Lebih dari 100.000 Data Kredensial ChatGPT Diretas dan Disebar di Dark Web

Uli Febriarni
Sabtu 24 Juni 2023, 21:07 WIB
ilustrasi peretasan (Sumber : freepik)

ilustrasi peretasan (Sumber : freepik)

Lebih dari 100.000 data kredensial yang digunakan pemilknya untuk login chatbot kecerdasan buatan OpenAI , ChatGPT, bocor ke web gelap.

Hal ini dilaporkan pekan ini, oleh Group-IB, sebuah perusahaan keamanan siber yang berbasis di Singapura. Group-IB, dalam laporannya, mengungkap bahwa pencurian kredensial dimulai pada Juni 2022 tetapi memasuki puncaknya pada 26.802 login yang dicuri pada Mei 2023. Pencurian tersebut, kata laporan itu, diatur dengan malware Raccoon Infostealer, yang diunduh oleh korban setelah menerima email phishing.

Decrypt, salah satu media yang mengabarkan hal itu, menjelaskan bahwa setelah terinfeksi, malware mengumpulkan kredensial login, riwayat, dan cookie yang disimpan di browser web. Group-IB mengatakan, ini juga dapat mencakup informasi dompet crypto. Menurut perusahaan analitik blockchain, Chainalysis, lebih dari $3 miliar cryptocurrency dicuri pada 2022 saja.

Baca Juga: Jam Tangan Fossil Gen 6 Kini Disematkan Google Assistant dengan Wear OS 3

Salah satu bentuk serangan siber yang paling umum, serangan phishing, datang dalam bentuk email, pesan teks, atau pesan di media sosial. Termasuk mengirimkan komunikasi penipuan seperti teks dan pesan di media sosial, yang tampaknya berasal dari sumber yang memiliki reputasi baik.

Dalam siaran pers mereka, Group-IB menuturkan, jenis malware ini menginfeksi komputer sebanyak mungkin melalui phishing atau cara lain untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin. 

"Pencuri info telah muncul sebagai sumber utama data pribadi yang disusupi karena kesederhanaan dan keefektifannya," kata mereka, dikutip pada Sabtu (24/6/2023), lewat laman Decrypt.

Group-IB juga melaporkan, mayoritas kredensial ChatGPT yang dicuri, sekitar 41.000 di antaranya, berasal dari wilayah Asia-Pasifik. Group-IB merekomendasikan pengguna memperbarui kata sandi mereka dan menggunakan autentikasi dua faktor di akun mereka.

Wion News mengungkap, data yang dicuri peretas, didominasi dengan data yang berasal dari India dan Pakistan.

Para peneliti dari perusahaan siber mengatakan, kredensial ChatGPT yang dicuri diakses karena malware Raccoon yang populer. Sama seperti malware dasar, Raccoon mencuri info pengguna dari komputer mereka, setelah mereka mengunduh perangkat lunak yang seringkali disamarkan sebagai aplikasi atau file yang sebenarnya diinginkan pengguna.

Raccoon dikenal mudah tersedia dan dianggap sebagai salah satu malware yang dapat diandalkan. Karena mempertahankan basis pelanggan yang sehat, menjadikannya pilihan populer di kalangan peretas.

Kepala Intelijen Ancaman Grup-IB, Dmitry Shestakov, mengatakan, banyak perusahaan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam aliran operasional mereka. 

"Karyawan memasukkan korespondensi rahasia atau menggunakan bot untuk mengoptimalkan kode hak milik. Mengingat, konfigurasi standar ChatGPT menyimpan semua percakapan. Ini dapat secara tidak sengaja menawarkan kumpulan data kecerdasan sensitif kepada pelaku, jika mereka memperoleh kredensial akun," jelas mereka. 

Selain itu, peretas yang memiliki akses ke akun ChatGPT pemiliknya, juga dapat mengakses akun mereka yang lain dengan bantuan malware; jika pengguna menggunakan kembali kata sandi yang sama untuk berbagai platform.

Baca Juga: YouTube Integrasikan Alat Sulih Suara Bertenaga AI, Kreator Konten Terlihat Seakan Jago Berbagai Bahasa

Awal bulan ini, OpenAI menjanjikan $1 juta untuk inisiatif keamanan siber AI.

Pada Oktober 2022, Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Barat Texas, membuka dakwaan dari Departemen Kehakiman terhadap Mark Sokolovsky atas dugaan perannya dalam Raccoon Infostealer; yang oleh badan tersebut disebut sebagai operasi kejahatan dunia maya internasional.

Perangkat lunak tersebut ditawarkan sebagai 'malware-as-a-service' (MaaS), memungkinkan pengguna untuk menyewa akses ke alat terlarang dengan biaya bulanan.

Menurut dokumen DOJ, Sokolovsky didakwa dengan satu tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan komputer; satu tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan kawat; satu tuduhan persekongkolan untuk melakukan pencucian uang; dan satu hitungan pencurian identitas yang diperparah.

Pengadilan Distrik Amsterdam mengabulkan ekstradisi Sokolovsky ke Amerika Serikat untuk diadili pada 13 September 2022. Jika terbukti bersalah, Sokolovsky menghadapi 20 tahun penjara federal. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain Modular Pertama di Industri untuk Fleksibilitas Maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon Nirkabel Ringkas DJI Dilengkapi Penutup Depan Berwarna-warni untuk Menyesuaikan dengan Gaya Apa Pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat Untuk Memberikan Pengalaman yang Nyaman Bagi Keluarga Tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Motorola Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)