Apple Harus Bayar Rp10,62 Triliun kepada Masimo, Ada Apa?

Rahmat Jiwandono
Selasa 18 November 2025, 19:47 WIB
Apple Watch Series 11.

Apple Watch Series 11.

Techverse.asia - Juri federal California, Amerika Serikat (AS), pada minggu lalu telah resmi memutuskan bahwa Apple harus membayar produsen perangkat medis Masimo sebesar US$634 juta atau setara dengan Rp10,62 triliun lantaran telah melanggar paten teknologi pemantauan oksigen darah.

Juri federal tersebut setuju dengan Masimo bahwa mode latihan dan fitur notifikasi detak jantung pada jam tangan pintar Apple Watch melanggar hak paten Masimo, seorang juru bicara Masimo mengonfirmasinya.

Baca Juga: Apple Bersengketa Hak Paten dengan Masimo, Penjualan 2 Jam Tangan Pintar Ini Dihentikan Sementara

“Ini merupakan kemenangan signifikan dalam upaya berkelanjutan kami untuk melindungi inovasi dan kekayaan intelektual kami, yang krusial bagi kemampuan kami untuk mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi pasien. Kami tetap berkomitmen untuk mempertahankan hak kekayaan intelektual kami ke depannya,” kata Masimo dalam sebuah pernyataan resminya kami lansir, Selasa (18/11/2025).

Sementara itu, seorang juru bicara Apple mengatakan dalam sebuah pernyataan resminya bahwa putusan tersebut 'bertentangan dengan fakta' ​​dan bahwa perusahaan juga berencana untuk mengajukan banding. Menurut Apple, Masimo adalah perusahaan perangkat medis yang tidak menjual produk apa pun kepada konsumen.

“Selama enam tahun terakhir (Masimo) telah menggugat Apple di berbagai pengadilan dan mengajukan lebih dari 25 paten, yang sebagian besar dinyatakan tidak sah. Paten tunggal dalam kasus ini berakhir pada 2022 lalu, dan khusus untuk teknologi pemantauan pasien bersejarah dari beberapa dekade lalu,” kata juru bicara tersebut.

Baca Juga: Apple Kini Menjual Watch Series 9 dan Ultra 2 Tanpa Fitur Oksigen Darah

Sengketa hukum yang masih berlanjut antara Masimo dan Apple berfokus pada oksimetri nadi, yang menggunakan sensor optik untuk mendeteksi aliran darah. Masimo menuduh kalau Apple mempekerjakan karyawannya - termasuk kepala staf medisnya - dan melanggar patennya atas teknologi oksimetri nadi.

Komisi Perdagangan Internasional AS memihak Masimo pada 2023, yang saat itu melarang Apple untuk mengimpor jam tangan pintarnya dengan fitur sensor oksigen darah - itulah sebabnya Apple Watch tidak mendukung pemantauan oksigen darah dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun mungkin ada sedikit penyelesaian dengan gugatan di California ini, Apple dan Masimo terjerat dalam serangkaian gugatan hukum yang terkait tetapi terpisah. Masimo awalnya menuduh Apple melanggar paten oksimeter denyut nadinya, yang menyebabkan Apple menghentikan sementara penjualan Watch Series 9 dan Watch Ultra 2.

Baca Juga: Apple Watch Ultra 2 Sekarang Tersedia dalam Warna Titanium Black Satin, Keren!

Kemudian, pada Agustus tahun ini, Apple telah memperkenalkan kembali versi baru fitur yang dirancang untuk menghindari larangan tersebut, dengan pembacaan dan sensor oksigen darah dilakukan pada iPhone yang dipasangkan milik pengguna, alih-alih pada Apple Watch itu sendiri (Series 9, Series 10, dan Ultra 2).

Desain ulang itu juga telah disetujui oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, namun Masimo mengajukan gugatan terhadap badan tersebut karena dianggap telah melampaui wewenangnya dengan mengizinkan penjualan Apple Watch yang diperbarui ini tanpa masukan dari Masimo.

Bagi para pengguna model-model jam tangan pintar Apple di atas (pengguna di AS) yang saat ini tidak punya fitur sensor oksigen darah akan memiliki akses ke fitur tersebut yang didesain ulang dengan memperbarui iPhone yang telah dipasangkan ke sistem operasi iOS 18.6.1 dan Apple Watch mereka ke watchOS 11.6.1.

Baca Juga: Harga dan Spek Insta360 One X, Fitur FlowState Tawarkan Stabilisasi Optimal

Setelah pembaruan ini, maka data sensor dari aplikasi oksigen darah di Apple Watch akan diukur dan dihitung pada iPhone yang telah dipasangkan, dan hasilnya dapat dilihat di bagian pernapasan (respiratory) pada aplikasi kesehatan (health) di gawai tersebut.

Artinya, pengguna tidak akan dapat melihat data oksigen darah di Apple Watch mereka, lantaran mereka harus melakukannya di iPhone-nya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)