Youtube Mengumumkan Sejumlah Alat AI untuk Kreator

Rahmat Jiwandono
Selasa 23 September 2025, 13:55 WIB
Ilustrasi Youtube (Sumber: unsplash)

Ilustrasi Youtube (Sumber: unsplash)

Techverse.asia - Youtube telah meluncurkan serangkaian fitur kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) baru yang ditujukan bagi para kreator konten, banyak di antaranya berfokus pada semua pekerjaan di balik layar yang dilakukan dalam sebuah video.

Baca Juga: Acer Chromebook Plus Spin 514: Laptop Pertamanya dengan Prosesor MediaTek Kompanio Ultra

Tidak seperti alat sebelumnya - seperti generator musik latar AI atau alat yang membuat foto dan video AI - fitur-fitur baru ini sebagian besar merupakan fitur strategi konten, yang dipasarkan untuk membantu kreator menjangkau audiens baru.

Di antara alat-alat baru tersebut adalah Ask Studio, sebuah chatbot bertenaga AI yang dapat digunakan kreator untuk mengajukan pertanyaan analitik tentang kinerja konten mereka.

Vice President (VP) Product Management Youtube Amjad Hanif menggambarkannya sebagai mitra kreatif. Maksudnya adalah bagaimana audiens merespons sebuah video? Apa momen paling menarik dari sebuah video?

Alat tersebut menarik data dari seluruh kanal Youtube, termasuk video berdurasi panjang dan Shorts - pada dasarnya, alat analitik yang lebih cepat dan lebih langsung yang terintegrasi ke dalam pelantar.

Baca Juga: Google Menambahkan Fitur AI ke Youtube Shorts dan Google Photos

Kreator dapat meminta alat ini untuk melakukan hal-hal seperti meringkas komentar dan mensintesis sentimen penonton, serta meminta saran berdasarkan data: jika Youtube melaporkan penurunan jumlah penonton di bagian tertentu, Ask Studio akan memberikan saran untuk pengoptimalan bagian video tersebut di lain waktu.

Kreator juga dapat meminta hal-hal seperti 'ide video dari komentar di video terbaru saya,' dan menindaklanjutinya dengan permintaan saran judul. Fitur pengujian A/B untuk thumbnail dan judul juga diluncurkan, yang dikembangkan berdasarkan versi pengujian thumbnail yang diumumkan tahun lalu.

Dengan pembaruan ini, kreator dapat memasangkan gambar thumbnail dan judul, serta menjalankan pengujian untuk melihat mana yang berkinerja terbaik; 'pemenangnya' adalah kombinasi dengan waktu tonton tertinggi.

Baca Juga: Youtube Hapus Halaman Trending dan Daftar Trending Now, Ada Apa?

Munculnya alat yang pada dasarnya dimaksudkan untuk membantu kreator mengoptimalkan algoritma Youtube merupakan semacam pergeseran paradigma.

Selama bertahun-tahun, kreator menjalankan pengujian mereka sendiri untuk mencari tahu apa yang paling berhasil untuk setiap platform media sosial: cara menulis judul yang paling menarik atau apakah akan menampilkan mulut tertutup atau terbuka pada thumbnail.

Prosesnya pun melalui uji coba, dengan para kreator mencoba memilah jenis konten yang disukai pelantar.

Kini, beberapa pelantar sendiri secara langsung memberi tahu kreator apa yang harus mereka posting dan bagaimana caranya - TikTok memberi tahu kreator topik apa yang sedang tren dan bahkan apa yang dicari pengikut mereka di aplikasi, dengan dorongan eksplisit agar kreator membuat video yang menargetkan pencarian tersebut.

Baca Juga: Pengguna TikTok akan Segera Bisa Kirim Gambar dan Pesan Suara Melalui DM

Youtube juga memperluas beberapa alat AI yang dapat diakses penonton, seperti sulih suara. Sebelumnya, kreator memiliki akses ke fitur sulih suara otomatis - sekarang, fitur tersebut juga akan menyinkronkan bibir Youtuber agar sesuai dengan bahasa yang disulih suara.

Konten yang menggunakan fitur sulih suara AI Youtube akan memiliki lencana di bawah judul dan di deskripsi video yang menunjukkan bahwa konten tersebut disulih suara otomatis. Kreator tidak akan dapat menelusuri dan mengoreksi atau mengubah bagian yang salah terjemahan setelah diunggah.

Selain itu, Youtube juga memperluas integrasi Veo 3 di Shorts, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengubah ide apa pun menjadi video berkualitas tinggi dengan suara, semuanya dari perintah teks.

Baca Juga: Model AI Google Veo 3 Dapat Menghasilkan Video dengan Suara yang Menyertainya

Aplikasi ini sudah bisa membuat video pendek, tetapi sekarang dapat menambahkan suara dan kualitas videonya seharusnya lebih baik. Pelantar ini juga menjanjikan pencocokan prompt yang lebih baik dan fitur-fitur baru yang dapat menganimasikan karakter atau memberi gaya pada video Shorts dengan cara lain.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)