Warner Bros. Discovery akan “Meninjau dan Mempertimbangkan” Tawaran Baru Paramount

Rahmat Jiwandono
Jumat 26 Desember 2025, 16:01 WIB
Warner Bros Discovery (Sumber: WBD)

Warner Bros Discovery (Sumber: WBD)

Techverse.asia - Dewan direksi Warner Bros. Discovery (WBD) menyatakan akan "dengan saksama meninjau dan mempertimbangkan" tawaran revisi Paramount Skydance untuk perusahaan tersebut. WBD baru-baru ini mengonfirmasi penerimaan tawaran tender revisi tersebut.

“Warner Bros. Discovery akan meninjau tawaran tender yang telah direvisi dan memberi tahu pemegang sahamnya tentang rekomendasi Dewan setelah peninjauan tersebut selesai,” tulis perusahaan itu kami kutip, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: ASUS ProArt PF120: Kipas Casing dalam Desain Minimalis dengan Pendinginan Optimal

WBD menambahkan bahwa sesuai dengan kewajiban fidusia dan setelah berkonsultasi dengan penasihat keuangan dan hukum independennya, akan dengan saksama meninjau dan mempertimbangkan tawaran Paramount Skydance sesuai dengan ketentuan perjanjian Warner Bros. Discovery dengan Netflix.

Padahal perusahaan tersebut sebelumnya telah menolak tawaran tender Paramount pada 8 Desember 2025, menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan dengan Netflix. Sekarang dewan WBD harus memutuskan apakah akan bernegosiasi dengan Paramount, atau mempertahankan kesepakatannya dengan Netflix.

Sebelumnya, Paramount masih berupaya keras untuk menggagalkan kesepakatan antara Netflix dan WBD. Untuk itu, Paramount telah mengajukan jaminan pribadi yang tidak dapat dibatalkan sebesar US$40,4 miliar atau sekitar Rp676,9 triliun untuk penawaran tunai senilai US$108 miliar untuk WBD, yang disokong oleh CEO Oracle Larry Ellison.

Baca Juga: Warner Bros Discovery Tolak Tawaran Pembelian dari Paramount, Ada Apa?

Dia adalah pendiri Oracle dan pendukung Skydance, yang didirikan oleh putranya, yang menjabat sebagai CEO Paramount Skydance, yakni David Ellison.

“Larry Ellison telah setuju untuk memberikan jaminan pribadi yang tidak dapat dibatalkan sebesar US$40,4 miliar untuk pembiayaan ekuitas untuk penawaran tersebut dan klaim ganti rugi apa pun terhadap Paramount,” demikian pernyataan pers Paramount kami kutip, Rabu (24/12/2025).

Paramount juga menaikkan biaya pembatalan kesepakatan untuk menyamai angka Netflix sebesar US$5,8 miliar atau sekitar Rp97 triliun lebih , yang harus dibayarkan kepada WBD jika kesepakatan tersebut tidak lolos tinjauan regulasi.

Tak berhenti di situ, Paramount pun mengumumkan bahwa mereka terus menawarkan US$30 per saham secara tunai untuk 100 persen saham WBD yang beredar, sebuah tawaran yang akan mencakup semua aset dan kewajiban WBD.

Baca Juga: Netflix akan Akuisisi Warner Bros Dicovery Senilai Rp1.380 Triliun Lebih

"Penawaran tunai penuh dengan nominal tersebut per saham kami pada tanggal 4 Desember, dan terus menjadi, pilihan terbaik untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham WBD," kata David Ellison.

Sebab, komitmennya terhadap investasi dan pertumbuhan, akuisisi Paramount diklaim akan lebih unggul bagi semua pemangku kepentingan WBD, sebagai katalis untuk produksi konten yang lebih besar, produksi film yang lebih banyak, dan lebih banyak pilihan konsumen.

Pendanaan ekuitas yang diusulkan sebelumnya telah dimasukkan dalam penawaran Paramount, tetapi "jaminan pribadi" dari Ellison tersebut adalah hal baru. Penawaran yang direvisi ini muncul hanya seminggu setelah dewan Warner Bros Discovery menolak tawaran awal Paramount, dan lebih memilih kesepakatan sebelumnya dengan Netflix.

Baca Juga: Film The Matrix 5 Sedang Digarap Warner Bros, Drew Goddard sebagai Sutradaranya

Pada 17 Desember, WBD secara resmi merekomendasikan pemegang saham untuk menolak tawaran Paramount. WBD telah menerima tawaran senilai US$82,7 miliar dari Netflix, yang akan ditutup tahun depan setelah persetujuan regulasi.

"(Dewan) telah dengan suara bulat memutuskan bahwa penawaran tender yang diluncurkan oleh Paramount pada 8 Desember 2025 bukanlah kepentingan terbaik kami dan pemegang sahamnya dan tidak memenuhi kriteria 'proposal unggul' berdasarkan ketentuan perjanjian merger WBD dengan Netflix yang diumumkan pada 5 Desember 2025," terang WBD.

Kesepakatan Paramount termasuk dukungan dari dana kekayaan negara di tempat-tempat seperti Arab Saudi dan Qatar. Namun demikian, sebelumnya keluarga Ellison mengatakan bahwa jika para pendana lain mengundurkan diri, mereka akan "menjamin seluruh jumlah penawaran."

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)