Warner Bros Discovery akan Terpecah Menjadi 2 Raksasa Media

Rahmat Jiwandono
Rabu 18 Juni 2025, 20:49 WIB
Warner Bros Discovery (Sumber: WBD)

Warner Bros Discovery (Sumber: WBD)

Techverse.asia - Warner Bros Discovery (WBD) pada minggu lalu resmi mengumumkan bahwa mereka akan berpisah menjadi dua perusahaan media yang terpisah. Dengan begitu, struktur baru ini akan membuat satu entitas tetap memiliki studio film, televisi, dan gin Warner Bros, bersama dengan New Line Cinema, DC Studios, HBO, dan HBO Max.

Sementara entitas lainnya akan memegang portofolio lengkap saluran kabel langsung milik perusahaan, yang mencakup banyak nama terkenal seperti CNN, HGTV, Cartoon Network, Discovery, TCL, dan lainnya, yang sebagian besar terdiri dari bisnis televisi linier yang telah mengalami penurunan pendapatan dan profitabilitas.

Baca Juga: G-SHOCK Luncurkan Hidden Glow Volume 2 Sea of ​​Stars

Dalam dek pemegang saham, WBD menyebut bahwa kedua entitas tersebut sebagai WBD Global Networks dan WBD Streaming and Studios, dan menyoroti kekuatan masing-masing portofolio. Dua perusahaan tersebut bakal dioperasikan secara independen dan diperdagangkan secara publik.

Pemisahan WBD Global Networks dan WBD Streaming and Studios ini diharapkan akan selesai pada pertengahan tahun 2026 mendatang.

Perusahaan tersebut menunjukkan bahwa masing-masing entitas yang baru dibentuk akan menghasilkan arus kas bebas yang sehat dan bermaksud agar masing-masing entitas tersebut terdaftar sebagai perusahaan yang diperdagangkan secara publik. Hal ini terjadi hanya tiga tahun setelah penggabungan awal antara Warner Media dan Discovery.

Baca Juga: Warner Bros Discovery Gugat Paramount Atas Sengketa Perizinan Streaming South Park

David Zaslav selaku Chief Executive Officer (CEO) dan Presiden Warner Bros Discovery saat ini, akan menjabat sebagai Presiden dan CEO Streaming dan Studios. Sementara itu, sosok Gunnar Wiedenfels, yang saat ini menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) WBD, akan menjabat sebagai Presiden dan CEO Global Networks.

Mereka berdua akan tetap memegang peran mereka saat ini hingga pemisahan selesai. Hal tersebut, menurut Zaslav, akan memberikan fokus yang lebih tajam dan fleksibilitas strategis yang dibutuhkan masing-masing perusahaan untuk bersaing secara paling efektif dalam lanskap media yang terus berkembang saat ini - termasuk skenario M&A yang potensial.

Warner Bros Discovery akan dipecah menjadi dua perusahaan berbeda.

“Signifikansi budaya dari perusahaan hebat ini dan kisah-kisah berdampak yang telah dihadirkannya selama lebih dari satu abad telah menyentuh banyak orang di seluruh dunia. Ini adalah warisan berharga yang akan kami lanjutkan dengan bangga di babak selanjutnya dari sejarah kami yang terkenal ini,” kata Zaslav dalam sebuah pernyataan resminya kami sadur pada Rabu (18/6/2025).

Baca Juga: Biaya Berlangganan Tambah Mahal, Disney+ Juga Melarang Berbagi Akun

Ia mengatakan WBD Global Networks dan WBD Streaming and Studios akan dijalankan secara terpisah dan dioptimalkan ke depannya. Ia ingin agar merek-merek ternama tersebut agar lebih fleksibel dan punya fokus yang lebih tajam.

“Dengan beroperasi sebagai dua perusahaan yang berbeda dan dioptimalkan di masa mendatang, kami memberdayakan merek-merek ikonik ini dengan fokus yang lebih tajam dan fleksibilitas strategis yang mereka butuhkan untuk bersaing paling efektif dalam lanskap media yang terus berkembang saat ini,” ujarnya

Dalam presentasi investor, WBD mengumumkan bahwa mereka akan mengambil pinjaman sebesar US$17,5 miliar dari J.P. Morgan untuk membantu tender tunai dan permintaan persetujuan untuk semua obligasi yang beredar senilai sekitar US$35,5 miliar.

