ChatGPT: Produk AI yang Memudahkan Sekaligus Menakutkan

Uli Febriarni
Kamis 02 Maret 2023, 16:23 WIB
halaman masuk ke ChatGPT (Sumber : OpenAI)

halaman masuk ke ChatGPT (Sumber : OpenAI)

Mungkin terlalu dini untuk meyakini bahwa, kehadiran bot di tengah-tengah kita adalah untuk membantu atau mengancam pekerjaan.

Karena, sejauh ini beberapa perusahaan sudah membatasi penggunaan ChatGPT, alat kecerdasan buatan generatif, pada perangkat karyawan. Seperti misalnya terungkap dalam laporan terbaru milik Forbes, pekan ini.

JPMorgan Chase telah membatasi penggunaan ChatGPT oleh stafnya, menjadi organisasi terbaru yang melarang chatbot OpenAI di tempat kerja. Selain itu, dari beberapa perusahaan bank di Amerika Serikat, termasuk Goldman Sachs, Citigroup, Wells Fargo dan Bank of America juga dilaporkan membatasi penggunaan produk Artificial Intelligence (AI) ini. 

Sementara yang lain menyambutnya. Bain & Company telah menjalin aliansi dengan OpenAI untuk membawa alatnya ke klien korporat, dan telah menanamkan OpenAI ke dalam sistemnya sendiri selama setahun terakhir, lapor kontributor Martine Paris.

Di bidang makanan dan minuman, Coca-Cola juga meningkatkan pemasaran dan operasi mereka dengan menggunakan OpenAI. Implikasi dari menyematkan AI ke dalam pekerjaan untuk industri lain, dari media hingga layanan pelanggan hingga obat-obatan, tidak ada habisnya.

Senior editor Forbes, Alex Konrad mengatakan, perlombaan berbagai perusahan untuk menyematkan alat AI dalam proses kerja sudah berlangsung, masif.

"Panggilan ke cuplikan kode berbasis AI, atau API, melonjak sepuluh kali lipat pada 2022, dengan akselerasi lebih tinggi pada Desember, menurut penyedia Rapid," tulis Konrad, yang fokus terhadap venture capital, cloud, dan starup itu, kami lansir Kamis (2/3/2023).

"Sebuah studi Cowen baru-baru ini, terhadap lebih dari 100 pembeli perangkat lunak perusahaan menemukan bahwa, AI telah muncul sebagai prioritas pengeluaran teratas di antara teknologi baru," kata dia. 

Kecepatan pertumbuhan dan investasi dalam startup seperti itu menunjukkannya.

Konrad juga memiliki cerita Tome pekan lalu, alat AI penceritaan yang dikembangkan oleh dua mantan manajer Meta. Uji beta gratis diluncurkan pada September, dan pada awal Februari, perusahaan yang berbasis di San Francisco melewati satu juta pengguna, menjadikan Tome alat produktivitas tercepat yang mencapai pencapaian tersebut.

Alat tersebut, mengumpulkan $43 juta lagi dalam putaran pendanaan Seri B, yang terdiri dari siapa saja investor setelah putaran Seri A $175 juta 2021. Tome dipandang sebagai pembunuh PowerPoint dan Slide yang potensial.

Ada juga Typeface, startup AI generatif lainnya yang merupakan platform untuk konten pemasaran dan komunikasi seperti posting blog, posting Instagram, dan posting pekerjaan di LinkedIn. Itu hanya mengumpulkan $ 65 juta, ungkap penulis lain dari Forbes, Rashi Shrivastava.

ChatGPT: Dicintai dengan Hati-Hati

Terlepas dari kemudahan yang ditawarkan ChatGPT kepada publik, para peneliti mengingatkan agar pengguna tetap berhati-hati.

Beberapa kekhawatiran menunjuk pada peran ChatGPT dalam pendidikan, yang dilarang oleh sekolah umum Kota New York.

Para ahli mengungkap, perusahaan harus mempertimbangkan kembali kebijakan mereka terkait teknologi cepat tersebut.

"Jika tidak, mereka dapat mengalami kesulitan yang dapat ditimbulkan oleh ChatGPT dan model AI lainnya. Seperti: kesalahan faktual, pelanggaran hak cipta, dan kebocoran informasi bisnis rahasia," tulis The Verge.

Namun, teknologinya akan tetap ada dan kemungkinan akan terus menyebar; banyak aplikasi sudah didukung AI. OpenAI diharapkan merilis API, atau antarmuka pemrograman aplikasi, menggandakan jumlah aplikasi khusus yang dibangun di atas alat tersebut.

Pada saat yang bersamaan, beberapa profesional tidak menjual kepraktisan maupun kualitas hasil.

Beberapa peneliti lainnya lagi, memperkirakan dalam beberapa tahun ke depan tenaga kerja akan tergantikan oleh teknologi.

Seperti yang dicemaskan oleh seorang pegawai Deloitte berikut: "Saat ChatGPT mulai membuat slide, saya akan selesai," ujarnya. 

Kata Noam Comsky Tentang ChatGPT

Linguis legendaris, Noam Chomsky punya pandangan tentang ChatGPT ini. Menurutnya, selama bertahun-tahun ini, ada program yang membantu para profesor mendeteksi esai yang dijiplak.

"Sekarang akan lebih sulit, karena lebih mudah menjiplak," sebutnya, kami kutip dari Open Culture.

Ia mengakui, sistem gaya ChatGPT mungkin memiliki nilai untuk sesuatu, tetapi ia tidak menemukan jelas apa nilai yang dimaksud itu. 

Karena teknologi yang relevan sekarang muncul, Chomsky melihat penggunaan ChatGPT pada dasarnya adalah plagiarisme teknologi tinggi, dan cara menghindari pembelajaran.

Chomsky menyamakan riuhnya penggunaan ChatGPT dengan smartphone: banyak siswa duduk di sana mengobrol dengan seseorang di iPhone mereka.

"Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melarang iPhone; cara lain untuk melakukannya adalah dengan membuat kelas menjadi menarik," demikian ia memberikan metafora.

"Ketika siswa secara naluriah menggunakan teknologi tinggi untuk menghindari pembelajaran, [ini] adalah tanda bahwa sistem pendidikan itu [telah] gagal," ucapnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)