Techverse.asia - Spotify telah menambahkan lebih banyak fitur sosial untuk mencegah pengguna meninggalkan aplikasi saat berbagi musik. Ya, platform streaming musik ini resmi memperkenalkan fitur pesan baru yang memungkinkan pengguna melihat apa yang sedang diputar (listening activity) teman mereka secara waktu nyata (real-time).
Baca Juga: JBL Hadirkan 4 Model Headphone Baru dari Lini Endurance
Untuk mengaktifkan fitur listening activity tersebut, pengguna harus terlebih dahulu membuka pengaturan (settings) dan mengaktifkan fitur aktivitas mendengarkan di bagian "Privasi & Sosial (privacy and social)" pada aplikasi Spotify seluler. Setelah diaktifkan, aktivitas mendengarkan pengguna akan ditampilkan di bagian atas obrolan.
Lebih lanjut, pengguna juga dapat mengetuk aktivitas mendengarkan teman untuk memutar lagu, menyimpannya, membuka menu, atau bereaksi dengan emoji. Tentu saja, orang juga dapat berkomentar secara langsung untuk memuji atau mengkritik pilihan lagu tersebut.
Sebagai bagian dari pembaruan ini, Spotify juga menambahkan fitur permintaan untuk Jam (request to jam). Untuk memulai Jam, pengguna Spotify Premium dapat mengetuk opsi "Jam" di pojok kanan atas untuk mengirim permintaan kepada teman mereka.
Baca Juga: Spotify Meluncurkan Video Musik di AS dan Kanada, Khusus Pelanggan Premium
Jika pengguna lain menerimanya, mereka akan menjadi host Jam, dan kedua pengguna pun dapat menambahkan lagu ke antrean bersama dan mendengarkan musik bersama. Dari sana, mereka berdua dapat menambahkan lagu ke antrean dan mengobrol untuk berbagi reaksi. Spotify bahkan akan menyarankan lagu berdasarkan selera bersama kamu.
Sementara itu, bagi pengguna Spotify gratis, kamu dapat bergabung dalam Jam jika diundang, tetapi kamu tidak dapat memulai permintaan. Perlu dicatat bahwa platform perpesanan saat ini hanya untuk percakapan satu lawan satu. Tidak ada opsi untuk obrolan grup, jadi pengguna tidak akan dapat memata-matai banyak orang secara bersamaan.
Fitur listening activity dan request to Jam tersebut akan diluncurkan ke aplikasi iOS dan Android di pasar tempat fitur pesan tersedia. Tetapi Spotify tampaknya meluangkan waktu untuk peluncuran ini, dengan mengatakan bahwa fitur ini akan tersedia secara luas pada awal Februari 2026.
Fitur aktivitas mendengarkan ini tersedia untuk semua pengguna Spotify yang aplikasinya sudah memiliki akses ke pesan, sedangkan pengguna gratisan dapat bergabung dalam sesi permintaan untuk Jam ketika diundang oleh pengguna Premium.
Baca Juga: Youtube Music Tambahkan Fitur Taste Match: Bikin Playlist Berdasarkan Minat yang Sama
Spotify juga mencatat bahwa karena kedua fitur baru ini tersedia melalui pesan, fitur tersebut hanya tersedia untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas. Spotify sendiri meluncurkan pesan pada Agustus 2025 dalam upaya untuk menjadi aplikasi yang lebih sosial.
Meskipun pengguna telah lama berbagi tautan Spotify untuk musik dan podcast (siniar) di luar platform, kemampuan perpesanan baru ini menandakan dorongan untuk menjaga lebih banyak interaksi di dalam aplikasi karena perusahaan berupaya meningkatkan metrik retensi pengguna dan menarik lebih banyak pengguna berbayar.
Sebelumnya, Spotify menambahkan fitur chat tersebut untuk berbagi rekomendasi musik, podcast, dan buku audio satu sama lain tanpa harus meninggalkan aplikasi. Sebab, sebelumnya, pengguna telah berbagi tautan (link) Spotify untuk musik dan siniar dengan orang lain di luar aplikasi selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Spotify Hadirkan Program untuk Terbitkan Buku Audio dari Penulis Independen
Pesan langsung telah diluncurkan di pasar tertentu untuk pengguna Spotify Premium dan gratis yang minimal berusia 16 tahun ke atas, hanya di versi seluler. Fitur ini pesan bersifat personal, dan hanya dapat memulai obrolan dengan seseorang yang sebelumnya pernah diajak berbagi konten.
Ini juga berlaku untuk orang-orang yang menggunakan paket keluarga atau duo bersamamu. Setelah kamu mengirimkan permintaan, mereka harus menyetujuinya untuk dapat memulai percakapan.














