Sam Altman Mulai Spill Tipis-Tipis GPT-5

Uli Febriarni
Rabu 17 Januari 2024, 16:45 WIB
ChatGPT bersiap luncurkan fitur video (Sumber: Getty Images via Business Insider)

ChatGPT bersiap luncurkan fitur video (Sumber: Getty Images via Business Insider)

CEO OpenAI, Sam Altman, diundang untuk berbincang bersama pendiri Microsoft, Bill Gates, di podcast Unconfuse Me.

Dalam podcast itu, Sam Altman men-spill sedikit mengenai perilisan GPT-5, yang disebutnya bakal rilis tahun ini.

Baca Juga: Agate Kembangkan 3D Games Lewat Sub Brand Ke-2: Vertx Break

Saat bersama Bill Gates, Sam Altman mengatakan bahwa interaksi ChatGPT saat ini adalah 'model terbodoh yang pernah ada.'

"Tujuan model baru dari GPT-5 adalah mampu memberikan alasan yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan, terutama mengingat 'halusinasi' aplikasi yang terkenal; di mana chatbot dengan percaya diri melontarkan pernyataan yang tidak benar," ungkapnya, seperti dikutip dari Mashable, yang mengolah laporan dari konten podcast itu, Rabu (17/1/2024).

Altman ingin ChatGPT yang lebih akurat, dapat mengetahui segalanya tentang pengguna dan data pengguna, hingga tingkat yang terdengar sangat pribadi.

Lebih lanjut Altman menyebut, bagian penting dari pengembangan produk OpenAI adalah kemampuan untuk memahami detail pribadi secara mendalam. Termasuk hal-hal seperti email dan kalender, serta koneksi lebih lanjut ke 'sumber data luar', sehingga ChatGPT dapat menjangkau pengguna sepenuhnya.

"Orang-orang menginginkan hal yang sangat berbeda dari GPT-4. Kami akan mewujudkan semua itu, dan juga kemampuan untuk membuatnya menggunakan data Anda sendiri," tuturnya.

Baca Juga: Tim Kerja di Industri Gaming Bakal Tergeser AI? Para Praktisi Bilang Begini

Baca Juga: Hari Ini Galaxy AI Meluncur, Simak Yuk Sejarah Inovasi Ponsel Samsung dari Masa ke Masa

Fitur Video di ChatGPT

Lewat bincang santai di podcast itu, Sam Altman ternyata juga menyatakan kalau ChatGPT akan mendapatkan kemampuan fitur video.

Ia menambahkan, generasi baru model bahasa yang diuji yang mendukung ChatGPT ini akan 'sepenuhnya multimodal dengan dukungan ucapan, gambar, kode, dan video.'

"Versi ChatGPT saat ini sudah mendukung gambar dan audio, tetapi dengan video, jangkauan kemampuan AI generatif akan semakin luas," ujarnya.

Kasus penggunaan potensial untuk sistem AI seperti ChatGPT yang dapat melakukan analisis video, dapat menghasilkan lebih banyak keandalan dan menciptakan chatbot yang sadar konteks. Namun aplikasi untuk versi baru ini juga dapat penuh dengan penyalahgunaan, terutama dalam hal privasi.

Baca Juga: Sharp Aquos Sense 8 Dijual di Indonesia, Beratnya Cuma 159 Gram

Baca Juga: 5 Pekerjaan Karir di Bidang Kripto pada 2024

Belum lama ini OpenAI meluncurkan GPT Store, sebuah pasar untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang dipersonalisasi.

GPT Store merupakan tempat bagi pengguna untuk menemukan dan membuat GPT, atau AI yang disesuaikan untuk tugas seperti mengajar matematika atau merancang stiker.

Meski kesannya GPT Store ini akan mirip dengan Microsoft Store, App Store maupun Play Store, OpenAI menyebut ada perbedaan besar antara GPT Store dan tiga toko digital tersebut. 

Di GPT Store, masyarakat justru dilibatkan aktif tidak hanya untuk mengakses, tetapi juga mengembangkan berbagai aplikasi kecerdasan buatan yang tersedia di GPT Store. Kelebihan itu membuat aplikasi kecerdasan buatan diyakini jadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Baca Juga: Apple Vision Pro akan Diluncurkan dengan 150 Film dalam Format 3D

Baca Juga: DayaTani Umumkan Raih Pendanaan Putaran Awal, Jadi Sinyal Positif Industri Agritech

GPT Store awalnya akan diluncurkan ahir November 2023, bagi pengguna yang menggunakan paket ChatGPT berbayar.

Namun OpenAI menunda peluncuran GPT Store, dengan alasan mereka masih meningkatkan GPT berdasarkan umpan balik pelanggan.

Dan di kalangan publik juga telah tersiar kabar bahwa penundaan itu juga terjadi akibat pemecatan -dan kembalinya- Sam Atman di kursi CEO OpenAI, yang penuh drama.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)