Baca Juga: Warner Bros. Discovery Tetap Merugi Meski 'The Last of Us' dan 'Hogwarts Legacy' Raup Sukses

Itu berarti akan membeli kembali sebagian obligasi sambil juga meminta pemegang obligasi untuk melonggarkan persyaratan mereka, dan akan menawarkan insentif tunai kepada mereka yang setuju untuk menjual atau merestrukturisasi.

Menurut laporan The Hollywood Reporter, mayoritas dari total utang akan dipegang oleh WBD Global Networks, sementara sebagian besar akan tetap berada di WBD Streaming and Studios. Rincian pasti utang di setiap entitas masih harus dilihat, sambil menunggu hasil restrukturisasi utang perusahaan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup24 Juni 2026, 20:00 WIB

Spillify.io Ubah Rekomendasi Produk Menjadi Aktivasi Konsumen

Dengan memberikan informasi merek tertentu, mereka bisa mendapat uang.
Spillify. (Sumber: istimewa)
Techno24 Juni 2026, 19:20 WIB

Samsung Rilis UFS 5.0 untuk Aplikasi AI Generasi Berikutnya di Perangkat

Peningkatan efisiensi daya dan ukuran yang lebih kecil untuk memberikan pengalaman AI seluler yang optimal.
Samsung UFS 5.0.
Techno24 Juni 2026, 19:08 WIB

ASUS ExpertBook B5 Flip G2: Laptop Konvertibel 360 Derajat yang Serbaguna

Laptop ini dirancang untuk pendidikan dan perusahaan.
ExpertBook B5 Flip G2. (Sumber: ASUS)
Culture24 Juni 2026, 19:04 WIB

Kebun Raya Bogor Gelar Program Kultura Ngariung Sunda

Program ini berupaya untuk melestarikan kekayaan asli Nusantara lewat wisata budaya yang edukatif.
Kultura Sunda Ngariung. (Sumber: kebun raya bogor)
Techno24 Juni 2026, 15:13 WIB

ASUS ExpertBook B5 Flip G2: Laptop Konvertibel 360 Derajat yang Serbaguna

Laptop ini dirancang untuk perusahaan dan pendidikan.
ExpertBook B5 Flip G2. (Sumber: ASUS)
Lifestyle24 Juni 2026, 14:57 WIB

Louna Luncurkan Dual Arc dalam 2 Model Ukuran, Segini Harganya

Tumbler ini hadir untuk menjawab kebutuhan dalam memilih produk yang menemani aktivitas sehari-hari.
Louna Dual Arc. (Sumber: oxone)
Techno24 Juni 2026, 13:59 WIB

Meta Glasses Hadir dengan 3 Pilihan Model, Harganya Lebih Miring

Meta meluncurkan kacamata pintar yang lebih murah tanpa merek Ray-Ban.
Meta Glasses.
Techno24 Juni 2026, 13:25 WIB

Percepat Adopsi Agentic AI, Lintasarta Kolaborasi dengan Komunitas OpenClaw

Kolaborasi antara keduanya menjadi bagian dari upaya mendorong terbentuknya ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan.
Lintasarta x OpenClaw. (Sumber: istimewa)
Hobby24 Juni 2026, 13:15 WIB

Review Toy Story 5: Benarkah Gawai akan Menggantikan Mainan Tradisional?

Film ini dapat ditonton oleh segala usia.
Toy Story 5. (Sumber: Disney)
Techno24 Juni 2026, 11:36 WIB

Speaker Marshall Stockwell III Dijual Rp4 Jutaan, Masa Pakai 40 Jam

Speaker Stockwell menggunakan baterai yang dapat diganti dan tahan hingga dua kali lebih lama.
Marshall Stockwell III. (Sumber: Marshall)