Prediksi Fasset Mengenai Tren Blockchain dan Aset Digital pada 2024

Rahmat Jiwandono
Senin 22 Januari 2024, 17:31 WIB
Fasset. (Sumber: Istimewa)

Fasset. (Sumber: Istimewa)

Techverse.asia - Lanskap aset digital dan teknologi blockchain diprediksi bakal mengalami pertumbuhan yang signifikan pada 2024 ini. Fasset melihat pesatnya perkembangan teknologi di sektor aset digital dan tren-tren baru yang menyertainya akan membentuk masa depan aset pasar digital yang kian baik dan juga memberikan peluang baru untuk pertumbuhan serta inovasi.

Salah satu tren yang patut buat diperhatikan oleh para pelaku di pasar blockchain dan aset digital adalah isu mengenai Bitcoin. Director Ethics and Impact Fasset, Mufti Faraz Adam menyampaikan bahwa tahun ini jadi momentum penting untuk Bitcoin lantaran adanya Halving Day.

"Halving Day merupakan momen empat tahun sekali di mana reward per blok yang diberikan kepada para penambang Bitcoin berkurang setengahnya sehingga akan berimbas terhadap penurunan pasokan Bitcoin di pasar dan menyebabkan kelangkaan. Hal inilah yang akan mengerek nilai Bitcoin," kata Adam, Senin (22/1/2024).

Baca Juga: Proyeksi Pasar Kripto 2024, Ini 4 Faktor Pendukung Versi Upbit

Enggak cuma Bitcoin, Ethereum sebagai aset digital nomor dua juga tak luput dari perhatian. Upgrade Dencun ini bertujuan guna meningkatkan kemampuan skalabilitas berbasis roll-up Ethereum lewat data shrading.

"Data shrading adalah proses memecah blockchain menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (shards), menjadikan jaringan lebih efisien dan bisa diskalakan. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan throughput transaksi serta mengurangi biaya transaksi di jaringan Ethereum," paparnya.

Peningkatan skalabilitas dan pengurangan biaya transaksi, lanjutnya, bisa meningkatkan pengalaman pengguna dalam membuat transaksi yang lebih murah dan cepat. Ini sangat berguna untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan layanan yang beroperasi pada jaringan Ethereum, sebab bisa memicu peningkatan penggunaan dan adopsi.

Selain itu, pembaruan tersebut juga bisa lebih memperkuat posisi Ethereum sebagai platform terkemuka untuk Decentralized Finance (DeFi) dan aplikasi berbasis blockchain lainnya dengan potensi meningkatkan permintaan dari nilai Ether (ETH), aset asli Ethereum.

Baca Juga: Merajai, Pengiriman Ponsel iPhone 15 di India Hampir Tembus 2,8 Juta Unit

Salah satu tren yang diprediksi akan menonjol di 2024 ialah kemajuan dan peningkatan adopsi teknologi blockchain modular. Kalau didefinisikan, blockchain modular merupakan blockchain yang memisahkan tugas-tugas ke dalam layer-layer secara spesifik, berbeda dengan blockchain monolitik yang menjalankan semuanya dalam satu layer.

"Layer yang dimaksud adalah Execution yang mana transaksi dieksekusi dan penempatan serta interaksi dengan smart contacts. Consensus di mana isi dan perintah dari sebuah transaksi mencapai kesepakatan," katanya.

Selanjutnya ada Settlement yakni lapisan di mana transaksi sudah rampung, menyelesaikan perselisihan bila ditemukan, menyajikan data validating proofs, dan menjembatani antara execution layer yang berbeda, dan lapisan terakhir yakni Data Availability di mana lapisan ini menyimpan dan memastikan ketersediaan data untuk dipakai sebagai referensi semua transaksi.

Menurutnya, munculnya blockchain modular menandai pergeseran yang signifikan dalam lanskap blockchain dan diharapakan bakal membentuk evolusi teknologi blockchain hingga tahun 2024 dan seterusnya.

Baca Juga: Forbes Gunakan Blockchain Ethereum untuk Menyimpan Daftar 30 Under

"Adopsi itu menawarkan sejumlah manfaat dan keuntungan seperti peningkatan skalabilitas sebab blockchain modular dapat memisahkan fungsi inti blockchain ke lapisan yang berbeda, peningkatan efisiensi karena setiap layar bisa menjalankan tugasnya masing-masing sehingga output-nya juga lebih maksimal, peningkatan fleksibilitas dan inovasi khususnya untuk para pengembang (developer)," terangnya.

Mereka bisa memilih dan mencocokkan komponen yang paling sesuai untuk kebutuhan mereka sehingga bisa mendorong inovasi. Tidak hanya itu, blockchain modular memiliki keuntungan lain seperti peningkatan keamanan dimana dengan membagi-bagi fungsi blockchain yang berbeda dan jika satu komponen mengalami masalah, hal itu tidak selalu mengorbankan seluruh sistem.

"Blockchain modular juga memungkinkan adanya penyesuaian infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan spesifik," imbuhnya.

Informasi, Fasset adalah perusahaan fintech global yang saat ini memiliki kantor di Uni Emirat Arab, Labuan, dan Jakarta dengan misi untuk membantu miliaran orang menjadi pemilik aset digital dan membangun aset.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.
Automotive16 Juni 2026, 17:14 WIB

All New Lexus ES Segera Meluncur di Indonesia pada Juli 2026

Selain tersedia dalam tipe BEV, mobil ini juga akan tersedia dalam model HEV.
Lexus ES. (Sumber: Lexus)
Hobby16 Juni 2026, 16:18 WIB

Cerita Alumni UMY Chairul Mukmin Jadi Pemenang Pertama SUCI 12

Menapaki jalan yang panjang dan enggak mudah di dunia komedi.
Chairul Mukmin juara pertama SUCI 12. (Sumber: UMY)
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)