Kalahkan Huawei, iPhone Jadi Ponsel Terlaris di China

Rahmat Jiwandono
Jumat 26 Januari 2024, 15:18 WIB
iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max. (Sumber: Apple)

iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max. (Sumber: Apple)

Techverse.asia - Iphone sukses menjadi smartphone terlaris di China untuk pertama kalinya pada tahun lalu. Apple merebut posisi teratas dengan rekor pangsa pasar tertinggi sebesar 17,3 persen pada 2023, menurut angka dari International Data Corporation (IDC).

Pesaing lokalnya yaitu Huawei tertinggal di belakang Apple dengan 20 persen pangsa pasar di kuartal keempat (Q4) dan 13,9 persen pangsa pasar di kuartal terakhir tahun ini.

Apple menghadapi kesulitan di China baru-baru ini. Tahun lalu, CEO Apple Tim Cook melakukan dua kali perjalanan ke China dalam upaya mempertahankan posisi perusahaan di pasar internasional yang penting.

Baca Juga: Samsung Galaxy S24 dan S24 Plus Pakai Chip Exynos 2400, Bukan Snapdragon 8 Gen 3

Penjualan model terbarunya, iPhone 15 terbilang mengecewakan dibandingkan dengan seri sebelumnya setelah minat lokal baru terhadap rival domestik Huawei memberikan tekanan pada raksasa teknologi tersebut.

Huawei sebelumnya berhasil mengungguli iPhone 15 dengan smartphone flagship-nya Mate 60 Pro, yang dirilis hanya beberapa minggu sebelum model baru Apple, menurut analis Jefferies.

“Peningkatan Apple ke posisi teratas pada 2023, terutama mengingat persaingan baru dari Huawei dan sentimen belanja yang lemah, menandai kesuksesan luar biasa bagi Apple,” kata Arthur Guo selaku Analis Riset Senior untuk IDC China.

Apple mencapai hal ini berkat promosi harga yang tepat waktu di saluran pihak ketiga, yang mendorong permintaan,” tambahnya.

Baca Juga: Honor Rilis Sistem Operasi MagicOS 8.0, Peningkatan di 4 Bidang

“Salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan pada Q4 2023 adalah kembalinya Huawei ke peringkat 5 besar setelah lebih dari dua tahun. Hal ini hanya akan meningkatkan persaingan karena tidak ada vendor yang ingin kehilangan posisi 5 besar di pasar ponsel pintar terbesar di dunia,” kata Will Wong selaku Manajer Riset Senior untuk Perangkat Klien di IDC Asia Pasifik.

Referensi ke brand Huawei adalah karena perusahaan itu - yang pernah hilang - baru-baru ini muncul kembali sebagai pesaing utama Apple di negara Tirai Bambu tersebut.

Sementara itu, brand ponsel China lainnya, Honor mempertahankan berhasil mempertahankan posisi nomor 2 berkat peningkatan dalam kemitraan saluran dan strategi produk yang menyeluruh, meraih pangsa pasar kelas atas dengan jajaran ponsel lipat yang sukses dan kisaran harga rendah hingga menengah dengan beberapa model populer.

Baca Juga: Cara Melakukan Copy dan Paste di iPhone

Penjualan ponsel pintar di seluruh pasar China merosot ke level terendah dalam satu dekade terakhir, hal ini disebabkan oleh lemahnya pemulihan ekonomi dan lemahnya sentimen konsumen.

Penjualan iPhone di China juga terus terpengaruh oleh kemunculan kembali Huawei yang mengejutkan sebagai pesaing di pasar ponsel pintar premium, menurut sebuah laporan baru.

Kemudian adanya sanksi dari Amerika Serikat (AS) terhadap China tahun lalu tampaknya telah menyingkirkan Huawei dari daftar pesaing serius iPhone, tapi perusahaan tersebut mengejutkan dunia dengan meluncurkan Mate 60.

Data awal dari IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker menunjukkan bahwa pengiriman ponsel pintar ke China berjumlah 271,3 juta unit pada 2023, turun lima persen dari tahun 2022. Ini merupakan volume terendah dalam satu dekade, yang disebabkan oleh lemahnya pemulihan ekonomi dan lemahnya sentimen konsumen.

