencanaan acara ini tersedia dalam percakapan satu lawan satu.

Hal itu merupakan langkah lain menuju tujuan Meta untuk membuat pengguna tetap berada di aplikasi lebih lama, alih-alih harus beralih ke kalender atau aplikasi lain untuk mengatur rapat, mengatur pengingat, dan mengoordinasikan janji temu.

Terutama, Apple dikatakan akan segera meluncurkan aplikasi perencanaan acara berbasis iCloud yang disebut dengan Confetti. Layanan ini kabarnya akan menawarkan kepada pengguna cara baru untuk mengundang orang ke pesta, acara, dan rapat, dibandingkan dengan cara sederhana saat ini untuk membuat acara di aplikasi kalender punya Apple.

Di sisi lain, WhatsApp juga dikabarkan sedang menguji kemampuan untuk memungkinkan pengguna membuka media View Once di perangkat yang terhubung.

Baca Juga: Meta AI Bakal Mampu Membuat Gambar di Feed Facebook dan Instagram

Untuk saat ini, gambar atau video yang menghilang hanya dapat dilihat di perangkat utama yang terdaftar di akun pengguna, jadi perubahan tersebut akan membuat fitur tersebut lebih berguna bagi mereka yang memiliki lebih dari satu perangkat.

Terkait dengan hal tersebut, WhatsApp baru-baru ini merilis pembaruan untuk perangkat iOS guna menambal kerentanan privasi yang signifikan yang memengaruhi fitur 'View Once'. Bug tersebut memungkinkan pengguna mengakses foto dan video yang seharusnya menghilang setelah dilihat sekali.

Mengingat implikasi privasi, pastikan kamu sudah menjalankan versi aplikasi terbaru dari App Store untuk memastikan semua media View Once tetap bersifat sementara sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Apple App Store Diuga Melanggar UU Pasar Digital Uni Eropa, Dendanya Besar

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)