Paramount Ajukan Tawaran Baru kepada Warner Bros, Dibeking Larry Ellison

Rahmat Jiwandono
Rabu 24 Desember 2025, 17:35 WIB
Paramount.

Paramount.

Techverse.asia - Paramount Skydance rupanya belum menyerah untuk mendapatkan Warner Bros Discovery (WBD). Ya, Larry Ellison menawarkan jaminan pribadi yang tidak dapat dibatalkan sebesar US$40,4 miliar atau sekitar Rp676,9 triliun untuk penawaran tunai senilai US$108 miliar untuk WBD, yang bertujuan untuk menggagalkan kesepakatan Netflix.

Sebagai informasi, Ellison adalah pendiri Oracle dan pendukung Skydance, yang didirikan oleh putranya, yang menjabat sebagai CEO Paramount Skydance, yakni David Ellison.

“Larry Ellison telah setuju untuk memberikan jaminan pribadi yang tidak dapat dibatalkan sebesar US$40,4 miliar untuk pembiayaan ekuitas untuk penawaran tersebut dan klaim ganti rugi apa pun terhadap Paramount,” demikian pernyataan pers Paramount kami kutip, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga: Samsung Luncurkan 5 Monitor Gaming Odyssey Baru, Cek Selengkapnya

Paramount juga menaikkan biaya pembatalan kesepakatan untuk menyamai angka Netflix sebesar US$5,8 miliar atau sekitar Rp97 triliun lebih , yang harus dibayarkan kepada WBD jika kesepakatan tersebut tidak lolos tinjauan regulasi.

Tak berhenti di situ, Paramount pun mengumumkan bahwa mereka terus menawarkan US$30 per saham secara tunai untuk 100 persen saham WBD yang beredar, sebuah tawaran yang akan mencakup semua aset dan kewajiban WBD.

"Penawaran tunai penuh dengan nominal tersebut per saham kami pada tanggal 4 Desember, dan terus menjadi, pilihan terbaik untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham WBD," kata David Ellison.

Sebab, katanya, komitmen dia terhadap investasi dan pertumbuhan, akuisisi Paramount diklaim akan lebih unggul bagi semua pemangku kepentingan WBD, sebagai katalis untuk produksi konten yang lebih besar, produksi film yang lebih banyak, dan lebih banyak pilihan konsumen.

Baca Juga: Saingi Netflix, Paramount Ajukan Tawaran untuk WBD Sebesar US$108 Miliar

Pendanaan ekuitas yang diusulkan sebelumnya telah dimasukkan dalam penawaran Paramount, tetapi "jaminan pribadi" dari Ellison tersebut adalah hal baru. Penawaran yang direvisi ini muncul hanya seminggu setelah dewan Warner Bros Discovery menolak tawaran awal Paramount, dan lebih memilih kesepakatan sebelumnya dengan Netflix.

Pada 17 Desember, WBD secara resmi merekomendasikan pemegang saham untuk menolak tawaran Paramount. WBD pun telah menerima tawaran senilai US$82,7 miliar dari Netflix, yang akan ditutup tahun depan setelah persetujuan regulasi.

"(Dewan) telah dengan suara bulat memutuskan bahwa penawaran tender yang diluncurkan oleh Paramount pada 8 Desember 2025 bukanlah kepentingan terbaik kami dan pemegang sahamnya dan tidak memenuhi kriteria 'proposal unggul' berdasarkan ketentuan perjanjian merger WBD dengan Netflix yang diumumkan pada 5 Desember 2025," terang WBD.

Kesepakatan Paramount termasuk dukungan dari dana kekayaan negara di tempat-tempat seperti Arab Saudi dan Qatar. Namun demikian, sebelumnya keluarga Ellison mengatakan bahwa jika para pendana lain mengundurkan diri, mereka akan "menjamin seluruh jumlah penawaran." Itu tidak cukup sebagai jaminan bagi WBD.

Baca Juga: Netflix akan Akuisisi Warner Bros Dicovery Senilai Rp1.380 Triliun Lebih

Paramount mungkin saja mengambil langkah ini, tetapi bukan dengan senyum di wajah mereka: tidak satu pun dari kekhawatiran ini, maupun permintaan jaminan pribadi, diangkat oleh WBD atau penasihatnya kepada Paramount dalam periode 12 minggu menjelang WBD menyetujui transaksi yang lebih rendah dengan Netflix.

Sebelumnya diberitakan, Paramount telah memulai penawaran tender tunai untuk mengakuisisi seluruh saham WBD. Transaksi yang diusulkan Paramount adalah untuk seluruh Warner Bros Discovery, termasuk bisnis televisinya dengan CNN, TBS, TNT, dan jaringan lainnya.

Ellison menyatakan, pemegang saham WBD berhak mendapatkan kesempatan untuk mempertimbangkan penawaran tunainya untuk saham mereka di seluruh perusahaan.

Baca Juga: Trailer Awal Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America?

"Kami yakin mereka sedang mengejar proposal yang lebih buruk yang membuat para pemegang saham terpapar pada campuran kas dan saham, nilai perdagangan bisnis kabel linear Global Networks yang tidak pasti di masa mendatang, dan proses persetujuan regulasi yang menantang," tambahnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil Masa Depan Tak Lagi Sekadar Cepat, tetapi Mampu Mengenali Risiko di Jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 Tahun IAPVC Hubungkan Karya Visual, Konservasi, dan Pengalaman Wisata Satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang Sempurna untuk Penggemar Fotografi
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)
Startup06 Agustus 2026, 15:35 WIB

Syailendra Capital x Privy Percepat Verifikasi Identitas, untuk Jangkau Jutaan Investor Pasar Modal

Syailendra Capital mempercepat proses verifikasi pengguna menjadi tiga menit.
Privy x Syailendra Kapital. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 15:34 WIB

Ingin Jadi Pro Player? Realme Selenggarakan 828 Gaming Tournament

Realme mengusung tema "Make Passion Real" pada event ini dengan menghadirkan gaming tournament untuk game Mobile Legends: Bang Bang berskala nasional yang terbuka bagi seluruh anak muda Indonesia.
828 Gaming Tournament. (Sumber: Realme)