Baca Juga: Apple Bakal Bayar Musisi yang Lagunya Tersedia di Versi Audio Spasial

Meskipun pasar ponsel pintar China masih tertantang, pasar ini bergerak menuju pemulihan dengan kuartal keempat tahun 2023 (4Q23) yang menghasilkan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 1,2 persen dengan pengiriman sebanyak 73,6 juta unit, menandai berakhirnya penurunan sepuluh kuartal berturut-turut dari tahun ke tahun.

Konsumen kelas atas yang tangguh di kota-kota tingkat 1-3 merupakan pendorong utama, yang mendorong permintaan terhadap produk-produk flagship.

Di sisi lain, permintaan terhadap perangkat kelas entry-level hingga menengah masih lemah, sehingga menghambat pertumbuhan pasar secara keseluruhan karena perangkat tersebut mewakili lebih dari separuh pasar ponsel pintar di China.

Baca Juga: Huawei Enjoy 70 Pro Diperkenalkan, Bakal Meluncur Global?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive02 Maret 2024, 21:08 WIB

GWM Mulai Jual Tank 500 dan Haval H6 di Indonesia

GWM Mulai Jual Tank 500 dan Haval H6 di Indonesia
GWM Tank 500 HEV (Sumber: GWM via Carsales AU)
Techno02 Maret 2024, 19:19 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Belum Tentu Bersatu dalam Pernikahan

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Belum Tentu Bersatu dalam Pernikahan
Timothy Astandu dan Eileen K, CEO & Co Founder Populix, kala menjadi narasumber diskusi di Yogyakarta (Sumber: Techverse.Asia | Foto: Uli Febriarni)
Startup02 Maret 2024, 18:17 WIB

Ini 3 Startup Asia Tenggara yang Berhasil Lampaui Target Bisnisnya

3 startup Asia Tenggara yang melampaui target pertumbuhan, dan mencapai profitabilitas pada 2023
tiga pemimpin startup di Asia Tenggara, dengan profitabilitas tinggi, dan mampu melampaui targetnya pada 2023 (Sumber: AC Ventures)
Startup02 Maret 2024, 15:37 WIB

Binar Academy Lakukan Reorganisasi Demi Tingkatkan Profit dan Ekspansi

Binar Academy Lakukan Reorganisasi Demi Profit dan Ekspansi
gedung Binar (Sumber: BINAR)
Automotive02 Maret 2024, 14:41 WIB

Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Karena FOMO

Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Karena FOMO
Honda HR-V (Sumber: HONDA)
Lifestyle02 Maret 2024, 13:48 WIB

Presiden RI Meminta Kasus Perundungan jangan Ditutupi

Presiden RI Meminta Kasus Perundungan jangan Ditutupi
(ilustrasi) korban perundungan (Sumber: freepik)
Techno01 Maret 2024, 19:59 WIB

Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar, Saatnya Diversifikasi ke Aset Kripto

Bitcoin sebagai salah satu aset kripto terpopuler mencetak rekor terbaru.
ilustrasi bitcoin (Sumber: freepik)
Techno01 Maret 2024, 19:38 WIB

Berselisih dengan Universal Music Group, TikTok Kehilangan Lebih Banyak Lagu

TikTok menonaktifkan semua lagu yang berhubungan dengan UMG.
Universal Music Group akan menghentikan lisensi musiknya ke TikTok (Sumber: Universal Music Group)
Techno01 Maret 2024, 19:09 WIB

Spek IT Active Watch Curve WR01, Harganya Enggak Sampai Sejuta

IT Active Watch Curve WR01 punya fitur lengkap untuk pemantau kebugaran.
Immersive Tech (IT) melansir smartwatch Active Watch Curve 01. (Sumber: istimewa)
Startup01 Maret 2024, 18:48 WIB

Startup Edtech ErudiFi Mengakuisisi Platform Doyobi

Startup Edutech ErudiFi Akuisisi Doyobi
Danacita, layanan pinjaman pendidikan untuk warga Indonesia yang diinisiasi oleh ErudiFi (Sumber: ErudiFi)