Spotify AI DJ Bisa Pakai Perintah Suara untuk Personalisasi Lagu, Lebih Interaktif

Rahmat Jiwandono
Kamis 15 Mei 2025, 18:35 WIB
Fitur DJ AI di Spotify kini menerima permintaan mengubah lagu atau playlist. (Sumber: Spotify)

Fitur DJ AI di Spotify kini menerima permintaan mengubah lagu atau playlist. (Sumber: Spotify)

Techverse.asia - Dalam upaya untuk membuat fitur AI DJ terasa lebih interaktif, Spotify sekarang telah memperbarui fitur tersebut untuk memungkinkan pengguna meminta musik atau mengubah suasana daftar putar (playlist) hanya menggunakan perintah suara.

Perusahaan meluncurkan fitur ini, yang awalnya hanya didukung dalam bahasa Inggris saja, di lebih dari 60 pasar untuk pelanggan Premium-nya.

Baca Juga: TikTok Kini Memungkinkan Pengguna Pakai Perintah AI untuk Ubah Foto Menjadi Video

Namun mulai hari ini, bagi pelanggan Spotify Premium kini dapat menggunakan perintah suara dalam bahasa Inggris untuk mempersonalisasi musik yang mereka inginkan untuk dimainkan DJ alih-alih bergantung pada playlist yang selalu berubah yang dikurasi berdasarkan kebiasaan mendengarkan mereka.

Sebelumnya, pengguna hanya dapat mendengarkan Spotify AI DJ yang ditenagai kecerdasan buatan memainkan lagu dengan komentar tambahan di antara trek tertentu. Kini, fitur tersebut menjadi lebih interaktif untuk dipakai.

Pengguna dapat mengakses kemampuan baru tersebut dengan menekan dan menahan tombol 'DJ' yang terletak di sudut kanan bawah saat menggunakan fitur AI DJ dan mendengarkan bunyi bip. Lalu pengguna dapat memberi tahu AI DJ untuk mengubah suasana atau genre, atau memintanya memainkan trek dari artis tertentu.

Baca Juga: Spotify Meluncurkan Kebijakan Royalti Streaming Baru

Kemudian AI DJ akan menanggapi permintaan lisan untuk artis, genre, suasana tertentu, atau sesuatu yang sesuai dengan suatu aktivitas. Spotify menyarankan frasa seperti 'DJ, motivasi pagi dibutuhkan secepat mungkin,' 'kejutkan saya dengan beberapa lagu indie' atau 'putarkan sesuatu dengan nuansa Y2K.'

Sebelum pembaruan tersebut hadir, tombol ini hanya akan mengganti lagu apa pun yang sedang didengarkan secara acak dan tidak memungkinkan pengguna untuk mengontrol apa yang akan diputar berikutnya.

Spotify AI DJ

Tapi sekarang, Spotify menyatakan bahwa pengguna dapat mengarahkannya untuk memutar artis, genre, dan suasana hati tertentu.

Fitur ini juga meminjam beberapa rekomendasi musik berbasis suasana hati yang lebih unik dari fitur pembuatan AI Playlist yang diluncurkan Spotify dalam versi beta tahun lalu, yang membuat daftar lagu berdasarkan perintah teks.

Baca Juga: Apple Music Membantu Musisi untuk Membuat Playlist Khusus Saat Konser dan Tur

AI DJ Spotify pertama kali diluncurkan pada Februari 2023 di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Platform streaming musik asal Swedia tersebut kemudian meluncurkannya secara global pada Agustus di tahun yang sama. Sedangkan tahun lalu, Spotify telah menambahkan dukungan untuk AI DJ berbahasa Spanyol.

Saat itu, fitur AI DJ bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara algoritma streaming yang sangat personal saat ini dan radio jadul. Spotify menyebutkan bahwa tidak ada dialognya yang direkam sebelumnya. Semuanya dibuat dengan cepat melalui teknologi OpenAI.

Pembaruan perintah suara baru ini saat ini merupakan satu-satunya cara bagi pengguna untuk memiliki kendali atas trek apa yang akan diputar oleh AI DJ, namun, hal ini agak canggung jika pengguna menggunakan fitur tersebut di lingkungan tempat mereka tidak dapat mengobrol.

