Warner Bros Discovery Tolak Tawaran Pembelian dari Paramount, Ada Apa?

Rahmat Jiwandono
Kamis 18 Desember 2025, 17:20 WIB
Warner Bros Discovery diantara penawaran pembelian Netflix atau Paramount. (Sumber: istimewa)

Warner Bros Discovery diantara penawaran pembelian Netflix atau Paramount. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Dewan direksi Warner Bros Discovery (WBD) secara resmi menolak tawaran pengambilalihan senilai US$108 miliar atau sekitar Rp1.802 triliun dari Paramount Skydance. WBD menyatakan, mereka tetap berkomitmen pada kesepakatan senilai US$82,7 miliar atau sekitar Rp1.380 triliun dengan Netflix, yang akan rampung tahun depan, namun masih menunggu persetujuan regulator.

Setelah pengumuman WBD ini, Paramount menegaskan akan terus menyampaikan argumennya langsung kepada para pemegang saham untuk tawaran 'pengambilalihan paksa terbaru' senilai US$30 (Rp500 ribuan) per saham perusahaan - yang mengindikasikan untuk saat ini bahwa mereka tidak akan menaikkan tawaran lebih tinggi lagi.

Baca Juga: Netflix akan Akuisisi Warner Bros Dicovery Senilai Rp1.380 Triliun Lebih

WBD juga tetap berkomitmen penuh pada kesepakatan besar dengan Netflix, di mana perusahaan streaming tersebut akan membeli studio Warner Bros, HBO, dan HBO Max seharga US$27,75 (Rp460 ribuan) per saham. Hal tersebut akan terjadi setelah rencana pemisahan Discovery Global oleh WBD pada kuartal ketiga 2026, yang sebagian besar terdiri dari jaringan televisi perusahaan.

“Setelah melakukan evaluasi cermat terhadap penawaran tender yang baru-baru ini diluncurkan Paramount, kami menyimpulkan bahwa nilai penawaran tersebut tidak memadai, dengan risiko dan biaya signifikan yang dibebankan kepada para pemegang saham kami,” ungkap Samuel A. Di Piazza Jr. selaku Ketua Dewan Direksi WBD dalam sebuah pernyataan resmi kami sadur, Kamis (18/12/2025).

Menurut dia, penawaran tersebut sekali lagi gagal mengatasi kekhawatiran utama yang telah disampaikan secara konsisten kepada Paramount selama keterlibatan dan peninjauan ekstensifnya terhadap enam proposal mereka sebelumnya.

“Kami yakin bahwa penggabungan kami dengan Netflix mewakili nilai yang jauh lebih unggul dan lebih pasti bagi para pemegang saham kami dan kami berharap dapat mewujudkan manfaat yang menarik dari penggabungan kami,” paparnya.

Baca Juga: Komdigi Ingin Terapkan Kartu SIM Ponsel Berbasis Biometrik Pengenalan Wajah

Warner Bros Discovery menyatakan kepada dewan direksinya bahwa mereka telah dengan suara bulat memutuskan bahwa penawaran tender yang diluncurkan oleh Paramount pada 8 Desember kemarin, bukanlah kepentingan terbaik WBD dan para pemegang sahamnya dan tidak memenuhi kriteria ‘Superior Proposal’ berdasarkan ketentuan perjanjian penggabungan WBD dengan Netflix yang diumumkan pada 5 Desember 2025.

Dewan direksi mereka juga merekomendasikan agar para pemegang saham WBD untuk menolak tawaran Paramount. “Syarat-syarat merger Netflix lebih unggul. Tawaran mereka (Paramount) memberikan nilai yang tidak memadai dan membebankan banyak risiko dan biaya yang signifikan pada WBD,” tulis dewan direksi Warner Bros Discovery dalam surat kepada para pemegang saham.

Di sisi lain, merespons kabar ini, Netflix resmi mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka menyambut baik rekomendasi dari dewan direksi WBD tersebut. Bahkan, Netflix juga menunjuk ke situs web mereka, netflixwbtogether.com, di mana mereka mempromosikan manfaat kesepakatan dengan WBD.

Baca Juga: Warner Bros Discovery akan Terpecah Menjadi 2 Raksasa Media

“Dewan direksi Warner Bros Discovery (telah) menegaskan bahwa perjanjian merger Netflix lebih unggul dan bahwa akuisisi kami adalah yang terbaik bagi para pemegang saham,” kata salah satu Chief Executive Officer (CEO) Netflix Ted Sarandos lewat keterangan tertulisnya.

