Techverse.asia - Netflix hari ini resmi mengumumkan bahwa mereka menolak untuk menaikkan tawaran mereka untuk Warner Bros Discovery (WBD), Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: Google Pixel 10 Series dan Samsung Galaxy S26 Series akan Mendapat Fitur Baru Gemini
Netflix sebelumnya telah menerima pemberitahuan dari WBD bahwa dewan direksinya telah menetapkan bahwa proposal terbaru Paramount Skydance merupakan "proposal unggul" berdasarkan ketentuan perjanjian merger WBD yang ada dengan Netflix.
Transaksi yang telah Netflix negosiasikan akan menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan jalur yang jelas menuju persetujuan regulasi.
"Namun, kami selalu disiplin, dan dengan harga yang dibutuhkan untuk menyamai tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan tersebut tidak lagi menarik secara finansial, jadi kami menolak untuk menyamai tawaran Paramount Skydance," kata CEO bersama Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters dalam sebuah pernyataan resminya.
Baca Juga: Netflix Mempersiapkan Tawaran Tunai Sepenuhnya untuk Studio Warner Bros Discovery
Sesuai dengan ketentuan kesepakatan awal, Warner Bros Discovery harus membayar biaya pembatalan sebesar US$2,8 miliar atau setara dengan Rp47 triliun kepada Netflix untuk mengakhiri perjanjian yang ada. Tawaran Paramount Skydance yang diperbarui mencakup pembayaran biaya dari pembatalan tersebut.
Dengan demikian, kesepakatan baru tersebut akan membuat Paramount, yang baru saja dibeli tahun lalu oleh Skydance Media milik Ellison dengan dukungan finansial besar dari ayahnya, mengakuisisi semua aset WBD, termasuk studio-studionya, HBO, layanan streaming, divisi gim dan hiburannya, serta jaringan televisi linear seperti CNN, TBS, TNT, Discovery, dan HGTV.
Sementara itu, Paramount Skydance juga resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah diberitahu oleh WBD bahwa dewan direksi perusahaan tersebut telah menetapkan bahwa proposal tunai Paramount sebesar US$31 per saham untuk mengakuisisi WBD adalah "proposal unggul perusahaan" berdasarkan ketentuan perjanjian merger WBD dengan Netflix.
Baca Juga: Paramount Ajukan Tawaran Baru kepada Warner Bros, Dibeking Larry Ellison
"Kami senang para dewan direksi WBD telah dengan suara bulat menegaskan nilai unggul dari penawaran kami, yang memberikan nilai, kepastian, dan kecepatan penutupan yang lebih unggul kepada pemegang saham Warner Bros Discovery," kata Ketua dan CEO Paramount David Ellison.
Sebagaimana diketahui, Netflix telah mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi WBD pada Desember 2025, menawarkan hampir US$83 miliar hanya untuk studio dan layanan streaming-nya saja.
Meskipun Paramount telah beberapa kali mengajukan tawaran pengambilalihan yang agresif, WBD menegaskan kembali kepada para pemegang saham keyakinannya bahwa tawaran Netflix lebih unggul daripada tawaran Paramount, yang menawarkan US$108 miliar untuk seluruh perusahaan termasuk jaringan televisi linearnya.
Baca Juga: Blibli Resmi Buka Pre-order Samsung Galaxy S26 Series
Tawaran terbaru Paramount, sebesar US$31 per saham, menilai Warner Bros Discovery sekitar US$111 miliar atau setara dengan Rp1.865 triliun. Sekarang, Paramount akan mengambil alih utang senilai US$33 miliar atau sekitar Rp554,499 triliun yang dimiliki oleh WBD, menurut kesepakatan tersebut.
Larry Ellison, yang kekayaan bersihnya mencapai US$201 miliar, menurut laporan Bloomberg, telah setuju untuk menyediakan ekuitas tambahan untuk memenuhi tawaran Paramount. Kapitalisasi pasar Paramount sekitar US$12 miliar. Kesepakatan ini juga dibiayai oleh komitmen utang sebesar US$57,5 miliar dari Bank of America Merrill Lynch, Citi, dan Apollo Global Management.
Padahal bulan lalu, para dewan direksi Warner Bros Discovery telah secara resmi menolak tawaran terbaru Paramount Skydance, dan memberi tahu para pemegang saham bahwa mereka merekomendasikan penjualan studio WBD dan HBO Max senilai US$83 miliar kepada Netflix.
Baca Juga: Saingi Netflix, Paramount Ajukan Tawaran untuk WBD Sebesar US$108 Miliar