Baca Juga: Spotify Hadirkan Program untuk Terbitkan Buku Audio dari Penulis Independen

Sebagai informasi, Spotify telah memasukkan AI DJ ke dalam aplikasinya - pemintal lagu terkomputerisasi dengan suara 'sangat realistis' yang mengurutkan musik berdasarkan selera musik dan riwayat mendengarkan si pengguna.

Fitur DJ Spotify akan menghadirkan pilihan musik pilihan bersama komentar lisan bertenaga AI tentang trek dan artis yang disukai. Idenya adalah agar Spotify mengenal pengguna dengan baik sehingga DJ dapat memilih apa yang akan diputar untuk kamu saat menekan tombol atau seperti yang dikatakan Spotify.

Secara lebih luas, fitur ini tekah mengubah Spotify menjadi pengalaman pasif dan santai untuk saat-saat pengguna tidak ingin mendikte Spotify apa yang akan dialirkan selanjutnya atau meraba-raba antarmuka untuk menemukan daftar putar yang mereka sukai.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno08 Mei 2026, 20:32 WIB

Intel Hadirkan Prosesor Core Series 3, Siap Mendukung Pemakaian AI

Prosesor ini menghadirkan fitur-fitur canggih dan arsitektur terbaru Intel untuk pembeli yang mengutamakan perangkat komersial dan perangkat edge yang penting.
Intel Core Series 3. (Sumber: Intel)
Techno08 Mei 2026, 19:11 WIB

Mantle, Bybit, dan Fluxion Bawa Tokenisasi Ekuitas xStocks ke Standar Institusional

Mantle memposisikan dirinya sebagai lapisan distribusi dan gerbang utama bagi institusi dan TradFi untuk terhubung dengan likuiditas on-chain dan mengakses aset dunia nyata.
Mantle x Bybit x Fluxion. (Sumber: istimewa)
Techno08 Mei 2026, 18:07 WIB

OpenAI Merilis GPT-5.5 Instant, Model Default Baru untuk ChatGPT

Model default baru ChatGPT ini diklaim lebih faktual dan lebih baik dalam personalisasi.
GPT-5.5 Instant. (Sumber: OpenAI)
Techno08 Mei 2026, 17:43 WIB

Huawei MatePad Pro Max: Tablet 13 Inci Paling Tipis dan Ringan di Segmennya

Tablet andalan ultra-tipis yang menetapkan penanda aras baharu bagi produktivitas.
Huawei MatePad Pro Max.
Techno08 Mei 2026, 17:05 WIB

Logitech Rilis G512 X, Tersedia dalam Layout 75 dan 98 Tombol

Simak lebih jauh mengenai spesifikasi lengkap dari keyboard gaming baru ini.
Logitech G512 X. (Sumber: Logitech)
Techno08 Mei 2026, 15:16 WIB

Realme Buds T500 Pro Dijual Seharga Rp499 Ribu, Punya Fitur Terjemahan Langsung

Inovasi audio dengan desain unik dan performa premium.
Realme Buds T500 Pro. (Sumber: realme)
Techno08 Mei 2026, 14:50 WIB

Meta Beli Startup ARI untuk Memperkuat Ambisi AI Humanoidnya

Kedua perusahaan tidak mengungkapkan detail keuangan akuisisi tersebut.
Logo Meta. (Sumber: Unsplash)
Techno08 Mei 2026, 14:31 WIB

Qualcomm Ungkap 2 Chipset Baru dengan Teknologi Smooth Motion UI

Dua chipset ini ditujukan untuk ponsel pintar dengan harga terjangkau seperti: Honor, Redmi, Oppo, dan Realme.
Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 (kanan). (Sumber: Qualcomm)
Techno07 Mei 2026, 20:13 WIB

Harga dan Spek Lengkap Realme C100x dan C100i di Indonesia

Dua gawai ini menjanjikan masa baterai yang awet sepanjang hari.
Realme C100 Series. (Sumber: Realme)
Culture07 Mei 2026, 18:25 WIB

Pendidikan Khas Kejogjaan akan Diimplementasikan Mulai PAUD-SMA

Nilai-nilai utama yang diusung dalam PKJ bersifat inklusif dan kolaboratif.
Mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ). (Sumber: istimewa)