Ted mengatakan bahwa akusisi ini adalah proses kompetitif yang memberikan hasil terbaik bagi konsumen, kreator, pemegang saham, dan industri hiburan yang lebih luas.

Salah satu CEO Netflix Greg Peters menambahkan, dengan mengakuisisi WBD, Netflix akan dapat menawarkan lebih banyak pilihan, nilai, dan peluang kepada audiens dan kreator di seluruh dunia. Transaksi ini, menurutnya, pada dasarnya 'lebih pro-konsumen, pro-inovasi, pro-kreator, dan pro-pertumbuhan.'

Sebelumnya diberitakan, Paramount ingin membeli Warner Bros Discovery memulai penawaran tender secara tunai. Transaksi yang diusulkan Paramount adalah untuk seluruh WBS, yang termasuk bisnis televisinya dengan CNN, TBS, TNT, dan jaringan lainnya. Itu adalah penawaran langsung kepada para pemegang saham WBD.

Baca Juga: Paramount Plus dan Showtime Bakal Merger, Sejumlah Acara Akan Dihentikan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Culture14 Juli 2026, 21:09 WIB

Inovatif, Mie Lethek Khas Bantul Kini Tersedia dalam Bentuk Kemasan

Mie lethek sendiri termasuk dalam warisan budaya tak benda.
Mie lethek Yu Murti dalam kemasan plastik. (Sumber: istimewa)
Techno14 Juli 2026, 20:45 WIB

Dorong Inovasi Mitra, SailPoint Hadirkan Unified Platform Access

Program baru yang memungkinkan mitra teknologi membangun aplikasi native, mendorong terciptanya “app economy” keamanan identitas yang kolaboratif bagi pelanggan.
Unified Platform Access. (Sumber: SailPoint)
Lifestyle14 Juli 2026, 16:02 WIB

Oreo x BTS Umumkan Limited Edition Oreo dan BTS Cookies

Cita rasa biskuit ini diilhami dari kuliner jajanan jalanan hotteok di Korea Selatan.
Oreo x BTS. (Sumber: istimewa)
Techno14 Juli 2026, 15:59 WIB

Baru Seumur Jagung, Meta Hapus Fitur Muse Image, Ada Apa?

Meta menonaktifkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan gambar AI dari akun Instagram publik mana pun.
Fitur Muse Image. (Sumber: Meta)
Automotive14 Juli 2026, 12:20 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lombakan Beragam Kelas Modifikasi Sepeda Motor

AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air
Ilustrasi HMC 2026. (Sumber: AHM)
Techno14 Juli 2026, 12:16 WIB

ASUS ROG Gjallar: Soundbar Khusus untuk Main Gim, Harga Mulai dari Rp7 Jutaan

Soundbar gaming premium dan ringkas ini memiliki fitur suara surround Dolby Atmos 2.1.2, mikrofon AEC internal, dan kontrol lintas platform yang intuitif.
ASUS ROG Gjallar. (Sumber: null)
Startup14 Juli 2026, 10:53 WIB

AI Agentic Tumbuh Pesat, Digital Trust Menjadi Fondasi di Sektor Keuangan

Seiring berkembangnya pemanfaatan AI dan semakin terhubungnya layanan keuangan digital, kebutuhan akan fondasi kepercayaan yang kuat akan menjadi semakin penting.
Ilustrasi AI Agentic.
Techno14 Juli 2026, 09:09 WIB

Nubia Hadirkan Neo 5 GT Special Edition, Bawa Sistem Pendingin Aqua Core

Ponsel gaming ini hadir dengan Sistem Pendingin Aktif Ganda Cair dan Udara Pertama dan Satu-Satunya di Kelasnya.
Nubia Neo 5 GT Special Edition. (Sumber: ZTE)
Startup13 Juli 2026, 19:05 WIB

Danamon Dorong Perusahaan Rintisan Indonesia Masuk Jaringan Investor Jepang

Ini terungkap dalam gelaran Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026.
Danamon berpartisipasi di gelaran Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. (Sumber: danamon)
Startup13 Juli 2026, 18:29 WIB

Xendit x Dragonpay Bangun Jaringan Pembayaran Terpadu di Filipina

Xendit memperkuat jaringan pembayarannya di Asia Tenggara dengan platform pembayaran Filipina, Dragonpay.
Pendiri Dragonpay Robertson Chiang (kiri) dan Chief Revenue Officer Xendit Nazim Ali. (Sumber: null)