Netflix Mempersiapkan Tawaran Tunai Sepenuhnya untuk Studio Warner Bros Discovery

Rahmat Jiwandono
Kamis 15 Januari 2026, 18:04 WIB
Logo Netflix.

Logo Netflix.

Techverse.asia - Netflix telah membahas kemungkinan merevisi kesepakatan tunai dan sahamnya untuk studio dan aset streaming Warner Bros Discovery (WBD) menjadi kesepakatan tunai sepenuhnya.

Baca Juga: ASUS ROG Kithara Dilengkapi Driver Planar Magnetik Hifiman

Perubahan ini akan terjadi karena Paramount Skydance terus mempromosikan tawaran tunai penuh senilai US$30 per saham untuk WBD sebagai tawaran yang lebih unggul daripada kesepakatan yang ditandatangani perusahaan yang dipimpin David Zaslav tersebut dengan raksasa streaming itu.

Berdasarkan ketentuan perjanjian asli Netflix, setiap pemegang saham Warner Bros Discovery akan menerima US$23,25 tunai dan US$4,50 saham biasa Netflix untuk setiap saham biasa WBD yang beredar pada saat penutupan transaksi. Dengan parameter tersebut, kesepakatan itu memiliki nilai perusahaan sebesar US$82,7 miliar.

Dengan begitu, sekarang Netflix siap untuk beralih ke tawaran tunai sepenuhnya, menurut laporan The Wall Street Journal, yang mengutip sumber anonim. Bloomberg News sebelumnya juga melaporkan bahwa Netflix sedang mempertimbangkan langkah tersebut.

Baca Juga: Setia dengan Tawaran Netflix, Akuisisi Paramount Kembali Ditolak Warner Bros Discovery

Di sisi lain, Paramount Skydande pada Senin (12/1/2026) lalu telah menggugat dewan direksi WBD di Pengadilan Chancery Delaware, Amerika Serikat (AS), untuk merilis semua dokumentasi yang merinci proses pengambilan keputusan dan perhitungan di balik pilihan mereka terhadap Netflix daripada Paramount.

Paramount Skydande juga secara resmi menyatakan bahwa mereka akan melancarkan perebutan kekuasaan melalui proksi, dengan rencana untuk mencalonkan kandidat dewan direksi WBD mereka sendiri untuk dipilih pada rapat pemegang saham tahunan Warner Bros Discovery yang akan mendukung tawarannya.

WBD menegaskan bahwa gugatan itu "tidak berdasar." Mereka telah menggambarkan merger Paramount Skydance sebagai lebih berisiko bagi mereka dan para pemegang sahamnya, yang dibantah oleh Paramount.

Baca Juga: Infinix Rilis 2 Kacamata Pintar Baru Bertenaga Kecerdasan Buatan

Dewan direksi WBD dan beberapa pemegang sahamnya juga tampaknya terkejut bahwa Paramount belum menaikkan tawarannya di atas US$30 per saham.

Menurut analisis Paramount Skydande pada 8 Januari, total nilai transaksi Netflix bagi pemegang saham WBD adalah US$27,42 per saham, mengingat penurunan harga saham Netflix. Paramount Skydance mengklaim bahwa saham Discovery Global akan menjadi tidak berharga, berdasarkan analisis yang membandingkannya dengan pemisahan Versant milik Comcast baru-baru ini.

Berdasarkan kesepakatan Netflix dengan WBD, raksasa streaming tersebut akan mengakuisisi studio film dan televisi Warner Bros Discovery, HBO dan HBO Max, serta divisi gimnya. Tawaran awal Netflix mencakup pembiayaan utang sebesar US$59 miliar dari Wells Fargo, BNP, dan HSBC.

Sementara itu, Paramount Skydance menawarkan untuk membeli Warner Bros Discovery secara keseluruhan, dengan dukungan dari ayah David Ellison, pendiri Oracle Larry Ellison, dan mitra lainnya termasuk RedBird Capital Partners dan dana kekayaan negara Arab Saudi, Qatar, dan Abu Dhabi.

Baca Juga: Paramount Ajukan Tawaran Baru kepada Warner Bros, Dibeking Larry Ellison

Seperti diketahui, pada Desember 2025, Netflix dan WBD resmi mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan definitif di mana Netflix akan mengakuisisi WBD, yang termasuk studio film dan televisinya yakni HBO Max dan HBO.

Kesepakatan ini memiliki total nilai perusahaan (termasuk utang) sekitar US$82,7 miliar atau sekitar Rp1,380 triliun lebih, dengan nilai ekuitas sebesar US$72 miliar. Kedua perusahaan tersebut memperkirakan bahwa transaksi yang merupakan gabungan tunai dan saham ini akan selesai dalam waktu 12-18 bulan.

Akuisisi ini menyatukan dua bisnis hiburan pionir, yang menggabungkan inovasi Netflix, jangkauan global, dan layanan streaming online dengan warisan penceritaan kelas dunia Warner Bros Discovery yang telah berlangsung selama seabad.

"Misi kami selalu menghibur dunia," ungkap salah satu Chief Executive Officer (CEO) Netflix Ted Sarandos melalui keterangan tertulisnya kami kutip pada Senin (8/12/2025).

Baca Juga: Netflix Memperkenalkan Alat Pencarian Bertenaga Kecerdasan Buatan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)
Techno09 Maret 2026, 15:45 WIB

Tecno Hadirkan Camon 50 Series, Debut dengan Teknologi TGuard

Seri ini Mendefinisikan Ulang Pencitraan Profesional Melalui Kekuatan AI Praktis.
Tecno Camon 50 Series. (Sumber: dok. tecno)
Hobby09 Maret 2026, 15:22 WIB

Praregistrasi Ragnarok Zero: Global Resmi Dibuka, Dapat Lisensi dari Gravity

Ragnarok model ini akan sangat mendekati versi asli dari Ragnarok Online yang rilis di era 2000an awal.
Ragnarok Zero Global. (Sumber: Gravity Game United)
Techno09 Maret 2026, 14:11 WIB

Spek dan Harga Xiaomi Watch 5, Tahan Selama 18 Hari dalam Mode Hemat Daya

Xiaomi Watch 5: Pengalaman Unggulan yang Didukung oleh Wear OS by Google.
Xiaomi Watch 5. (Sumber: Xiaomi)
Lifestyle09 Maret 2026, 13:44 WIB

Blibli Kini Resmi Hadir di Youtube Shopping

Belanja Makin Praktis untuk Pelanggan, Konten Makin Cuan bagi Kreator.
logo blibli (Sumber: blibli.com)
Techno09 Maret 2026, 13:32 WIB

Komdigi Batasi Akses ke Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Aturan ini akan mulai berlaku pada 28 Maret 2026 dan ini daftar media sosial yang dibatasi aksesnya buat anak-anak.
Ilustrasi sosial media. (Sumber: freepik)
Techno06 Maret 2026, 17:48 WIB

Vivo Unjuk Gigi Kecanggihan Kamera X300 Ultra di MWC 2026

Mengubah kreasi profesional dengan kemampuan video mutakhir.
Vivo X300 Ultra memamerkan kemampuan pembuatan video sinematik. (Sumber: Vivo)
Automotive06 Maret 2026, 17:37 WIB

Harley Davidson Hadirkan 4 Moge Tipe Sport-Touring Baru di Asia Tenggara

Pengumuman balap Bagger World Cup bersama Niti Racing Indonesia, dan pengalaman penggemar yang mendalam.
Managing Director, Asia Emerging Markets and India di Harley Davidson Mark O'Flaherty. (Sumber: istimewa)